Lars Veldwijk Resmi Jadi Rekrutan Terakhir PSM Makassar untuk Musim 2026/2027

Lars Veldwijk Resmi Jadi Rekrutan Terakhir PSM Makassar untuk Musim 2026/2027
Lars Veldwijk Resmi Jadi Rekrutan Terakhir PSM Makassar untuk Musim 2026/2027

Cakrawala News – 10 September 2026 | Striker veteran asal Belanda yang pernah memperkuat Timnas Afrika Selatan, Lars Veldwijk, resmi menjadi rekrutan terakhir PSM Makassar untuk mengarungi musim 2026/2027. Pemain berusia 35 tahun itu diperkenalkan melalui akun Instagram resmi klub, @psm_makassar, pada Rabu (9/9/2026) sore, dan langsung diberi nomor punggung 7.

Kedatangan Lars Veldwijk menutup pergerakan PSM di bursa transfer awal musim BRI Super League 2026/2027. Manajemen klub berjuluk Juku Eja tersebut memastikan tidak akan menambah pemain lagi, meski jendela transfer baru ditutup pada 30 September 2026 mendatang.

Dalam unggahan perkenalannya, PSM menyebut Lars sebagai penyerang tengah yang melengkapi kekuatan lini depan Pasukan Ramang musim ini. “Sambutlah nomor 7 kita, Lars Veldwijk. Lars yang berposisi sebagai penyerang tengah menjadi rekrutan terakhir Pasukan Ramang musim ini. Lakukan yang terbaik, berikan seluruh kemampuanmu Ewako!” tulis takarir video perkenalan tersebut.

Perjalanan Karier di Sepuluh Negara

Lahir di Uithoorn, Belanda, 21 Agustus 1991, Lars Veldwijk mengawali karier profesionalnya di Eredivisie bersama FC Volendam pada 2011 dan FC Utrecht pada 2011-2013. Namanya melejit saat dipinjamkan ke FC Dordrecht pada 2012/2013 dengan catatan 19 gol dari 36 pertandingan di Eerste Divisie.

Performanya kian tajam bersama Excelsior pada 2013/2014. Ia menyarangkan 35 gol dari 45 pertandingan di semua ajang, sebelum akhirnya direkrut Nottingham Forest yang saat itu berlaga di Championship, kasta kedua Liga Inggris, pada periode 2014-2017.

Selama tiga musim di Forest, Veldwijk hanya mencetak satu gol dari 17 penampilan. Di tengah masa baktinya, ia sempat dipinjamkan ke PEC Zwolle pada Eredivisie 2015/2016 dan tampil moncer dengan 14 gol dari 36 laga.

Setelah kontraknya di Inggris berakhir, ia melanjutkan karier di KV Kortrijk (Belgia, 2016-2017), Aalesund (Norwegia, 2017), FC Groningen (2017-2018), dan Sparta Rotterdam (2018-2020). Petualangan di Asia dimulai Januari 2020 ketika bergabung dengan Jeonbuk Hyundai Motors. Meski hanya tampil 11 kali, ia ikut merasakan trofi K.League 1 2020.

Bersama Suwon FC (2020-2023), Veldwijk mencatatkan penampilan terbanyak dengan 110 pertandingan serta menyumbangkan 40 gol dan 21 assist. Setelah itu ia sempat memperkuat CD Castellon (Spanyol, Februari-Juli 2024), BG Pathum United (Thailand, Juli 2024-Januari 2025), Gulf United (Januari-Juli 2025), Dibba Al-Hisn (Juli 2025-Januari 2026), Emirates Club (Januari-Juli 2026), dan terakhir Al-Nahda (Juli-September 2026).

Dengan bergabung ke PSM, Indonesia menjadi negara ke-10 dalam karier profesionalnya. Kabar kepindahan ini pertama kali dilaporkan media Belanda, Voetbal International. Veldwijk disebut telah menjalani tes medis dan dijadwalkan mengikuti sesi latihan PSM pada Rabu.

Pernah Bela Bafana Bafana

Meski lahir di Belanda, Veldwijk memilih memperkuat Timnas Afrika Selatan karena memiliki garis keturunan dari ayahnya. Ia tercatat tampil dalam delapan pertandingan bersama tim berjuluk Bafana Bafana, termasuk di Piala Afrika 2019. Beberapa laporan menyebut jumlah caps-nya tujuh, sementara sumber lain menyebut delapan laga.

Kepindahan ke PSM juga sempat menjadi sorotan media Afrika Selatan. Veldwijk meninggalkan klub Oman, Al-Nahda, hanya sekitar enam minggu setelah bergabung pada Juli 2026. Kontraknya berakhir atas kesepakatan bersama setelah ia disebut kurang nyaman dengan lingkungan klub.

Menurut data Transfermarkt, sepanjang kariernya Veldwijk telah memainkan 388 pertandingan dengan 155 gol dan 61 assist. Ia menjadi pemain Afrika Selatan ketiga yang berkarier di Super League Indonesia setelah Percy Tau dan Njabulo Blom, meski Blom tidak pernah tampil karena cedera serius.

Dimensi Baru Lini Depan PSM

Kehadiran Veldwijk yang bertinggi 1,96 meter memberi dimensi baru dalam skema penyerangan pelatih Darije Kalezic. Sebagai target man murni, ia diproyeksikan menjadi pemantul bola ideal sekaligus pemecah kebuntuan di dalam kotak penalti lawan.

Lini serang PSM kini memiliki opsi melimpah. Veldwijk akan bersaing sehat dengan Luka Cumic, Luka Bulatovic, dan Kodai Tanaka yang baru mencetak satu gol di pekan perdana. Kehadiran Navarone Foor, Stefan Jevtoski, dan Sergio Aguero di lini tengah juga berpotensi mendongrak kreativitas yang sempat menghilang sejak Wiljan Pluim hengkang.

Secara umum, PSM mempertahankan nyaris seluruh pemain lokalnya dari musim lalu. Dari 11 rekrutan baru, tujuh di antaranya berstatus legiun asing. Dua pemain akademi juga dipromosikan, yakni bek kiri Jonathan Kawalo dan sayap kanan Riski Aditya.

Lini belakang yang dirancang Kalezic bertumpu pada skema empat bek. Kehadiran Aloisio Soares dan Nenad Lalic menawarkan keunggulan duel udara serta ketenangan mengantisipasi serangan balik. Namun, menjaga fokus di babak kedua menjadi catatan krusial setelah PSM takluk 1-3 di kandang Persib pada pekan pertama.

Total ada 31 pemain dalam daftar penggawa Pasukan Ramang, mencakup empat kiper, delapan bek, sembilan gelandang, dan sepuluh penyerang. Selain Super League, mereka akan disiapkan untuk League Cup yang rencananya diputar mulai awal November 2026.

Bagi PSM, mendatangkan pemain sekaliber Lars Veldwijk menjadi sinyal keseriusan menatap kompetisi musim ini. Pengalaman panjangnya di berbagai liga Eropa dan Asia diharapkan mempercepat adaptasi di lini depan. Yang perlu dicermati berikutnya adalah bagaimana Kalezic meracik komposisi penyerangnya agar Veldwijk, Tanaka, dan duo Luka bisa saling melengkapi, bukan sekadar bersaing memperebutkan satu tempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *