Pumas UNAM Kalahkan León 3-1, Keylor Navas Diduga Dipukul Staf Pelatih León

Cakrawala News – 12 September 2026 | Laga Pumas UNAM vs León di Estadio Olímpico Universitario berakhir dengan kemenangan 3-1 bagi tuan rumah pada Jumat, 11 September 2026, dalam lanjutan Liga MX. Namun, kemenangan tersebut ternoda oleh keributan seusai pertandingan yang berujung pada dugaan pemukulan terhadap kiper Pumas, Keylor Navas.

Keributan meletus tak lama setelah wasit meniup peluit panjang. Dorongan dan adu mulut antar pemain mulai terjadi di lapangan, lalu situasi memanas ketika Navas berupaya melerai pihak-pihak yang bersitegang.

Menurut rekaman siaran TUDN, Navas justru terkena pukulan di wajah dari salah satu anggota staf pelatih León. Rekan-rekannya segera masuk untuk mencegah bentrokan yang lebih besar.

Solari Sebut Navas Dipukul Staf León

Pelatih Pumas, Esteban Solari, mengonfirmasi insiden tersebut dalam konferensi pers usai laga. “A Keylor evidentemente lo golpea alguien del cuerpo técnico de León. Después, si fue intencional o no, eso ya no lo puedo decir,” ujarnya.

Solari menegaskan bahwa orang-orang yang berada di area bangku cadangan seharusnya bertugas menenangkan pemain, bukan memicu keributan. Ia menyebut kejadian itu sebagai hal yang memprihatinkan.

Dari kubu León, pelatih Javier Gandolfi menyatakan penyesalannya. Ia menekankan bahwa kekerasan tidak mencerminkan nilai-nilai olahraga profesional.

Vegas Dikartu Merah, Sanksi Tambahan Mengintai

Dalam laporan kartu wasit, bek León Sebastián Vegas menjadi satu-satunya pemain yang menerima kartu merah langsung, dilaporkan karena menghina dan mendorong lawan. Hingga kini belum ada sanksi tambahan yang diumumkan.

Navas dan penyerang Pumas Robert Morales termasuk pemain yang paling aktif dalam keributan tersebut, tetapi keduanya belum dilaporkan menerima hukuman apa pun.

Direksi Liga MX dan Komisi Disiplin Federasi Sepak Bola Meksiko (FMF) belum mengeluarkan pernyataan resmi maupun sanksi terkait insiden ini. Rekaman kamera pengawas dan siaran televisi diperkirakan akan ditinjau dalam beberapa jam ke depan untuk menentukan kemungkinan sanksi bagi asisten tim León yang terlibat.

Jalannya Pertandingan

Di atas lapangan, Pumas tampil dominan. Gol-gol kemenangan dicetak oleh Junihno, Robert Morales, dan Pedro Vite, sementara León hanya mampu memperkecil kedudukan melalui El Plátano Alvarado.

Hasil ini mengakhiri rangkaian enam pertandingan tanpa kemenangan bagi Pumas, yang mencakup Leagues Cup 2026 dan Apertura 2026. Tambahan tiga poin menjadi modal penting bagi tim Universitas Nasional tersebut.

Pertandingan Pumas UNAM vs León sendiri baru digelar pada Jumat karena jadwal Liga MX harus disesuaikan dengan keikutsertaan León di Leagues Cup. Duel itu semula dijadwalkan lebih awal, namun baru bisa dimainkan setelah León menyelesaikan laga perebutan tempat ketiga melawan América pada akhir pekan sebelumnya.

Jadwal Padat dan Sorotan ke Chivas

Konsekuensi dari penjadwalan ulang itu, Pumas hanya memiliki waktu sekitar dua hari untuk memulihkan kondisi sebelum bertandang ke markas Chivas di Estadio Akron pada Minggu. Solari menyoroti hal ini dalam konferensi pers dan menilai timnya berada dalam posisi kurang menguntungkan.

Ia bahkan menyinggung bahwa Chivas mendapat keuntungan dari situasi tersebut. Perlu dicatat, jadwal Liga MX bukan ditentukan oleh Chivas, melainkan hasil penyesuaian akibat Leagues Cup. Jika León tidak bermain di perebutan tempat ketiga, laga melawan Pumas bisa digelar sesuai jadwal semula.

Kekhawatiran Solari bertambah karena Komisi Disiplin berpotensi menjatuhkan sanksi kepada sejumlah pemain kunci akibat keributan. Selain Navas dan Morales, gelandang Adalberto Carrasquilla termasuk nama yang terlibat dalam bentrokan. Absennya salah satu dari mereka akan menjadi pukulan bagi Pumas jelang menghadapi Chivas.

Konteks Pasar Transfer

Dalam konferensi pers yang sama, Solari juga menyinggung kepergian penyerang Guillermo “Memote” Martínez ke Tigres UANL pada bursa transfer musim panas ini. Ia mengaku telah menegaskan kepada Martínez bahwa ia mengandalkan pemain tersebut sejak kedatangannya dari tim nasional.

Menurut Solari, manajemen Pumas bersama direksi telah mengajukan tawaran perpanjangan kontrak, namun Martínez tidak menerimanya. Pemain itu kemudian membawa tawaran dari Tigres. Kontrak Martínez bersama Pumas tersisa tiga bulan sebelum akhirnya ia pindah.

Solari menegaskan ingin pemain yang benar-benar berkomitmen membela Pumas. “Queremos gente que esté en Pumas, gente que quiera estar en Pumas, gente que quiera estar con nosotros, porque este es un club muy grande,” ucapnya.

Sebelum bergabung dengan Tigres, Pumas dilaporkan sempat menolak tawaran sekitar 5 juta dolar AS dari Cruz Azul untuk Martínez. Tigres akhirnya membayar sekitar 2,5 juta dolar AS untuk penyerang berusia 31 tahun itu. Laporan lain menyebut Martínez juga sempat dihubungkan dengan Chivas untuk bergabung secara bebas pada Desember, namun tawaran tiga tahun dari Tigres membuatnya memilih pindah.

Yang Perlu Ditunggu

Perhatian publik kini tertuju pada langkah Komisi Disiplin FMF. Keputusan mengenai sanksi, baik untuk pemain maupun staf pelatih León, akan menentukan dinamika kedua tim dalam beberapa pekan ke depan, termasuk kesiapan Pumas menghadapi Chivas.

Bagi Pumas, tiga poin atas León tetap menjadi modal berharga setelah rentetan hasil buruk. Namun, insiden yang membayangi kemenangan di Pumas UNAM vs León meninggalkan pekerjaan rumah tersendiri bagi pengelolaan disiplin dan keamanan pertandingan di Liga MX.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *