Cakrawala News – 11 Oktober 2026 | FC Tokyo tampil impresif pada pekan kesembilan Liga J1 Jepang dengan menghajar浦和 Red Diamonds 3-0 di Stadion Ajinomoto, Sabtu (10/10/2026). Kemenangan ini menjadi yang keempat beruntun bagi FC Tokyo dan mengukuhkan posisi mereka di papan atas klasemen, hanya terpaut satu poin dari pemuncak sementara Kashiwa Reysol.
Bintang kemenangan tuan rumah adalah Nagakura Motoki, mantan pemain浦和 yang pindah ke FC Tokyo. Penyerang berusia 25 tahun itu tampil gemilang dengan mencetak satu gol dan dua assist, terlibat langsung dalam seluruh gol kemenangan timnya.
Pada menit ke-63 babak kedua, Nagakura membuka keunggulan setelah menerima umpan terobosan di tengah pertahanan浦和. Meski sempat mendapat tekanan dari bek lawan, ia tetap melaju dan melepaskan tembakan kaki kiri yang tak mampu dijangkau kiper. Enam menit berselang, ia kembali menjadi kreator gol kedua FC Tokyo melalui umpan silang ke Anzai Soma.
Kemenangan ini memperpanjang catatan positif FC Tokyo yang kini mengoleksi 20 poin, sama dengan Machida Zelvia. Sementara itu,浦和 harus menerima kenyataan pahit setelah kebobolan tiga gol hanya dalam kurun waktu 45 menit babak kedua.
Reaksi Suporter浦和: Kritik Tajam untuk Manajemen
Kekalahan telak dari mantan pemainnya sendiri memicu kemarahan besar di kalangan pendukung浦和. Di forum-forum suporter, kritik pedas mengalir deras, terutama terkait keputusan klub melepas Nagakura dan bek Scholz ke FC Tokyo.
“Mereka melepas pemain yang terlibat dalam semua gol, lalu mendatangkan pemain sekelas turnamen piala. Klub yang tak bisa diselamatkan,” tulis seorang penggemar di forum浦和.
Banyak pula yang menyoroti lemahnya lini pertahanan. Perbandingan antara duet bek tengah浦和 dengan bek FC Tokyo dinilai sangat timpang. “Bek kami dan bek mereka seperti bermain di liga yang berbeda,” keluh seorang suporter.
Kekecewaan bahkan melahirkan sindiran-sindiran pahit, mulai dari label “浦和 J2” hingga “浦和 J3” sebagai bentuk protes atas performa tim. Meski demikian, sebagian suporter masih mencoba melihat sisi positif dan berharap manajemen segera berbenah di bursa transfer berikutnya.
Nagakura: Pembuktian di Hadapan Mantan Klub
Bagi Nagakura, laga ini jelas istimewa. Sepanjang pertandingan, namanya terus dikumandangkan suporter FC Tokyo dengan chant “Nagakura” yang mengingatkan pada era striker legendaris Hirashima Sota. Chant tersebut bergema tepat setelah gol pembuka tercipta.
Penampilan gemilang Nagakura bersama bek Scholz, yang juga mantan pemain浦和, menjadi ironi tersendiri bagi klub berjuluk Red Diamonds itu. Keduanya kini berkontribusi besar bagi kesuksesan FC Tokyo di musim ini.
Sejak kalah 5-0 di laga pembuka musim, FC Tokyo perlahan bangkit. Dalam delapan pertandingan berikutnya, mereka hanya kebobolan tiga gol dan mencatat empat laga beruntun tanpa kebobolan. Perubahan drastis ini mendapat apresiasi dari para pendukung.
Hasil Lengkap Pekan Kesembilan
Selain laga FC Tokyo kontra浦和, pekan kesembilan juga menyajikan tiga pertandingan lainnya. Machida Zelvia mengalahkan Kyoto Sanga 1-0 untuk meraih kemenangan pertama dalam tiga laga terakhir. Machida kini mengoleksi 20 poin, sama dengan FC Tokyo.
Avispa Fukuoka akhirnya memutus tren negatif dengan mengalahkan Fagiano Okayama 2-1. Ini menjadi kemenangan pertama Fukuoka setelah tujuh pertandingan tanpa kemenangan. Maejima Yota membuka keunggulan, sebelum Hashimoto Yu mencetak gol kemenangan di waktu krusial.
Sementara itu, laga antara Cerezo Osaka dan Yokohama F. Marinos berakhir tanpa gol. Hasil imbang ini menuai kritik dari pendukung Cerezo yang menilai permainan tim terlalu monoton di bawah asuhan pelatih Machin.
Persaingan Papan Atas Semakin Ketat
Dengan tambahan tiga poin, FC Tokyo semakin menempel ketat Kashiwa Reysol di puncak klasemen. Selisih satu poin membuat persaingan gelar juara musim ini diprediksi berlangsung sengit hingga pekan-pekan akhir.
Bagi浦和, kekalahan ini menjadi pukulan telak dalam upaya mereka menembus zona kompetisi Asia. Manajemen klub dituntut segera mengevaluasi kebijakan transfer yang dianggap tidak konsisten, terutama dalam mempertahankan pemain-pemain kunci.
Di sisi lain, kebangkitan FC Tokyo menunjukkan bahwa proyek pembangunan tim yang dijalankan mulai menuai hasil. Dengan lini pertahanan yang solid dan lini serang yang tajam, mereka kini menjelma menjadi salah satu kandidat kuat peraih gelar juara Liga J1 musim ini.










