Cakrawala News – 25 Oktober 2026 | Persib kembali gunakan Stadion Si Jalak Harupat hadapi Melbourne Victory pada laga kandang yang akan digelar 28 Oktober 2026. Keputusan ini diambil karena Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) di Kota Bandung masih dalam tahap renovasi lapangan, sehingga tidak bisa digunakan untuk sementara waktu.
Selain menjamu Melbourne Victory di ajang AFC Champions League (ACL) Two, Maung Bandung juga akan memakai Stadion Si Jalak Harupat untuk laga lanjutan BRI Super League 2026/2027 melawan Isenmulang Kalteng FC pada 1 November 2026. Dengan demikian, ada dua pertandingan kandang beruntun yang akan digelar di Soreang, Kabupaten Bandung.
Pemerintah Kabupaten Bandung selaku pemilik Stadion Si Jalak Harupat telah menerima surat permohonan penggunaan stadion yang ditujukan kepada Bupati Dadang Supriatna. Kepala Dispora Kabupaten Bandung, Dicky Anugrah, menyatakan pihaknya siap memfasilitasi pertandingan Persib setelah mendapat persetujuan dari bupati.
“Ya, atas seizin dari Pak Bupati, kami dari Dispora dan khususnya pengelola Stadion SJH sangat siap untuk pertandingan Persib,” jelas Dicky Anugrah kepada awak media di Bandung, Jumat (23/10/2026).
Dicky juga memastikan kondisi Stadion Si Jalak Harupat masih sangat layak digunakan dan siap menjadi kandang Maung Bandung. Pernyataan itu menjadi angin segar bagi Persib yang tengah menghadapi jadwal pertandingan cukup padat sepanjang Oktober.
Jadwal Padat Persib di Dua Kompetisi
Penggunaan Stadion Si Jalak Harupat bukan hal baru bagi Persib. Sebelumnya, tim asuhan Igor Tolic juga menjamu Persik Kediri di stadion yang sama pada laga pekan kelima Super League 2026/2027, Minggu (18/10/2026) malam. Pertandingan tersebut disiarkan langsung oleh Indosiar dan dapat disaksikan melalui platform streaming Vidio.
Kini, Persib kembali gunakan Stadion Si Jalak Harupat hadapi Melbourne Victory, klub asal Australia, dalam laga internasional yang penting bagi langkah Maung Bandung di ACL Two. Duel tersebut menjadi salah satu ujian berat karena Persib harus membagi fokus antara kompetisi domestik dan Asia.
Menjelang laga melawan Melbourne Victory, Persib disebut tengah membidik poin penuh saat menghadapi Garudayaksa di BRI Super League. Modal tersebut dinilai penting untuk menjaga momentum sebelum bertarung di level Asia. Jadwal yang padat menuntut skuad Persib tampil maksimal di setiap pertandingan.
Renovasi GBLA Jadi Alasan Utama
Renovasi lapangan GBLA membuat Persib harus mencari kandang alternatif. Stadion Si Jalak Harupat dipilih karena dinilai representatif dan telah menjadi lokasi pertandingan kandang Persib sebelumnya. Dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bandung juga memperlancar proses perizinan penggunaan stadion.
Bagi Bobotoh, keputusan ini berarti mereka kembali harus menempuh perjalanan ke Soreang untuk mendukung tim kesayangan secara langsung. Stadion Si Jalak Harupat selama ini dikenal sebagai salah satu venue yang kerap digunakan Persib ketika GBLA tidak dapat dipakai.
Dengan kondisi stadion yang dinyatakan layak, Persib kembali gunakan Stadion Si Jalak Harupat hadapi Melbourne Victory sebagai langkah realistis di tengah keterbatasan kandang utama. Dua laga kandang beruntun pada 28 Oktober dan 1 November 2026 akan menjadi momen penting untuk mengukur kesiapan Maung Bandung di dua kompetisi berbeda.
Ke depan, publik menanti kepastian kapan renovasi GBLA rampung sehingga Persib bisa kembali bermain di Kota Bandung. Sementara itu, fokus tim tertuju pada dua pertandingan di Stadion Si Jalak Harupat yang akan menentukan arah langkah mereka di ACL Two dan BRI Super League.












