Cakrawala News – 04 November 2026 | Duel persik vs persis pada laga pembuka I.League Cup 2026/2027 di Stadion Brawijaya, Kediri, Rabu (4/11/2026) malam WIB, berjalan sesuai keinginan tuan rumah. Persik Kediri sudah unggul 2-0 atas Persis Solo saat babak pertama berakhir, dengan gol pembuka lahir melalui kaki Jon Toral pada menit ke-3.
Sejak kick-off, skuad Macan Putih tampil lepas dan percaya diri menjamu tamu dari kasta kedua liga Tanah Air. Bayu Otto dan kolega tak segan bermain ofensif di menit-menit awal, dan tekanan itu berbuah cepat.
Sebuah peluang tendangan sudut datang di menit ketiga. Zanadin Fariz turun mengeksekusi, bola melambung ke area kotak penalti Persis Solo, lalu bersarang di gawang melalui sentuhan Jon Toral. Papan skor di Stadion Brawijaya pun berubah 1-0 untuk keunggulan Persik.
Keunggulan itu membuat Macan Putih semakin gagah di lapangan hijau. Persik terus menekan, dan akhirnya keunggulan tuan rumah bertambah menjadi 2-0 sebelum turun minum.
Dua Tim Datang Usai Kalah
Laga persik vs persis ini memang menjadi ajang pembuktian bagi kedua kubu yang sama-sama datang dengan bekal kekalahan. Persik baru saja dibantai Persita Tangerang 1-5 di kandang sendiri pada Sabtu (31/10/2026) dalam BRI Super League 2026/2027.
Sementara Persis Solo takluk 1-2 dari Barito Putera pada Jumat (30/10/2026) dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027. Laskar Sambernyawa bahkan belum sekalipun menang dalam enam laga beruntun, dengan rapor tiga kali imbang dan tiga kekalahan.
Rentetan hasil minor Persis sebelumnya meliputi imbang kontra RANS Nusantara FC (2-2), Deltras FC (3-3), dan De Red FC (0-0), serta tumbang 0-2 di hadapan Kendal Tornado FC. Armada yang kini diarsiteki caretaker Dedy Gusmawan itu pun datang ke Kediri dengan beban moral yang cukup berat.
Jadwal Padat dan Ancaman Mantan Pemain
Bagi Persik, pertandingan ini adalah laga pertama dari jadwal padat sepekan. Setelah menjamu Persis, Macan Putih dijadwalkan bertandang ke markas Bali United pada lanjutan pekan kesepuluh BRI Super League 2026/2027 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Minggu (8/11/2026).
Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina Torres, menyadari kekalahan telak dari Persita bukan hasil yang diharapkan. Ia meminta para pemain menjadikan hasil tersebut sebagai bahan evaluasi dan segera bangkit.
Dalam sepak bola, situasi buruk bisa terjadi. Kami harus belajar dan mencoba lebih baik di pertandingan selanjutnya. Bagi kami, ini adalah pelajaran penting. Kami harus move on.
Di sisi lain, Persis perlu mewaspadai potensi ancaman dari sejumlah mantan pemainnya yang kini memperkuat Persik. Tiga alumnus Persis Youth, yakni Zanadin Fariz, Althaf Indie, dan Rendy Sanjaya, berpeluang tampil sejak menit awal. Ketiganya rutin mendapat kesempatan sebagai starter dalam beberapa pertandingan Persik.
Selain itu, Persik memiliki Fransiskus Alesandro yang pernah memperkuat Persis sebagai winger dua musim lalu. Kecepatan dan pergerakannya di sisi serangan berpotensi merepotkan barisan pertahanan Laskar Sambernyawa.
Bagi Zanadin dan Althaf, laga ini terasa istimewa. Baru sekitar empat bulan sejak keduanya resmi bergabung dengan Macan Putih pada 29 Juli lalu, mereka sudah kembali bertemu Persis dengan seragam berbeda. Persis berjasa membentuk karier mereka selama empat tahun, mulai dari tim EPA U-20 hingga menembus level senior.
Kekuatan Berimbang karena Regulasi Pemain Asing
Kekuatan kedua tim diperkirakan berimbang karena regulasi I.League Cup membatasi setiap kontestan hanya boleh menurunkan tiga pemain asing. Marcos Reina menyiapkan trio Kiko Carneiro, Jon Toral, dan Jose Enrique untuk ajang lintas kasta ini.
Dengan jatah hanya sekali main kandang dan dua kali tandang di Grup H Zona Timur 1, Persik dituntut menang bila ingin menjuarai grup. Persis pun tak bisa diremehkan karena diperkuat legiun asing berpengalaman di Indonesia, seperti Henry Doumbia, Wbeymar Angulo, dan Vico Duarte.
Persik diperkirakan menurunkan komposisi terbaik dengan formasi 4-2-3-1 dan Jose Enrique sebagai ujung tombak, didukung Zanadin Fariz di belakang penyerang serta Fransiskus Alesandro dan Dzaky Asraf dari sisi serangan. Sementara itu, Jon Toral dan Daffa Salaman berpotensi mengisi sektor tengah.
Keunggulan 2-0 di babak pertama menjadi modal berharga bagi Persik untuk mengawali I.League Cup dengan hasil positif. Namun, laga belum usai. Persis masih memiliki 45 menit untuk bangkit dan mengakhiri tren negatif mereka, sementara Macan Putih dituntut menjaga konsentrasi agar kemenangan tak lepas di hadapan pendukung sendiri.












