Jay Idzes Absen, Kevin Diks Jadi Kapten Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Cakrawala News – 26 September 2026 | Jay Idzes absen, Kevin Diks jadi kapten Timnas Indonesia pada laga pembuka Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 melawan Singapura di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (25/9/2026) pukul 20.00 WIB. Bek Borussia Mönchengladbach itu dipercaya mengambil alih ban kapten dari Jay Idzes yang harus menepi karena cedera saat membela Sassuolo di Serie A.

Penunjukan tersebut menjadi pengalaman pertama bagi Diks memimpin skuad Garuda di ajang resmi. Meski begitu, ia mengaku tidak menjalani peran barunya sendirian. Diks mengungkapkan masih rutin berkomunikasi dengan Idzes, termasuk sebelum dirinya menjalani sesi konferensi pers di SUGBK, Kamis (24/9/2026).

“Jay dirindukan. Dia tentu memberikan saya saran,” kata Diks dalam jumpa pers tersebut.

Menurut Diks, hubungannya dengan Idzes bukan sekadar urusan di atas lapangan. Keduanya disebut sangat dekat dan hampir setiap hari berbincang. Idzes, lanjut dia, tetap memberikan masukan agar ia mampu tampil maksimal bersama para pemain yang tersedia.

Beban dan Tanggung Jawab Baru

Absennya Idzes membuat Diks harus mengambil peran kepemimpinan yang sebelumnya dijalankan bek Sassuolo tersebut. Namun, pemain berusia 29 tahun itu menolak menjadikan situasi ini sebagai alasan bagi Indonesia kehilangan fokus. Ia justru menekankan bahwa seluruh pemain harus memikul tanggung jawab lebih besar.

“Kami harus melakukannya bersama para pemain yang ada di sini,” ujar Diks.

Diks menilai skuad Indonesia memiliki modal berharga untuk menghadapi turnamen. Menurutnya, Garuda dihuni banyak pemain berkualitas dan berbakat yang mampu menjalankan tugas masing-masing. Kondisi itu membuat perannya lebih luas, bukan hanya sebagai bek, tetapi juga menjaga komunikasi dan konsentrasi rekan-rekannya di lapangan.

Ia menyebut kepercayaan sebagai kapten merupakan sebuah kehormatan besar. Diks merasa sebelumnya sudah banyak membantu tim dan bertekad memberi kontribusi lebih besar lagi ketika Idzes tidak berada di skuad.

“Ya, ini merupakan sebuah kehormatan besar bagi saya. Saya merasa sebelumnya juga sudah banyak membantu tim. Dan jika Jay tidak berada di sini, saya berusaha untuk membantu lebih banyak lagi,” tuturnya.

Menjadi kapten bukan hal baru bagi Diks di level klub. Ia pernah dipercaya mengenakan ban kapten bersama Borussia Mönchengladbach. Pengalaman itu dinilai membantunya beradaptasi dengan tanggung jawab baru di Timnas Indonesia.

Pesan Mental untuk Rekan Setim

Jelang laga perdana, Diks menyampaikan pesan kepada rekan-rekannya untuk menyiapkan mental sepenuhnya. Ia menyadari kesalahan dalam pertandingan hampir tidak mungkin dihindari, sehingga pemain dituntut cepat melupakan kesalahan dan fokus pada bola berikutnya.

“Apa pun situasinya nanti, kami harus siap mental 1.000 persen,” tegasnya.

Menurut Diks, aspek mental memegang peranan besar dalam sepak bola. Jika mental pemain kuat, ia meyakini tim bisa mencapai hal-hal yang sebelumnya sulit dibayangkan. Pesan itu ia sampaikan agar skuad Garuda tetap tenang menghadapi tekanan pertandingan di hadapan pendukung sendiri.

Terkait persiapan, Diks menyebut skuad Indonesia langsung menjalani latihan berintensitas tinggi setelah berkumpul. Sesi latihan dinilai berjalan baik dan tim sudah memiliki fokus yang jelas. Ia memastikan tidak ada keraguan dalam diri para pemain mengenai misi, pola pikir, serta tujuan yang ingin dicapai di turnamen ini.

“Kami tahu apa yang harus dilakukan. Kami memiliki sebuah misi dan kami sudah jelas dengan pola pikir, fokus, serta tujuan kami. Jadi, semuanya sudah jelas. Tidak ada keraguan,” ujarnya.

Diks juga memilih tidak memikirkan terlalu jauh target di turnamen. Ia lebih memilih menjalani pertandingan satu per satu sambil menikmati besarnya energi dan motivasi di dalam tim.

“Energi tim ini begitu besar. Kami sudah latihan dengan keras sejak pekan lalu dan hari ini. Kami punya tanggung jawab dan ambisi di turnamen tapi kami harus fokus ke laga esok hari,” ucapnya.

Kondisi Skuad dan Kekuatan Lawan

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menegaskan seluruh pemain dalam kondisi fit dan siap memberikan performa terbaik di depan pendukung sendiri. Skuad 23 pemain yang dibawa Herdman dinilai menampilkan kedalaman lebih lengkap dibanding pertemuan sebelumnya.

Sejumlah pemain berbasis luar negeri seperti Emil Audero, Maarten Paes, Kevin Diks, Justin Hubner, Elkan Baggott, Calvin Verdonk, Dean James, dan Ole Romeny disebut bakal diturunkan pada kompetisi tersebut. Herdman menilai intensitas latihan selama pemusatan latihan berjalan positif, dengan energi kelompok yang tinggi meski sebagian pemain baru bergabung setelah menjalani laga klub.

Fokus utama diarahkan pada penyatuan kembali identitas permainan dan membangun koneksi antarpemain setelah jeda kompetisi internasional. Meski demikian, Herdman tetap mewaspadai kekuatan Singapura. Menurutnya, The Lions memiliki disiplin taktik, pengalaman, serta kebersamaan yang sudah terjalin lama.

“Mereka tim yang tangguh dan pantang menyerah. Kita harus siap menghadapi tantangan itu,” jelas Herdman dalam kesempatan yang sama.

Indonesia berada di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 bersama Singapura, Malaysia, dan Bangladesh. Setelah menghadapi Singapura, skuad Garuda dijadwalkan melakoni laga berikutnya melawan Malaysia pada Senin (28/9/2026) pukul 19.30 WIB, lalu Bangladesh pada Kamis (1/10/2026) pukul 19.30 WIB. Seluruh pertandingan dilangsungkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Dengan Jay Idzes absen, Kevin Diks jadi kapten Timnas Indonesia di momen krusial pembuka turnamen. Peran kepemimpinan dan kematangan mentalnya akan diuji langsung saat Garuda menghadapi tekanan pertandingan pertama di hadapan pendukung sendiri. Hasil laga kontra Singapura akan menjadi indikasi awal seberapa siap skuad Herdman menjalani rangkaian pertandingan Grup A.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *