Kiat Sukses Amar Brkic Bawa Borneo FC Samarinda Lolos ke Perempat Final AFC Challenge League

Kiat Sukses Amar Brkic Bawa Borneo FC Samarinda Lolos ke Perempat Final AFC Challenge League
Kiat Sukses Amar Brkic Bawa Borneo FC Samarinda Lolos ke Perempat Final AFC Challenge League

Cakrawala News – 02 November 2026 | Kiat sukses Amar Brkic bawa Borneo FC Samarinda lolos ke perempat final AFC Challenge League menjadi sorotan setelah pemain berusia 19 tahun itu menjalani debut manis di level Asia. Amar menjadi starter saat Borneo FC menghadapi Yangon United di Stadion Segiri, Samarinda, pada 18 Oktober 2026, laga yang berakhir dengan kemenangan 2-0 bagi Pesut Etam dan menjadi pintu awal langkah tim menuju babak gugur.

Debut tersebut terasa lebih istimewa karena terjadi di kompetisi antarklub Asia, bukan sekadar laga domestik. Dalam wawancara di kanal YouTube Borneo FC Samarinda, Amar mengaku senang dengan awal kariernya bersama klub asal Kalimantan Timur itu.

“Rasanya sungguh luar biasa. Saya juga sangat bersyukur dan berharap bisa terus melanjutkannya,” ujar Amar Brkic.

Kepercayaan yang diberikan pelatih dibayar dengan kontribusi nyata. Tiga hari setelah debut, Amar mencetak gol pertamanya untuk Borneo FC lewat sepakan jarak jauh ke gawang Tainan City FC dalam laga lanjutan AFC Challenge League di Stadion Segiri, Selasa (21/10/2026). Ia mengaku tidak menyangka bisa mencatatkan gol tersebut.

Dari Bangku Cadangan ke Pencetak Gol

Pada laga melawan Tainan City yang berakhir 3-1 untuk Borneo FC, Amar sebenarnya baru masuk pada menit ke-62 menggantikan Rei Okada. Meski tidak tampil sejak awal, ia mampu menyumbang gol ketiga Borneo FC pada menit ke-82. Fleksibilitas peran itu menunjukkan adaptasi cepat pemain muda di kompetisi senior.

Sebelumnya, saat menghadapi Yangon United, Amar bermain sebagai starter selama 72 menit di posisi bek sayap kanan. Kombinasi pengalaman sebagai starter dan pemain pengganti memberi gambaran bahwa ia mulai dipercaya dalam berbagai situasi pertandingan.

Secara keseluruhan, Amar tercatat sudah tampil empat kali bersama Borneo FC, yakni tiga laga di AFC Challenge League dan satu laga di Super League. Penampilan keempat terjadi ketika Borneo FC menghadapi PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Selasa (27/10/2026), dengan Pesut Etam menang 2-1.

Keputusan Meninggalkan Eropa dan Respons Nova Arianto

Jalan Amar ke Borneo FC bukan tanpa pertimbangan. Pada musim panas 2026, ia memilih meninggalkan klub Jerman, SV Darmstadt U-19, untuk hijrah ke Indonesia. Keputusan itu sempat menimbulkan kekhawatiran bagi Pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto, yang menilai pemain muda butuh menit bermain cukup untuk berkembang.

Kekhawatiran tersebut perlahan terjawab. Nova mengaku senang melihat perkembangan Amar bersama Borneo FC karena jam terbang yang diperoleh membuat pengalamannya bertambah.

“Di awal yang kita takutkan, Amar (Brkic) memilih Borneo karena kesempatan bermain,” kata Nova di Jakarta, Rabu (28/10/2026).

Menurut Nova, pengalaman Amar di level klub diharapkan menjadi modal berharga ketika kembali memperkuat Timnas U-20. Amar juga rutin masuk kelompok umur dan turut membantu skuad lolos ke putaran final Piala Asia U-20 2027.

Kontribusi bagi Borneo FC dan Timnas

Perjalanan Amar di AFC Challenge League menjadi bagian dari kisah kolektif Borneo FC yang melaju ke perempat final. Kemenangan atas Yangon United dan Tainan City menjadi modal penting bagi tim Samarinda untuk melanjutkan langkah di kompetisi antarklub Asia tersebut.

Bagi Borneo FC, kehadiran pemain muda seperti Amar memberi opsi tambahan di sektor pertahanan sekaligus meningkatkan daya gedor dari lini belakang. Bagi pemain, rangkaian penampilan ini menjadi batu pijakan untuk membangun karier di level senior setelah sebelumnya menimba ilmu di Jerman.

Kombinasi kesempatan bermain, kepercayaan pelatih, dan kemampuan beradaptasi cepat menjadi kiat sukses Amar Brkic bawa Borneo FC Samarinda lolos ke perempat final AFC Challenge League. Konsistensi menjadi kunci berikutnya, terutama karena jadwal kompetisi domestik dan Asia akan terus menuntut performa stabil.

Ke depan, perhatian akan tertuju pada bagaimana Amar mempertahankan performa bersama Pesut Etam sekaligus menjaga kebugaran menjelang agenda Timnas U-20. Jika mampu melanjutkan tren positifnya, pengalaman di AFC Challenge League berpotensi menjadi bekal penting bagi kariernya maupun bagi skuad muda Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *