Cakrawala News – 21 September 2026 | Persib dalam bahaya, tampaknya sulit menang dari Persijap Jepara pada pekan ketiga Super League 2026/27 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Minggu (20/9/2026) malam. Kondisi itu muncul bukan tanpa alasan, karena Persib datang dengan persiapan minim setelah kembali dari laga tandang ke Korea Selatan melawan FC Seoul di ajang AFC Champions League Two.
Persib hanya memiliki dua kali sesi latihan di Semarang sebelum bertolak ke Jepara. Padatnya agenda pertandingan membuat Maung Bandung tak punya banyak waktu untuk memulihkan kondisi pemain sekaligus mematangkan taktik menghadapi tuan rumah.
Catatan pertemuan juga tidak berpihak kepada Persib. Musim lalu, tim asuhan Igor Tolic itu gagal meraih poin saat menyambangi markas Persijap. Pengalaman buruk tersebut menjadi peringatan tersendiri bagi skuad Persib menjelang laga nanti.
Persijap Belum Berpoin, tetapi Wajib Diwaspadai
Di sisi lain, Persijap Jepara tengah berada dalam situasi sulit. Tim berjuluk Laskar Kalinyamat itu belum mengantongi satu pun poin dari dua laga awal. Persijap menelan kekalahan dari Madura United dengan skor 0-2 dan dari Borneo FC dengan skor 0-1.
Dua kekalahan beruntun itu berujung pada pergantian pelatih. Coach Juan Cortes lengser dari posisinya, dan kini Persijap ditangani oleh Coach Mario Lemos. Menariknya, Mario Lemos merupakan pelatih yang tak bisa dikalahkan Persib pada musim lalu.
Pelatih Persib Igor Tolic memandang Persijap sebagai tim yang wajib diwaspadai. Menurutnya, meski belum meraih poin, Persijap sebenarnya memiliki banyak pemain bagus dan mampu tampil stabil serta terorganisir.
Tolic juga mengaku telah menganalisis permainan Persijap yang menderita kekalahan dalam dua laga tersebut. Analisis itu menjadi bekal penting bagi Persib untuk menentukan pendekatan permainan di kandang lawan.
Beckham Putra Ingatkan Ancaman Tersembunyi
Winger Persib, Beckham Putra, menyadari laga melawan Persijap bisa menghadirkan situasi berbeda dibandingkan pertemuan-pertemuan sebelumnya. Ia menilai hasil pertandingan Persijap di dua laga awal tidak bisa dijadikan patokan.
Beckham menegaskan bahwa menghadapi Persib selalu memberikan dorongan tambahan bagi setiap lawan. Karena itu, ia meminta rekan-rekannya tetap berhati-hati dan tampil waspada sepanjang pertandingan.
Kewaspadaan itu diperkuat oleh pengalaman musim lalu. Persib gagal meraih poin saat menyambangi markas Persijap, dan memori tersebut menjadi salah satu alasan Beckham ingin timnya tampil lebih fokus kali ini.
Persib sendiri datang ke Jepara dengan modal kemenangan bersejarah 1-0 atas FC Seoul di ajang AFC Champions League Two 2026/27. Hasil itu menjadi suntikan moral, tetapi juga menimbulkan risiko kelelahan akibat perjalanan jauh dan jadwal yang padat.
Jadwal Padat dan Fokus yang Harus Dijaga
Persib tidak ingin kemenangan atas FC Seoul membuat mereka kehilangan fokus. Rangkaian laga berat, mulai dari melawan Persija di Jakarta, bertolak ke Korea Selatan, hingga kembali ke Jepara, menuntut manajemen rotasi dan pemulihan yang cermat.
Kondisi ini membuat laga melawan Persijap menjadi ujian tersendiri bagi kedalaman skuad Persib. Dengan hanya dua sesi latihan di Semarang, Igor Tolic dituntut menyusun strategi yang efektif tanpa banyak waktu untuk melakukan uji coba taktik.
Di kubu Persijap, pergantian pelatih menjelang laga melawan Persib bisa menjadi pedang bermata dua. Di satu sisi, tim masih dalam proses adaptasi dengan pendekatan baru. Di sisi lain, kehadiran pelatih yang punya catatan baik melawan Persib bisa menjadi motivasi tambahan bagi para pemain.
Fakta bahwa Persijap belum mengantongi poin juga membuat tim tuan rumah berpotensi tampil lebih agresif. Mereka membutuhkan hasil positif untuk keluar dari tekanan dan menghindari posisi yang semakin sulit di klasemen.
Bagi Persib, laga ini bukan sekadar soal menjaga momentum kemenangan di AFC. Hasil di Gelora Bumi Kartini juga akan memengaruhi kepercayaan diri tim dalam menjalani rangkaian pertandingan berikutnya di Super League.
Dengan persiapan minim, catatan pertemuan yang kurang baik, dan lawan yang tengah berusaha bangkit, Persib dalam bahaya, tampaknya sulit menang dari Persijap. Meski demikian, sepak bola selalu menyisakan ruang bagi kejutan, terutama jika Persib mampu mengelola kondisi fisik dan fokus dengan baik.
Yang perlu dicermati berikutnya adalah bagaimana Igor Tolic mengatasi keterbatasan waktu persiapan, serta apakah Mario Lemos mampu memberikan dampak langsung pada permainan Persijap. Pertandingan di Gelora Bumi Kartini akan menjadi pembuktian bagi kedua tim dalam menghadapi tekanan yang berbeda.












