MotoGP  

Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat Tujuh Klasemen Moto3 Usai Podium di Malaysia

Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat Tujuh Klasemen Moto3 Usai Podium di Malaysia
Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat Tujuh Klasemen Moto3 Usai Podium di Malaysia

Cakrawala News – 02 November 2026 | Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama mencatatkan perkembangan penting dalam kariernya. Veda Pratama naik peringkat di klasemen Moto3 usai podium di Malaysia, tepatnya ke posisi ketujuh setelah finis sebagai runner-up pada Grand Prix Malaysia 2026 di Sirkuit Sepang, Minggu (1/11/2026). Hasil tersebut menjadi podium kedua pebalap berusia 17 tahun itu pada musim debutnya di Kejuaraan Dunia Moto3.

Pebalap Honda Team Asia itu kini mengoleksi 131 poin setelah mendapat tambahan 20 poin dari finis kedua di Sepang. Raihan tersebut menggeser Valentin Perrone dari Red Bull KTM Tech3 ke posisi kedelapan, yang saat ini mengumpulkan 121 poin. Sementara itu, pebalap tuan rumah Hakim Danish dari AEON Credit-MT Helmets-MSi berada di urutan kesembilan dengan 116 poin.

Comeback dari Posisi Kedelapan

Veda memulai balapan dari posisi kedelapan. Meski sempat turun ke urutan kesembilan selepas start, pembalap asal Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, itu langsung merangsek ke lima besar pada akhir lap pertama.

Sepanjang balapan 15 lap, Veda terlibat duel sengit di rombongan kedua. Sejumlah pembalap seperti Joel Kelso, Matteo Bertelle, Alvaro Carpe, David Almansa, Hakim Danish, hingga Brian Uriarte berhasil ia susul. Memasuki tiga lap terakhir, Veda merebut posisi kedua dan mempertahankannya hingga garis finis meski mendapat tekanan bertubi-tubi hingga tikungan terakhir.

Veda menyentuh garis finis dengan selisih 3,734 detik dari pemenang balapan, Maximo Quiles dari CFMoto Gaviota Aspar Team. Posisi ketiga dihuni Alvaro Carpe dari Red Bull KTM Ajo yang terpaut 4,184 detik dari Quiles. Kemenangan di Sepang membuat Quiles semakin kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 376 poin dan telah mengunci gelar juara dunia Moto3 2026.

Posisi di Klasemen Sementara

Di bawah Quiles, David Almansa dari Liqui Moly Dynavolt Intact GP berada di posisi kedua dengan 228 poin. Brian Uriarte dan Alvaro Carpe, yang sama-sama memperkuat Red Bull KTM Ajo, menempati urutan ketiga dan keempat dengan koleksi 205 poin. Brian disebut sebagai pesaing utama Veda dalam perebutan gelar rookie of the year.

Adrian Fernandez dari Leopard Racing menempati urutan kelima dengan 157 poin, disusul Marco Morelli dari CFMoto Gaviota Aspar Team di posisi keenam dengan 140 poin. Berikut klasemen sementara Moto3 2026 hingga Minggu (1/11/2026) untuk sepuluh besar:

Peringkat Pembalap Tim Poin
1 Maximo Quiles CFMoto Gaviota Aspar Team 376
2 David Almansa Liqui Moly Dynavolt Intact GP 228
3 Brian Uriarte Red Bull KTM Ajo 205
4 Alvaro Carpe Red Bull KTM Ajo 205
5 Adrian Fernandez Leopard Racing 157
6 Marco Morelli CFMoto Gaviota Aspar Team 140
7 Veda Ega Pratama Honda Team Asia 131
8 Valentin Perrone Red Bull KTM Tech3 121
9 Hakim Danish AEON Credit-MT Helmets-MSi 116
10 Matteo Bertelle Level Up-MTA 103

Obat Kegagalan di Australia

Hasil di Sepang menjadi penebus kekecewaan Veda pada seri sebelumnya. Pekan lalu di Phillip Island, Australia, ia sebenarnya mengunci posisi pole position, tetapi balapan utama dibatalkan karena cuaca buruk. Veda mengaku bersyukur bisa mengunci posisi kedua di Malaysia setelah melalui pekan yang berat tersebut.

Prestasi ini juga melampaui pencapaian tertinggi Veda sebelumnya. Sebelumnya, ia naik podium di peringkat ketiga balapan utama Moto3 Brasil 2026 pada Maret. Dengan hasil di Sepang, Veda tercatat sebagai pebalap Indonesia pertama yang finis sebagai runner-up dalam balapan Grand Prix Kejuaraan Dunia.

Secara keseluruhan, Veda Pratama naik peringkat di klasemen Moto3 usai podium di Malaysia menjadi modal penting menjelang seri-seri tersisa. Koleksi 131 poin dari 19 seri yang sudah digelar menempatkannya sebagai salah satu pebalap muda yang patut diperhitungkan, sekaligus menjaga peluangnya dalam persaingan gelar rookie of the year melawan Brian Uriarte.

Perhatian publik kini tertuju pada konsistensi Veda di sisa musim. Jika mampu mempertahankan performa seperti di Sepang, bukan tidak mungkin posisinya di klasemen terus membaik dan target akhir musim yang ia canangkan dapat tercapai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *