Cakrawala News – 26 Oktober 2026 | Pelatih RB Leipzig yakin Real Madrid punya kualitas untuk menangkan Liga Champions setelah timnya menelan kekalahan 1-4 di Santiago Bernabeu, Kamis (22/10/2026) dini hari WIB. Martin Demichelis, juru taktik Si Banteng Merah, menilai kualitas individu para pemain Los Blancos asuhan Jose Mourinho menjadi faktor yang membedakan kedua tim pada matchday ketiga Liga Champions 2026/2027 tersebut.
Kekalahan itu membuat Leipzig tertahan di peringkat ke-29 klasemen sementara dengan tiga poin, sementara Real Madrid menempati posisi keempat dengan koleksi sembilan poin dari tiga pertandingan, atau menyapu bersih tiga kemenangan di fase liga Liga Champions.
Kualitas Individu Madrid Jadi Pembeda
Meski kecewa dengan hasil akhir, Demichelis mengakui bahwa Leipzig sebenarnya mampu tampil kompetitif, terutama pada awal pertandingan. Ia menyoroti peran Arda Guler dan Yan Diomande yang dinilainya memberi pengaruh besar terhadap jalannya laga.
Menurut Demichelis, Leipzig berusaha memberikan tekanan dan merapatkan pertahanan di area gawang sendiri. Namun, Madrid memiliki pemain-pemain yang mampu mengubah situasi menjadi momen penentu, bahkan ketika lawan tampil cukup baik.
“Hal yang sama sering terjadi di sini. Anda memainkan pertandingan yang hebat, lalu Madrid akhirnya mengalahkan Anda. Mereka memiliki kemampuan untuk terus maju dengan pemain yang dapat membalikkan keadaan pertandingan,” kata Demichelis, melansir Mundo Deportivo.
Ia menambahkan bahwa timnya sempat merasa nyaman ketika tidak menguasai bola di dekat gawang sendiri. Persoalannya, kualitas individu Real Madrid dinilainya sulit ditandingi begitu permainan berjalan.
Dalam keterangannya di situs UEFA, Demichelis juga menilai Leipzig tampil berbeda dibandingkan akhir pekan sebelumnya melawan Bayern Munich. Ia menyebut timnya mampu menciptakan peluang-peluang bagus, tetapi Thibaut Courtois menunjukkan alasan dirinya dikenal sebagai kiper terbaik dunia.
Jalannya Pertandingan
Real Madrid sempat menghadapi perlawanan ketat pada awal pertandingan. Kebuntuan akhirnya pecah menjelang turun minum melalui gol Bernardo Silva.
Memasuki babak kedua, Arda Guler menggandakan keunggulan pada menit ke-52. Kylian Mbappe menambah gol di menit ke-83, sebelum Tidiam Gomis memperkecil skor untuk Leipzig dua menit kemudian. Yan Diomande melengkapi pesta gol Madrid pada menit ke-87.
Kemenangan ini memperlihatkan efektivitas Madrid dalam memanfaatkan peluang, meski Mourinho menegaskan timnya belum tampil sesuai harapan. Pelatih asal Portugal itu menyatakan tidak ada seorang pun yang berada di posisi yang ia inginkan, dan menyebut dirinya belum sepenuhnya puas meski Madrid menang telak.
Mourinho Puji Peran Vinicius Junior
Di sisi lain, Mourinho memberikan penilaian positif terhadap Vinicius Junior. Meski tidak mencetak gol, penyerang asal Brasil itu dinilai menjalankan tugasnya dengan baik, terutama dalam membantu keseimbangan pertahanan tim.
Menurut Mourinho, Vinicius memiliki tanggung jawab besar karena bek kanan Leipzig kerap bergerak ke area antarlini. Ia juga mengapresiasi kemampuan sang pemain menjaga penguasaan bola dan menciptakan peluang yang memaksa kiper Leipzig melakukan penyelamatan penting.
“Sebagai pelatih, saya senang dengan pertandingan yang dia mainkan. Dari Vinicius, orang selalu mengharapkan lebih dan berharap dia mampu menentukan hasil pertandingan secara individu, tetapi dia memainkan pertandingan yang saya sukai,” ujar Mourinho.
Konteks dan Tantangan Berikutnya
Kendati sempurna di Liga Champions, Madrid masih belum konsisten di kompetisi domestik. Los Blancos berada di peringkat ketiga klasemen sementara La Liga, telah menderita dua kekalahan, dan tertinggal enam poin dari Barcelona yang akan menjadi lawan di Camp Nou pada duel El Clasico akhir pekan ini.
Pernyataan Pelatih RB Leipzig yakin Real Madrid punya kualitas untuk menangkan Liga Champions juga sejalan dengan pandangan bek Madrid, Ibrahima Konate. Sebelum laga, Konate menegaskan bahwa ekspektasi di klub sangat tinggi dan ia bertekad meraih gelar bersama Los Blancos.
“Yang terpenting adalah memenangkan gelar, karena tingkat ekspektasi di sini sangat tinggi,” kata Konate, yang pernah memperkuat Leipzig pada 2017.
Bagi Leipzig, kekalahan di Bernabeu menjadi catatan buruk kedua dalam pertandingan tandang Liga Champions musim ini. Demichelis dituntut segera membenahi konsistensi tim agar peluang lolos ke fase berikutnya tetap terbuka.
Sementara itu, pengakuan Pelatih RB Leipzig yakin Real Madrid punya kualitas untuk menangkan Liga Champions menambah keyakinan bahwa Los Blancos layak diperhitungkan dalam perburuan trofi musim ini, meski Mourinho menilai perjalanan timnya masih panjang dan belum berada di level yang diinginkan.












