Cakrawala News – 25 Oktober 2026 | Juara welter UFC Islam Makhachev dipastikan tidak akan mempertahankan sabuknya dalam waktu dekat. Keputusan ini muncul setelah UFC mengumumkan duel perebutan gelar interim kelas welter antara Carlos Prates dan Michael Morales sebagai co-main event UFC 336, yang akan berlangsung di Scotiabank Arena, Toronto, Kanada, pada 30 Januari mendatang.
Pengumuman tersebut disampaikan secara mengejutkan saat siaran UFC 333, Sabtu (24/10/2026). Sebelumnya, nama Islam Makhachev sempat santer dirumuskan sebagai bintang utama kartu Toronto, dengan Prates sebagai kandidat penantang paling logis.
Namun, petarung asal Rusia berusia 34 tahun itu rupanya memilih mengambil waktu istirahat lebih panjang sebelum kembali ke oktagon. Kepastian absennya Makhachev membuat UFC menyiapkan sabuk interim sebagai jaminan bahwa kelas welter tetap memiliki penantang resmi saat sang juara kembali.
Prates dan Morales Berebut Tiket Tantang Makhachev
Carlos Prates datang ke duel ini dengan modal impresif. Petarung Brasil berusia 33 tahun itu mencatat rekor 7-1 di UFC, dengan tujuh kemenangan melalui KO, termasuk atas dua mantan juara, Jack Della Maddalena dan Leon Edwards. Satu-satunya kekalahan Prates di UFC adalah kalah angka dari Ian Machado Garry pada April 2025. Secara keseluruhan, rekornya kini 24-7.
Di sisi lain, Michael Morales tampil sebagai petarung yang belum terkalahkan. Petarung Ekuador berusia 27 tahun itu memiliki rekor 7-0 di UFC dengan lima kemenangan KO, dan 19-0 secara keseluruhan di MMA. Morales terakhir bertarung pada November 2025, ketika ia menghentikan Sean Brady lewat KO di UFC 322. Ia juga tercatat menang atas Gilbert Burns dan Neil Magny, keduanya di ronde pertama.
Dengan statusnya sebagai petarung peringkat kedua, Morales disebut belum kembali ke oktagon sejak kemenangan atas Brady. Sementara itu, Prates justru sudah berada dalam kamp latihan untuk menghadapi Makhachev sebelum akhirnya harus beralih fokus ke Morales.
Kekecewaan Prates dan Respons Makhachev
Perubahan lawan ini memicu reaksi keras dari Prates. Menurut laporan, ia melontarkan sindiran tajam kepada Makhachev dan menyebut sang juara dengan sebutan yang keras. Prates menegaskan bahwa ia sudah bersiap untuk menghadapi Makhachev, sehingga keputusan sang juara dianggapnya sebagai bentuk penghindaran.
Islam Makhachev tidak tinggal diam. Lewat akun X miliknya, ia membalas pernyataan Prates dengan nada menantang. Ia menyebut Prates belum berada di levelnya dan mengingatkan bahwa petarung Brasil itu pernah kalah dari Ian Machado Garry, lawan yang baru saja ia kalahkan.
“Saya baru saja mengalahkan orang yang mengejar-ngejar Anda di oktagon selama lima ronde. Diam dan pergilah berlatih. Anda tidak selevel saya. Sampai jumpa segera,” tulis Makhachev dalam unggahannya, dikutip dari laporan media.
Sebelumnya, Makhachev juga sempat menyoroti banyaknya penantang di kelas welter. Ia mengusulkan agar Prates dan Morales saling berhadapan pada Januari 2027 untuk memangkas antrean penantang. Usulan itu kini terwujud, meski dengan tambahan taruhan berupa sabuk interim.
Jadwal Kembali Makhachev dan Konteks UFC 336
Menurut komentator UFC, Jon Anik, Islam Makhachev tidak tersedia untuk tampil pada Januari dan diperkirakan baru kembali bertarung antara Mei hingga Juli, setelah menjalani Ramadan. Sebelumnya, setelah mengalahkan Ian Machado Garry di UFC 330, Makhachev sempat menyatakan keinginan untuk segera bertarung lagi, bahkan pada Desember atau Januari. Alasan perubahan rencana itu belum diketahui secara pasti.
Terlepas dari itu, Makhachev tetap berstatus petarung nomor satu pound-for-pound UFC. Ia terakhir bertarung pada Agustus dan menang angka atas Machado Garry. Kemenangan itu mempertahankan sabuk welter untuk pertama kalinya sekaligus memperpanjang rekor 17 kemenangan beruntun, yang merupakan rekor UFC dan berlangsung sejak 2015. Rekor keseluruhannya kini 29-1.
UFC 336 juga akan menampilkan laga utama Joshua Van yang mempertahankan sabuk kelas terbang melawan Manel Kape. Duel Prates versus Morales sendiri akan berlangsung sebagai co-main event sebelum laga tersebut. Turnamen ini menjadi salah satu event bernomor pertama pada 2027 dan digelar di Toronto.
Dengan sabuk interim dipertaruhkan, pemenang duel Prates-Morales akan menjadi penantang wajib bagi Islam Makhachev. Bagi Prates, laga ini adalah peluang membuktikan bahwa ia layak menantang sang juara, sekaligus membalas keraguan yang dilontarkan Makhachev. Sementara bagi Morales, kemenangan akan menjaga rekor tak terkalahkannya sekaligus memperkuat klaim sebagai penantang berikutnya.
Yang masih perlu dicermati adalah kepastian jadwal kembalinya Makhachev serta apakah UFC akan langsung mempertemukannya dengan pemenang sabuk interim. Sampai saat itu, kelas welter akan berjalan dengan dua jalur: sang juara yang menunggu, dan dua penantang yang saling sikut demi satu tiket menuju oktagon yang sama.










