Albania Puncaki Grup C1 Usai Tekuk San Marino, Asllani Jadi Top Skor

Albania Puncaki Grup C1 Usai Tekuk San Marino, Asllani Jadi Top Skor
Albania Puncaki Grup C1 Usai Tekuk San Marino, Asllani Jadi Top Skor

Cakrawala News – 09 Oktober 2026 | Duel san marino vs albania pada matchday keempat UEFA Nations League 2026/2027 Grup C1 berakhir dengan kemenangan Albania 2-1 di Air Albania Stadium, Tirana, Rabu (7/10/2026) dini hari WIB. Kemenangan ini mengembalikan Albania ke jalur positif setelah sebelumnya kalah 1-2 dari Finlandia, sekaligus mempertahankan tren sempurna mereka atas San Marino dalam lima pertemuan dengan tanpa kebobolan sebelum laga tersebut.

Bagi San Marino, kekalahan ini memperpanjang catatan buruk mereka di fase grup. Tim tamu datang ke Tirana tanpa poin dan belum mencetak gol dalam tiga pertandingan awal, sehingga posisi mereka sebagai juru kunci Grup C1 kian sulit diperbaiki.

Hasil ini juga menegaskan dominasi Albania dalam persaingan menuju promosi. Sebelumnya, anak asuh Rolando Maran menang 2-0 atas Belarus pada laga pembuka dan menundukkan San Marino 3-0 di Serravalle, sebelum akhirnya tumbang dari Finlandia pada pertandingan ketiga.

Asllani Pimpin Daftar Pencetak Gol

Kemenangan Albania atas San Marino tidak lepas dari kontribusi Kristjan Asllani. Gelandang yang bermain di Italia bersama Inter Milan itu menjadi top skor sementara Timnas Albania di UEFA Nations League 2026/2027 dengan koleksi tiga gol dari empat pertandingan.

Dua dari tiga gol tersebut ia sarangkan ke gawang San Marino, termasuk penampilan terbaiknya saat mengantar Albania menang tipis 2-1. Gol pertamanya dicetak ketika menjamu Belarusia pada pertandingan pembuka di Air Albania Stadium, Tirana, yang juga berkontribusi pada kemenangan tim.

Secara keseluruhan, Albania telah menciptakan delapan gol dari lima pencetak gol berbeda, berdasarkan data UEFA per 8 Oktober 2026. Distribusi gol yang merata ini dinilai menjadi salah satu faktor yang menjaga daya saing Albania di puncak klasemen sementara.

Manaj dan Uzuni Ikut Menyumbang

Nama berikutnya dalam daftar pencetak gol adalah Rei Manaj. Penyerang ini mencetak gol dalam dua pertandingan beruntun, yakni saat Albania melawan San Marino dan Finlandia. Selain gol, ia juga menyumbangkan tiga asis untuk rekan-rekannya.

Pengalaman panjang Manaj di UEFA Nations League menjadi modal berharga. Ia tercatat pernah memperkuat Albania pada edisi 2018, 2020, 2022, dan 2024, sehingga membantu dirinya mempertahankan posisi di skuad pada 2026.

Sementara itu, Myrto Uzuni turut menorehkan gol saat menghadapi San Marino pada pertandingan kedua. Ia membobol gawang Edoardo Colombo pada menit ke-27. Gol itu terasa istimewa karena ia dipercaya tampil sebagai starter.

Uzuni sebelumnya juga pernah menggetarkan jala gawang San Marino, tepatnya pada Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa, ketika Albania menang 5-0 di depan pendukung sendiri.

Mehmeti dan Muci Lengkapi Daftar

Anis Mehmeti belum pernah absen bermain di UEFA Nations League 2026/2027. Ia bahkan mencetak gol saat Albania bermain di kandang San Marino. Bagi Mehmeti, gol tersebut bersejarah karena menjadi yang pertama di level timnas.

Mehmeti menjalani debut bersama Timnas Albania sejak 27 Maret 2023. Namun, ia sempat kalah bersaing dengan pemain lain sehingga tidak mendapat panggilan. Ia mulai bangkit setelah masuk ke skuad untuk uji coba internasional 2026.

Nama terakhir dalam daftar lima pencetak gol adalah Ernest Muci. Ia mengawali penampilan dengan apik setelah membukukan gol saat Albania menekuk Belarusia. Muci mendapat kepercayaan dari Rolando Maran untuk menjadi starter dan bermain 74 menit.

Konteks Persaingan Grup C1

Kemenangan atas San Marino sangat penting bagi Albania karena persaingan di Grup C1 masih terbuka. Finlandia berada di posisi teratas dengan tujuh poin, sementara Albania mengoleksi enam poin setelah tiga pertandingan. Belarus menempati posisi ketiga dengan empat poin.

Albania dipastikan kehilangan kiper Etrit Berisha karena skorsing setelah menerima kartu merah ketika menghadapi Finlandia. Sebagai gantinya, Simon Simoni dipanggil ke skuad dan berpeluang menjalani debut internasional senior. Luis Hasa juga telah kembali berlatih setelah sebelumnya mengalami sakit.

Di lini depan, Rey Manaj diperkirakan kembali menjadi pilihan utama setelah mencetak gol dalam pertandingan melawan Finlandia. Dengan dua dari tiga pertandingan terakhir dimainkan di kandang, peluang Albania untuk bersaing menuju puncak Grup C1 tetap terbuka lebar.

Bagi San Marino, laga san marino vs albania menjadi pengingat beratnya persaingan di Grup C1. Mereka masih belum mencetak gol dan belum meraih poin, sehingga pertandingan berikutnya menjadi ujian besar untuk setidaknya keluar dari tekanan sebagai juru kunci.

Albania selanjutnya perlu menjaga konsistensi lini serang yang sudah tersebar merata ke lima pemain berbeda. Jika tren ini berlanjut, kans mereka menempel ketat Finlandia di puncak klasemen akan semakin besar pada matchday-matchday berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *