Cakrawala News – 10 September 2026 | Bali United berhasil membungkam PSS Sleman dengan skor 2-1 pada laga perdana BRI Super League 2026/2027 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (4/9/2026) malam. Namun, di balik kemenangan tersebut, pelatih Johnny Jansen justru dihadapkan pada masalah besar: dua pemain asingnya masih belum pulih dari cedera.
Kemenangan atas PSS Sleman menjadi modal positif bagi Serdadu Tridatu dalam mengarungi kompetisi musim ini. Meski begitu, Jansen belum bisa sepenuhnya lega. Jay Herdman dan Thomas Lham masih menjalani proses pemulihan dan dipastikan absen pada pertandingan berikutnya melawan Kalteng FC, Sabtu (12/9/2026). Kondisi ini menjadi pekerjaan rumah yang serius bagi pelatih asal Belanda tersebut.
Dua Pemain Asing Belum Pulih
Jansen mengungkapkan bahwa Jay Herdman masih dalam tahap rehabilitasi. Ia berharap pemain tersebut bisa segera kembali memperkuat tim. “Kami berharap Jay Herdman bisa segera kembali. Kami bekerja keras untuk membantunya menjalani proses pemulihan dan terus memberikan dukungan selama rehabilitasi,” ujar Jansen seperti dikutip dari laman resmi klub.
Sementara itu, Thomas Lham diperkirakan membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih. Jansen menyebut pemain asal Belanda itu kemungkinan baru bisa kembali dalam beberapa pekan mendatang. Kondisi berbeda dialami Tim Receveur yang mulai menunjukkan perkembangan setelah mengalami masalah pada bagian rusuk. Meski demikian, Receveur belum cukup siap untuk tampil sejak menit awal. “Tetapi belum cukup siap untuk bermain sejak awal. Dia hanya membantu tim dari bangku cadangan,” tambah Jansen.
Kemenangan atas PSS Sleman
Dalam pertandingan yang disaksikan 16 ribu penonton tersebut, Bali United unggul lebih dulu melalui penalti Teppei Yachida pada menit ke-39. Pada babak kedua, Queven Inácio menggandakan keunggulan pada menit ke-67 setelah memanfaatkan kesalahan lini belakang PSS. PSS Sleman sempat memperkecil ketertinggalan melalui sundulan Melvyn Lorenzen pada menit ke-90+8, namun tidak cukup untuk menyamakan kedudukan.
Pelatih PSS Sleman, Pieter Huistra, menilai timnya kurang beruntung dalam laga tersebut. “Kami tentu berharap bisa mendapatkan hasil yang lebih baik. Saya pikir kami sedikit tidak beruntung, terutama dalam situasi penalti. Bahkan, saya bisa mengatakan kami benar-benar sangat tidak beruntung. Kemudian, gol kedua juga terjadi karena kesalahan dari pemain kami sendiri,” tuturnya dalam konferensi pers usai pertandingan.
Meski kalah, Huistra tetap mengapresiasi perjuangan anak asuhnya. “Namun, ada hal positif yang bisa kami ambil. Setelah tertinggal 0-2, kami tidak berhenti bermain. Kami tetap berusaha, terus mencoba, dan mencari cara untuk kembali ke pertandingan. Pada akhirnya, kami berhasil mencetak gol yang bagus, tetapi sayangnya gol tersebut datang terlalu terlambat,” imbuhnya.
Dukungan Suporter dan Target Musim Ini
Jumlah penonton yang mencapai 16 ribu orang menjadi rekor baru di Stadion Kapten I Wayan Dipta. Sebelumnya, rekor tersebut dipegang saat Bali United menjamu Persib Bandung pada 7 Januari 2025 dengan 10.868 penonton. Antusiasme suporter mendapat apresiasi dari Johnny Jansen. “Sangat luar biasa. Antusias suporter dalam mendukung kami. Atmosfer yang gila dan semua mendukung sampai akhir. Begitu juga suporter tuan rumah yang tak kalah bagus,” ujarnya.
Dukungan tersebut diharapkan terus berlanjut pada laga kandang berikutnya melawan Kalteng FC. Namun, masalah kebugaran pemain menjadi perhatian utama. Bali United sebenarnya telah berusaha membangun skuad yang lebih kompetitif untuk bersaing di papan atas. Wakil kapten Brandon Wilson menilai kedalaman skuad saat ini membuat persaingan di dalam tim semakin sehat. “Tentu saja dengan kombinasi pemain baru musim ini, kami terlihat lebih baik di beberapa posisi. Saya melihat kami tampil baik selama pramusim. Kami bersaing secara sehat di masing-masing posisi saat latihan. Dan bisa dilihat masing-masing posisi minimal ada dua pemain berkualitas,” kata Brandon.
Dengan persaingan internal yang ketat, Bali United optimistis bisa tampil konsisten meski beberapa pemain kunci masih dalam pemulihan. Kemenangan perdana ini diharapkan menjadi pijakan awal untuk meraih hasil positif di laga-laga berikutnya. Semua mata kini tertuju pada bagaimana Jansen meramu strategi dengan keterbatasan yang ada, sekaligus memastikan para pemainnya segera pulih untuk kembali memperkuat tim.












