Al Feiha vs Al-Ahli Saudi: Bondarenko Jadi Penentu, Al-Ahli Menang Dramatis 3-2

Cakrawala News – 23 Oktober 2026 | Duel al feiha vs al-ahli saudi pada pekan kesepuluh Liga Roshn Saudi Pro League berakhir dramatis. Al-Ahli harus bersusah payah mengamankan kemenangan 3-2 atas tuan rumah Al-Feiha di Stadion Al-Majmaah, Senin malam, 19 Oktober 2026, dalam laga yang diwarnai lima gol dan sempat berjalan penuh ketegangan.

Kemenangan ini membawa Al-Ahli mengoleksi 18 poin dan menempati posisi ketiga klasemen. Sementara Al-Feiha tertahan di 7 poin dan berada di peringkat ke-14. Hasil tersebut sekaligus menegaskan posisi Al-Ahli sebagai salah satu tim papan atas, meski performa mereka malam itu jauh dari mulus.

Al-Ahli Kehilangan Pemain Lebih Dulu

Al-Ahli memulai pertandingan dengan pukulan awal. Pada menit ke-14, mereka terpaksa melakukan pergantian paksa setelah Ziyad Al-Johani mengalami cedera. Artem Bondarenko dimasukkan untuk mengisi posisi yang ditinggalkan, dan pergantian itu ternyata menjadi titik balik penting bagi tim tamu.

Meski mendominasi penguasaan bola, Al-Ahli kesulitan menembus rapatnya pertahanan Al-Feiha. Serangan yang dibangun lewat sektor sayap berulang kali terbentur, dan sejumlah situasi offside membuat tekanan mereka tak berbuah gol. Al-Feiha memilih bermain sabar dan menunggu momentum untuk melancarkan serangan balik.

Momentum itu datang tepat di penghujung babak pertama. Pada menit ke-45, umpan dari sisi kiri yang dilepaskan bek Ahmed Bamsaud diterima Hugo Moura. Gelandang asal Brasil itu menggiring bola dari lini tengah hingga ke batas kotak penalti, lalu melepaskan tendangan keras dengan kaki kanan yang tak mampu diantisipasi kiper Abdulrahman Al-Sanbi. Bola bersarang di pojok kanan atas gawang Al-Ahli, dan tuan rumah unggul 1-0.

Keunggulan itu tak bertahan lama. Pada menit ke-45+3, Artem Bondarenko menyamakan kedudukan memanfaatkan situasi yang tercipta setelah ia masuk menggantikan Al-Johani. Babak pertama pun berakhir dengan skor imbang 1-1.

Lima Gol dan Drama di Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Al-Ahli menaikkan intensitas serangan. Mereka mengepung pertahanan Al-Feiha dan akhirnya mendapat hadiah penalti setelah Al-Hussein Boulharouz melakukan pelanggaran terhadap Matias Goncalves. Firas Al-Buraikan yang maju sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya pada menit ke-59, sekaligus mencatatkan gol pertamanya di Liga Roshn musim ini. Al-Ahli berbalik memimpin 2-1.

Namun Al-Feiha tak menyerah. Pada menit ke-65, Jayson Remeseiro menyamakan kedudukan lewat tendangan bebas langsung dengan kaki kanan yang meluncur ke sudut kanan atas gawang Al-Sanbi. Untuk kedua kalinya dalam laga al feiha vs al-ahli saudi ini, kiper Al-Ahli harus memungut bola dari gawangnya akibat tendangan keras dari jarak jauh. Skor kembali imbang 2-2 dan pertandingan terbuka lebar.

Penentu akhirnya datang dari Bondarenko. Pada menit ke-70, ia memanfaatkan sepak pojok yang dikirim Valentin Atangana dan menyontek bola dengan kaki kanan dari jarak sangat dekat. Gol sempat ditinjau melalui video assistant referee (VAR) sebelum akhirnya disahkan. Bondarenko pun layak dinobatkan sebagai pemain terbaik laga dengan dua golnya.

Konteks dan Dampak bagi Kedua Tim

Bagi Al-Ahli, kemenangan ini terasa penting karena mereka sempat berada dalam posisi tertinggal dan dua kali kebobolan oleh tendangan jarak jauh. Ketangguhan mental para pemain menjadi faktor yang membuat mereka mampu bangkit dan mengunci tiga poin di kandang lawan.

Sebaliknya, kekalahan ini memperpanjang kesulitan Al-Feiha. Meski tampil disiplin dan sempat dua kali menyamakan kedudukan, pasukan tuan rumah belum mampu mengubah perlawanan sengit menjadi poin. Posisi mereka di peringkat ke-14 menjadi peringatan bahwa konsistensi masih menjadi pekerjaan rumah utama.

Hasil pada laga al feiha vs al-ahli saudi ini juga menambah catatan bahwa pertandingan di Liga Roshn Saudi musim ini kerap berlangsung ketat. Selisih tipis dan gol-gol di menit akhir menjadi ciri yang mewarnai persaingan di papan tengah maupun papan atas.

Ke depan, Al-Ahli perlu menjaga momentum untuk mempertahankan posisi di tiga besar klasemen, sementara Al-Feiha dituntut segera memperbaiki efektivitas serangan agar dapat keluar dari tekanan di papan bawah. Kedua tim masih memiliki banyak laga tersisa, dan performa pada pekan-pekan berikutnya akan menentukan arah musim mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *