Trey Nyoni Bersinar di Istanbul, tapi Liverpool Kehilangan Poin dan Kontrak Barunya Makin Dekat

Trey Nyoni Bersinar di Istanbul, tapi Liverpool Kehilangan Poin dan Kontrak Barunya Makin Dekat
Trey Nyoni Bersinar di Istanbul, tapi Liverpool Kehilangan Poin dan Kontrak Barunya Makin Dekat

Cakrawala News – 05 November 2026 | Gelandang muda Liverpool, trey nyoni, kembali mencuri perhatian setelah mencetak gol pertamanya untuk klub dalam laga Liga Champions melawan Fenerbahce di Stadion Chobani, Istanbul. Namun, gol tersebut tidak cukup menyelamatkan The Reds dari kekalahan, sekaligus memperpanjang tren tanpa kemenangan mereka dalam dua laga terakhir di semua kompetisi.

Nyoni membuka keunggulan Liverpool pada menit ke-25 lewat tendangan voli keras yang membentur salah satu pemain Fenerbahce dan berubah arah sebelum masuk ke gawang. Gol itu menjadi yang pertama bagi gelandang berusia 19 tahun tersebut bersama tim utama Liverpool.

Keunggulan tuan tamu hanya bertahan empat menit. Mantan pemain Manchester United, Mason Greenwood, menyamakan kedudukan lewat tendangan bebas yang membentur pagar betis, tepat mengenai Jeremy Jacquet, dan mengecoh kiper Alisson Becker. Skor berubah 1-1 pada menit ke-29.

Babak pertama mencatatkan penguasaan bola yang besar bagi Liverpool, mencapai 69 persen berbanding 31 persen milik Fenerbahce. Meski demikian, jumlah tembakan ke gawang nyaris berimbang: Liverpool melepaskan sembilan tembakan, salah satunya mengenai mistar dan tiang gawang, sementara tuan rumah melepaskan delapan tembakan, dua di antaranya tepat sasaran.

Kesalahan Bertahan yang Merugikan Iraola

Memasuki babak kedua, pelatih Liverpool Andoni Iraola mencoba mengubah permainan. Alexander Isak yang masuk sebagai pengganti menyundul umpan silang Cody Gakpo dengan sentuhan pertamanya pada menit ke-69, membawa The Reds kembali unggul.

Namun, keunggulan itu kembali sirna empat menit kemudian. Sentuhan Gakpo ke belakang dalam skema sepak pojok membuat Archie Brown bisa mencetak gol dari jarak dekat. Vedat Muriqi lantas memastikan kemenangan Fenerbahce pada menit ke-79 lewat sundulan memanfaatkan umpan silang Brown.

Fenerbahce yang diperkuat Dirk Kuyt tercatat mendominasi penguasaan bola hingga 68 persen, melepaskan 22 tembakan, dan mendapatkan 12 sepak pojok. Meski begitu, ketiga gol yang mereka cetak berawal dari kesalahan bertahan Liverpool dalam situasi bola mati dan bola-bola tinggi.

Kekalahan ini membuat Liverpool untuk pertama kalinya sejak Agustus menjalani dua laga tanpa kemenangan. Mereka kini berada di posisi kelima klasemen fase liga dengan sembilan poin. Sementara itu, Fenerbahce merayakan kemenangan pertamanya di Liga Champions dalam 18 tahun.

Penilaian Individu dan Sorotan pada Nyoni

Dalam penilaian pemain, Alisson Becker mendapat nilai 5/10. Ia melakukan penyelamatan sigap untuk menggagalkan peluang N’Golo Kante, Greenwood, dan Brown, tetapi berada di posisi serba tanggung saat Brown mencetak gol penyama kedudukan kedua dan terpaku di garis gawang ketika Muriqi menyundul gol kemenangan.

Joe Gomez (6/10) aktif membantu serangan dari posisi bek kanan dan mengirim umpan silang rendah berbahaya ke depan gawang untuk Bradley Barcola, meski Greenwood dan Brown masing-masing pernah melewatinya. Ia digantikan Florian Wirtz pada menit ke-66 saat Iraola berupaya mengejar kemenangan.

Jeremy Jacquet (5/10) menjadi sorotan negatif karena memutar tubuhnya ke samping di pagar betis ketika tendangan bebas Greenwood membenturnya dan berbuah gol. Ia juga termasuk di antara tiga pemain yang kalah dalam duel udara melawan Muriqi saat gol kemenangan tercipta. Sementara kapten Virgil van Dijk (6/10) berkali-kali mengungguli Romelu Lukaku dalam duel fisik dan menjadi ancaman dalam situasi bola mati, dengan dua sundulannya memaksa Ederson melakukan penyelamatan.

Kontrak Baru dan Pujian Iraola

Di tengah hasil buruk di Istanbul, perkembangan positif justru datang dari manajemen Liverpool. Klub dikabarkan makin dekat untuk memberikan kontrak baru kepada trey nyoni sebagai bentuk apresiasi atas perkembangannya yang semakin menonjol di level tim utama.

Menurut laporan, manajemen The Reds tengah melakukan pembicaraan lanjutan dengan perwakilan pemain untuk menyepakati kontrak dengan nilai dan ketentuan yang lebih baik. Negosiasi dilaporkan telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir dan kini memasuki tahap lanjutan.

Gelandang berusia 19 tahun itu tampil impresif sepanjang musim, termasuk ketika mendapatkan kesempatan menjadi starter untuk pertama kalinya di Premier League saat menghadapi Arsenal. Liverpool ingin memastikan salah satu talenta mudanya itu tetap menjadi bagian penting dari proyek jangka panjang di Anfield.

Sebelumnya, Nyoni juga menjadi man of the match ketika Liverpool mengalahkan Chelsea di babak keempat Carabao Cup. Iraola saat itu memberikan kredit besar kepada sang gelandang yang dinilainya tampil impresif dan agresif di lini tengah.

“Saya rasa dia tampil sangat baik, benar-benar bagus. Pengalaman seperti ini sangat penting bagi para pemain muda, terutama dalam kompetisi seperti ini, ketika kekalahan berarti kami harus tersingkir,” ujar Iraola di laman resmi Liverpool.

Nyoni sendiri sempat menyoroti pentingnya semangat juang tim dan peran para pemain senior di ruang ganti. Ia menyebut Ronald Araujo sebagai sosok yang menginspirasi rekan-rekannya untuk berjuang, meski belum terlalu lancar berbahasa Inggris.

Kombinasi performa individu yang cemerlang dan hasil tim yang mengecewakan menjadi gambaran jelas bagi Liverpool. Nyoni terus menunjukkan bahwa ia layak diperhitungkan, tetapi persoalan pertahanan dalam situasi bola mati masih menjadi pekerjaan rumah utama bagi Iraola.

Ke depan, publik Anfield akan menantikan apakah negosiasi kontrak Nyoni segera tuntas dan apakah sang gelandang muda mampu menjaga konsistensi performanya saat Liverpool berusaha bangkit di kompetisi domestik maupun Eropa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *