Cakrawala News – 02 November 2026 | Duel slna vs cong an ha noi fc pada lanjutan V.League 2026/2027 berakhir tanpa pemenang. Sông Lam Nghệ An (SLNA) bermain imbang 1-1 melawan sang juara bertahan Công an Hà Nội (CAHN) di Stadion Vinh, Nghệ An, pada Jumat malam (31/10), meski tuan rumah harus bermain dengan 10 orang di pengujung laga. Hasil ini membuat SLNA tetap belum terkalahkan dan menjaga posisi puncak klasemen sementara, sementara CAHN gagal memangkas jarak di papan atas.
Laga slna vs cong an ha noi fc menjadi salah satu pertandingan paling dinanti di putaran keenam. Sebelum kick-off, SLNA mengoleksi 11 poin dari lima laga dan menjadi satu-satunya tim yang belum menelan kekalahan. CAHN berada tepat di bawahnya dengan 10 poin sehingga duel ini terasa seperti pertarungan perebutan posisi teratas.
Secara kualitas skuad, tim tamu diunggulkan karena diperkuat sejumlah pemain tim nasional dan legiun asing berpengalaman. Namun, catatan performa stabil serta dukungan penuh suporter di Stadion Vinh membuat pasukan pelatih Văn Sỹ Sơn tampil percaya diri sejak menit awal.
Jalannya Pertandingan
CAHN langsung mengambil inisiatif menekan. Namun, SLNA tidak memilih bertahan pasif. Tuan rumah justru berani melakukan pressing dan transisi cepat setiap kali merebut bola. Peluang pertama datang pada menit kedua ketika Bùi Thanh Đức memanfaatkan kesalahan umpan balik pemain lawan, tetapi kiper Nguyễn Filip sigap mengamankan gawangnya.
Sejurus kemudian giliran Đình Bắc yang mencoba peruntungan lewat tembakan dari luar kotak penalti, tetapi bola masih melambung di atas mistar. Setelah itu, CAHN mulai menguasai penguasaan bola, tetapi rapatnya pertahanan SLNA membuat kombinasi Quang Hải, Đình Bắc, dan Đinh Thanh Bình kerap terputus.
SLNA terus mengancam lewat serangan balik cepat. Pada menit ke-35, tembakan Phan Xuân Đại dari lini kedua masih menyimpang tipis dari gawang. Enam menit berselang, kerja sama di sisi kanan berbuah manis. Abdel-Amine Trần Đức Vinh melepas umpan terukur kepada Luiz Guilherme Vieira Da Silva, yang dengan tenang mengontrol bola dan melepaskan tembakan kaki kiri akurat untuk mengalahkan Nguyễn Filip. Gol itu membuat Stadion Vinh bergemuruh dan membawa SLNA unggul 1-0.
Keunggulan bertahan hingga turun minum. Di babak kedua, CAHN meningkatkan intensitas serangan. Tekanan tim tamu akhirnya berbuah pada menit ke-70 melalui gol Leo Artur yang menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Kedudukan imbang sempat memberi CAHN peluang untuk berbalik unggul ketika SLNA harus bermain dengan 10 orang mulai menit ke-77. Lê Văn Quý menerima kartu kuning kedua dan harus meninggalkan lapangan. Meski unggul jumlah pemain, CAHN tetap kesulitan membongkar pertahanan rapat tuan rumah. Đình Bắc bahkan membuang peluang di masa injury time sehingga skor tetap bertahan.
Dampak bagi Kedua Tim
Hasil ini menjadi modal penting bagi SLNA. Tim asuhan Văn Sỹ Sơn membuktikan ketangguhan mereka, termasuk saat harus bertahan dengan sepuluh pemain. Catatan belum terkalahkan menjadi sinyal bahwa kekuatan muda SLNA patut diperhitungkan dalam perburuan gelar musim ini.
Bagi CAHN, hasil ini terasa kurang memuaskan mengingat mereka sempat bermain dengan keunggulan jumlah pemain. Namun, hasil imbang di kandang lawan yang sedang on fire dinilai bukan hasil buruk. Kapten sekaligus penyerang CAHN, Đình Bắc, mengaku terkesan dengan atmosfer pertandingan di kampung halamannya.
“Saya pikir suasana yang diciptakan para penggemar dalam pertandingan hari ini benar-benar luar biasa. Dan saya pikir kedua tim telah menyuguhkan pertandingan yang menarik bagi penonton,” ujarnya usai laga.
Đình Bắc, yang lahir pada 2004, juga menyoroti pertemuannya kembali dengan pelatih Văn Sỹ Sơn, sosok yang pernah berperan di awal karier profesionalnya. Menurutnya, pertemuan semacam itu hal biasa dalam sepak bola.
Soal hasil, ia menilai CAHN sebenarnya menargetkan kemenangan setelah hasil impresif melawan Shanghai Port di AFC Champions League Elite. Meski begitu, satu poin di Stadion Vinh dinilainya tetap berharga karena SLNA sedang dalam performa apik dan belum terkalahkan sebelum laga.
Di sisi lain, laga slna vs cong an ha noi fc juga menjadi panggung bagi gelandang Việt kiều Prancis Abdel-Amine Trần Đức Vinh. Pemain muda itu mencatatkan assist penting lewat umpan yang berujung gol pembuka SLNA. Performanya menambah daftar pemain diaspora yang mulai bersinar di V.League musim ini.
Agenda Berikutnya
Setelah duel ini, CAHN langsung mengalihkan fokus ke ajang kontinental. Mereka dijadwalkan menjamu Kyoto Sanga pada laga keempat fase grup Cúp C1 Asia 2026/2027 di Stadion Hàng Đẫy, Hanoi, pada 3 November pukul 19.15 waktu setempat.
Pelatih CAHN, Polking, mengakui timnya menghadapi jadwal padat yang menguras tenaga pemain. “Kami punya satu hari libur setelah pertandingan melawan SLNA. Sejumlah pemain butuh waktu tambahan untuk memulihkan kondisi. Semoga tim bisa menurunkan kekuatan terbaik,” katanya.
Ia juga menyoroti kualitas Kyoto Sanga yang disebutnya punya sejarah lebih dari 100 tahun dan diperkuat banyak pemain asing berkualitas, sebagian besar dari Brasil. Meski mengakui laga akan sulit, Polking menegaskan timnya akan bermain dengan semangat tanpa beban.
Sementara itu, SLNA akan berusaha menjaga tren positif mereka di laga-laga berikutnya. Konsistensi dan mentalitas bertahan yang ditunjukkan saat melawan CAHN menjadi modal berharga untuk terus bersaing di papan atas V.League musim ini.












