Cakrawala News – 03 November 2026 | Duel Feyenoord vs Inter Milan pada matchday keempat Liga Champions 2026-27 menjadi laga hidup mati bagi kedua tim di Stadion De Kuip, Rotterdam. Menariknya, menjelang laga ini Feyenoord baru saja bermain imbang 1-1 melawan Fortuna Sittard di Eredivisie, sementara Inter Milan datang dengan luka usai kalah 1-3 dari AC Milan dalam Derby della Madonnina. Laga Feyenoord vs Fortuna Sittard sebelumnya menjadi penanda bahwa tuan rumah masih belum terkalahkan di kandang pada seluruh kompetisi musim ini dan tetap memimpin klasemen Eredivisie.
Pertandingan fase liga Liga Champions ini dijadwalkan kick-off Rabu, 4 November 2026, pukul 03.00 WIB, dan dapat disaksikan melalui live streaming di Vidio. Kedua tim sama-sama mengoleksi tiga poin dari tiga pertandingan awal, sehingga kemenangan menjadi target mutlak untuk menjaga peluang melaju ke fase gugur.
Inter Milan Datang dengan Modal Kurang Meyakinkan
Bagi Inter Milan, persiapan lawatan ke Rotterdam jauh dari kata ideal. Skuad asuhan Cristian Chivu baru saja dilumat rival sekota, AC Milan, dengan skor 1-3 akhir pekan lalu. Kekalahan itu sekaligus memperpanjang rekor buruk Nerazzurri yang tak pernah menang dalam delapan edisi derby beruntun.
Meski Inter sempat menunjukkan mentalitas comeback sensasional saat membungkam Fiorentina di liga domestik, keajaiban serupa gagal tercipta di laga derby. Badai penyakit yang menyapu ruang ganti membuat para pemain yang tersisa tak berdaya menahan gempuran Rossoneri yang langsung unggul dua gol cepat.
Kini, tertinggal dari Lazio sang pemuncak kejutan Serie A dan terpaut empat angka dari Milan, pasukan Chivu harus segera memalingkan fokus ke kampanye Eropa yang tak kalah suram.
Rekam Jejak Eropa yang Masih Suram
Rekam jejak Inter di Eropa musim ini masih jauh dari ekspektasi. Setelah musim lalu tersingkir di babak knockout pertama, La Beneamata membuka musim ini dengan kekalahan 1-2 dari Real Madrid racikan Jose Mourinho. Keterpurukan berlanjut usai secara mengejutkan takluk 3-4 dari Club Brugge di San Siro.
Mereka baru bisa bernapas lega usai meraih kemenangan tipis 1-0 atas Shakhtar Donetsk, meski harus bermain dengan 10 orang. Telah menelan tujuh kekalahan dari sembilan laga terakhirnya di Liga Champions, sang runner-up edisi 2023 dan 2025 ini berada dalam tekanan masif.
Catatan pribadi Chivu di level elite Eropa pun masih didominasi oleh kekalahan ketimbang kemenangan. Satu-satunya modal positif Inter adalah sejarah perjumpaan dengan wakil Belanda. Sejak takluk dari Ajax di final Piala Champions 1972, Inter sukses mencatatkan 10 kemenangan dari 14 laga melawan klub Eredivisie tanpa tersentuh kekalahan.
Feyenoord Juga Belum Konsisten
Di kubu tuan rumah, Feyenoord juga belum menunjukkan konsistensi di Liga Champions. Setelah kalah telak 1-5 dari Barcelona, mereka mengalahkan Como 3-2 sebelum kembali menelan kekalahan 0-1 saat bertandang ke markas Real Betis.
Namun, Feyenoord memiliki keuntungan bermain di De Kuip. Mereka belum terkalahkan di kandang pada seluruh kompetisi musim ini dan tetap memimpin klasemen Eredivisie setelah bermain imbang 1-1 melawan Fortuna Sittard. Hasil dalam laga Feyenoord vs Fortuna Sittard itu menunjukkan tuan rumah masih solid ketika tampil di hadapan pendukung sendiri.
Dengan modal tersebut, Feyenoord berpeluang memanfaatkan kondisi Inter yang sedang terpuruk, baik secara mental maupun fisik, untuk mengamankan tiga poin penting di kandang.
Duel Hidup Mati di Fase Liga
Menjelang pertengahan fase liga musim ini, dua mantan jawara Eropa tersebut kini sama-sama dihantui ancaman eliminasi dini sebelum peluit sepak mula dibunyikan di De Kuip. Bagi kedua tim, kekalahan akan membuat langkah mereka ke fase gugur semakin berat.
Inter perlu mengatasi masalah kebugaran pemain setelah sejumlah anggota skuad terserang penyakit dalam beberapa waktu terakhir. Sementara Feyenoord berusaha menjaga tren positif di kandang untuk memperbaiki posisi di klasemen Liga Champions.
Persaingan di fase liga musim ini memang ketat, dan setiap poin sangat berharga. Laga Feyenoord vs Inter Milan diprediksi berlangsung sengit karena kedua tim sama-sama membutuhkan kemenangan untuk menjaga asa bertahan di kompetisi elite Eropa.
Bagi pembaca yang ingin mengikuti perkembangan terbaru seputar Liga Champions, klasemen fase liga dan jadwal pertandingan dapat menjadi acuan penting untuk memantau peluang kedua tim.
Hasil di De Kuip akan menjadi indikator besar bagi arah musim Feyenoord maupun Inter. Jika Inter kembali tergelincir, tekanan terhadap Chivu dipastikan meningkat. Sebaliknya, Feyenoord berpeluang membuktikan bahwa kandang mereka tetap menjadi benteng yang sulit ditembus di kompetisi Eropa.












