Cakrawala News – 22 September 2026 | Profil Yuri Nakamura, artis Jepang yang tutup usia akibat kanker, menjadi sorotan publik setelah kabar duka itu dikonfirmasi oleh agensinya, Alpha Agency. Aktris yang dikenal lewat serial Netflix Romantics Anonymous ini meninggal dunia pada 1 September 2026 dalam usia 44 tahun, namun kabar tersebut baru diumumkan hampir dua pekan kemudian, tepatnya pada 14 September 2026.
Kepergian Yuri Nakamura meninggalkan duka mendalam bagi industri hiburan Jepang. Sepanjang kariernya, ia dikenal sebagai aktris serba bisa yang menekuni film, serial televisi, hingga panggung teater. Kabar meninggalnya pun menjadi perhatian media internasional, termasuk Variety, yang menyoroti perjalanan karier dan perjuangan kesehatannya.
Perjuangan Melawan Kanker Rektum
Berdasarkan laporan media Jepang yang dirilis setelah kabar duka diumumkan, Yuri Nakamura pertama kali didiagnosis mengidap kanker pada 2023. Kondisi kesehatannya sempat membaik sehingga ia tetap bisa menjalankan aktivitas aktingnya seperti biasa. Namun pada 2025, kanker kembali menggerogoti tubuhnya hingga kondisinya menurun drastis pada 2026.
Alpha Agency menyatakan bahwa kondisi kesehatan yang tidak stabil membuat Yuri Nakamura harus mundur dari berbagai proyek produksi. Salah satunya adalah dorama berjudul Dangerous yang rencananya baru akan tayang pada 2027 di channel NHK. Agen juga menyebut bahwa hingga akhir hidupnya, sang aktris dikelilingi oleh orang-orang terkasih.
Yuri Nakamura telah dimakamkan dengan prosesi yang hanya dihadiri oleh orang-orang terdekat. Agensi menyampaikan bahwa mereka menghormati permintaan keluarga untuk menjaga privasi momen tersebut.
Latar Belakang Keluarga Jepang-Korea
Yuri Nakamura lahir dengan nama Yuri Sei di Neyagawa, Osaka, pada 15 Maret 1982. Ia memiliki nama Korea Sung Yu Ri. Latar belakang keluarganya mencerminkan perpaduan dua budaya: ayahnya merupakan keturunan Korea Zainichi generasi ketiga, sementara ibunya memiliki kewarganegaraan Korea Selatan dan Jepang.
Latar belakang inilah yang kemudian banyak memengaruhi peran-peran yang ia bawakan, terutama karakter-karakter yang lekat dengan isu identitas dan diaspora Korea di Jepang. Pengalaman hidupnya sebagai warga Jepang keturunan Korea membuatnya kerap dipercaya memerankan tokoh-tokoh dengan nuansa serupa.
Dari Dunia Musik ke Layar Akting
Perjalanan karier Yuri Nakamura tidak dimulai dari dunia akting. Pada 1996, ia mengikuti audisi menyanyi dalam program pencarian bakat populer Asayan. Dari ajang itu, ia kemudian membentuk duo musik bernama YuriMari bersama Mari Izawa. Duo tersebut melakukan debut pada 1998, tetapi bubar setahun kemudian.
Setelah duo musiknya bubar, Yuri Nakamura mengalihkan fokus ke dunia akting. Namanya mulai dikenal luas setelah membintangi film Pacchigi! Love & Peace pada 2007. Dalam film tersebut, ia memerankan Kyonja, seorang calon aktris yang menjalani kehidupan sebagai warga Korea Zainichi di Jepang.
Peran itu membawanya meraih Zenkoku Eiren Award untuk kategori aktris terbaik serta penghargaan pendatang baru di Osaka Cinema Festival. Sejak saat itu, kariernya terus berkembang pesat dengan berbagai peran di film, serial televisi, hingga panggung teater.
Yuri Nakamura pernah tampil dalam film karya sutradara kenamaan Hirokazu Kore-eda berjudul After the Storm pada 2016. Ia juga bermain dalam Fukushima 50 (2020) dan film fiksi ilmiah Arc (2021). Selain itu, ia membintangi film Hiraba no Tsuki pada 2025.
Romantics Anonymous dan Jejak di Netflix
Salah satu karya terakhir Yuri Nakamura yang paling dikenal publik internasional adalah serial Netflix Romantics Anonymous yang tayang pada 2025. Dalam serial tersebut, ia memerankan karakter bernama Irene. Serial ini merupakan adaptasi Jepang dari film Prancis Les Émotifs Anonymes dan diproduksi bersama tim produksi asal Korea Selatan.
Romantics Anonymous sempat menjadi topik pembicaraan karena proses syutingnya dilakukan di Bali. Saat penayangannya, penonton setia serial Netflix tersebut banyak membahas pemilihan lokasi syuting itu. Kini, karya tersebut menjadi salah satu cara untuk mengenang sosok Yuri Nakamura.
Warisan dan Kenangan
Kepergian Yuri Nakamura menambah daftar panjang seniman yang berjuang melawan kanker. Profil Yuri Nakamura, artis Jepang yang tutup usia akibat kanker, juga menjadi pengingat akan pentingnya kesadaran terhadap kesehatan, terutama bagi mereka yang tetap aktif bekerja di tengah tekanan industri hiburan.
Kabar duka ini disampaikan agensi hampir dua pekan setelah kepergiannya. Alpha Agency menyebut bahwa hingga akhir hidupnya, Yuri Nakamura dikelilingi oleh orang-orang terkasih. Ia telah dimakamkan dengan prosesi tertutup yang hanya dihadiri keluarga dan kerabat dekat.
Bagi para penggemar, karya-karya Yuri Nakamura akan terus menjadi jejak yang bisa dikenang. Mulai dari Pacchigi! Love & Peace, After the Storm, Fukushima 50, Arc, Hiraba no Tsuki, hingga Romantics Anonymous. Sosoknya sebagai aktris keturunan Jepang-Korea yang berhasil menembus industri hiburan kedua negara akan menjadi warisan yang sulit dilupakan.
