Sumsel United Tak Mau Kecolongan, Persiku Kudus Bakal Jadi Korban Berikutnya

Sumsel United Tak Mau Kecolongan, Persiku Kudus Bakal Jadi Korban Berikutnya
Sumsel United Tak Mau Kecolongan, Persiku Kudus Bakal Jadi Korban Berikutnya

Cakrawala News – 12 Oktober 2026 | Sumsel United tak mau kecolongan, Persiku Kudus bakal jadi korban berikutnya. Laskar Juaro bertekad memetik kemenangan perdana di hadapan pendukung sendiri saat menjamu Macan Muria pada laga pekan kelima Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sabtu (10/10/2026) sore. Ambisi itu muncul setelah Sumsel United meraih kemenangan pertama musim ini, menang tipis 2-1 atas tuan rumah Persiraja Banda Aceh pada 2 Oktober 2026.

Pelatih kepala Sumsel United, M Nasuha, menegaskan timnya tengah fokus mengincar kemenangan perdana di depan publik sendiri. Pasalnya, pada dua laga kandang sebelumnya, Sumsel United hanya mampu meraih satu hasil imbang dan satu kali menelan kekalahan.

“Hanya ada satu pemain yang masih menjalani pemulihan dan diragukan tampil maksimal di laga melawan Persiku Kudus. Selebihnya siap turun bermain dan semuanya fokus agar kami tidak lagi kecolongan di kandang,” ujar Nasuha saat sesi pre-match press conference, Jumat (9/10/2026).

Nasuha juga mengingatkan anak asuhnya untuk menjaga konsentrasi sepanjang 90 menit dan tidak menganggap remeh tim tamu. Menurutnya, Persiku Kudus tetap tim yang bagus meski belum meraih kemenangan.

“Meski belum meraih kemenangan, saya tetap percaya bahwa Persiku Kudus tim yang bagus. Terbukti di laga terakhirnya mereka bermain sangat rapi dan baik walau hasilnya belum positif. Laga ini tidak akan mudah karena tim lawan pasti juga datang dengan motivasi tinggi dan Sumsel United harus bisa menekan sejak menit awal,” jelasnya.

Senada dengan pelatih, perwakilan pemain Sumsel United, Tegar Pangestu, menyatakan dirinya sangat termotivasi meneruskan tren positif. Ia menekankan timnya tidak boleh mengulangi kesalahan pada dua laga kandang sebelumnya.

“Kamu tidak boleh mengulangi kesalahan di 2 laga home sebelumnya dan fokus sejak menit awal hingga peluit berakhir. Kami sudah bertekad tidak ingin kembali kehilangan poin di kandang sendiri,” tegas Tegar.

Modal Kemenangan atas Persiraja

Kemenangan 2-1 di markas Persiraja menjadi suntikan kepercayaan diri bagi Laskar Juaro. Hasil tersebut sekaligus membuktikan bahwa tren positif mulai terbangun setelah sebelumnya tim asuhan M Nasuha kesulitan meraih poin penuh.

Namun, situasi itu belum sepenuhnya membuat Sumsel United aman. Catatan kurang memuaskan di kandang sendiri, dengan hanya satu imbang dan satu kalah, menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan. Pertandingan melawan Persiku Kudus pun dinilai memiliki arti penting untuk membuktikan bahwa kemenangan atas Persiraja bukan sekadar keberuntungan.

Di sisi lain, Persiku Kudus datang dengan ambisi besar untuk mendapatkan hasil positif. Tim berjuluk Macan Muria itu tengah berjuang keluar dari rangkaian hasil negatif yang membuat mereka terpuruk di dasar klasemen Grup Barat dengan baru mengoleksi satu poin dari lima laga.

Persiku Kudus dalam Tekanan

Tekanan terhadap Persiku Kudus semakin besar setelah mereka dibekuk Sumsel United dengan skor telak 1-5 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sabtu (10/10/2026) sore. Kekalahan itu memperpanjang rapor negatif Macan Muria di Pegadaian Championship 2026/2027.

Persiku sebenarnya menampilkan performa tidak terlalu buruk pada babak pertama. Mereka bahkan mampu menjebol gawang Sumsel United melalui Muhammad Isa pada menit ke-29, setelah sebelumnya tertinggal lebih dulu lewat gol Razan Akbar pada menit ke-7.

Sayangnya, keberhasilan itu berakhir percuma. Sumsel United merombak skuad dengan mengganti tiga pemain langsung pada awal babak kedua demi meningkatkan agresivitas. Upaya tersebut membuahkan hasil dengan empat gol tambahan pada babak kedua melalui Tomi Darmawan, gol bunuh diri Tegar Adit, Felipe Ryan, dan Kenneth Ngwoke.

Bagi Persiku, kekalahan ini menjadi pukulan berat. Mereka kini berada di dasar klasemen Grup Barat dengan satu poin dari lima laga, setelah menjalani empat pertandingan beruntun tanpa kemenangan. Persiku dijadwalkan melawan PSPS Pekanbaru pada 18 Oktober 2026 sebagai kesempatan berikutnya untuk bangkit.

Makna Laga bagi Kedua Tim

Pertemuan ini menjadi cerminan dua arah berbeda. Sumsel United sedang menapaki momentum kebangkitan dan ingin memastikan tren positif berlanjut di hadapan pendukung sendiri. Sementara Persiku Kudus justru berusaha keras menghentikan laju hasil negatif yang kian menekan posisi mereka di papan bawah.

Bagi Sumsel United, kemenangan atas Persiku Kudus tidak hanya soal tiga poin. Hasil itu sekaligus mengakhiri catatan kurang memuaskan di kandang dan menegaskan bahwa kemenangan atas Persiraja bukan sekadar keberuntungan. Adapun bagi Persiku, laga melawan PSPS Pekanbaru pada 18 Oktober 2026 menjadi momen krusial untuk keluar dari tekanan dan memperbaiki posisi di klasemen.

Yang perlu diperhatikan selanjutnya adalah konsistensi Sumsel United dalam menjaga performa kandang, serta kemampuan Persiku Kudus merespons kekalahan telak dengan perbaikan nyata. Perjalanan kedua tim di Pegadaian Championship 2026/2027 masih panjang, tetapi hasil di Jakabaring menjadi penanda penting bagi arah keduanya musim ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *