Al Hilal Rebut Puncak Klasemen, Al Qadsiah Kehilangan Nandez dan Terancam Krisis Pemain

Al Hilal Rebut Puncak Klasemen, Al Qadsiah Kehilangan Nandez dan Terancam Krisis Pemain
Al Hilal Rebut Puncak Klasemen, Al Qadsiah Kehilangan Nandez dan Terancam Krisis Pemain

Cakrawala News – 29 Oktober 2026 | Kekalahan dramatis dari al hilal berbuntut panjang bagi Al Qadsiah. Selain kehilangan posisi puncak klasemen Liga Roshn Arab Saudi, tim asal wilayah timur itu dipastikan tampil tanpa gelandang Uruguay Nahitan Nandez pada laga berikutnya melawan Al Riyadh, Kamis ini, di Stadion SHG Arena, Riyadh.

Nandez mengalami cedera saat Al Qadsiah takluk 2-3 dari al hilal di Stadion Kingdom Arena, Jumat lalu, pada pekan kesebelas Liga Roshn. Surat kabar Al-Riyadiah melaporkan bahwa cedera tersebut membuat sang pemain harus absen, menjadikannya pemain kelima yang tidak bisa diturunkan dalam pertandingan pekan kedua belas tersebut.

Sebelumnya, Al Qadsiah sudah kehilangan bek asal Spanyol Nacho Fernandez yang belum siap tampil, bek Pantai Gading Ali Diabate, serta pemain sayap Haitham Asiri. Ahmed Al-Sayahi menyusul masuk daftar absen setelah menderita cedera dalam laga melawan Al-Sadd Qatar, Senin lalu, pada pekan ketiga fase liga Liga Champions Asia Elite.

Dampak Langsung pada Papan Klasemen

Kekalahan dari al hilal tidak hanya merugikan Al Qadsiah dari sisi personel. Tim tersebut harus rela turun ke peringkat ketiga klasemen Liga Roshn dengan koleksi 25 poin, kalah selisih gol dari Al-Nassr yang menempati posisi kedua, dan tertinggal dua poin dari al hilal yang merebut puncak klasemen.

Bagi al hilal, hasil di Kingdom Arena menjadi modal berharga untuk mengokohkan posisi di puncak persaingan domestik. Namun, catatan di kompetisi kontinental justru menunjukkan sisi lain dari performa tim asuhan tersebut dalam beberapa hari terakhir.

Pada lanjutan fase liga Liga Champions Asia Elite 2026/2027, al hilal harus menelan kekalahan 1-3 dari klub Qatar Al Shamal di Stadion Al Bayt, Al Khor, Qatar, Selasa (27/10) waktu setempat. Al Shamal memastikan kemenangan lewat gol Wesley Said, Baghdad Bounedjah, dan Mohamed Ali Ben Romdhane, sementara al hilal sempat menyamakan kedudukan melalui Salem Al Dawsari.

Hasil itu membawa Al Shamal naik ke peringkat keenam klasemen sementara wilayah barat dengan lima poin, terpaut satu poin dari al hilal yang berada di posisi kelima. Kekalahan tersebut menjadi pukulan tersendiri mengingat al hilal baru saja menunjukkan kekuatan di liga domestik.

Jadwal Padat dan Ujian Kedalaman Skuad

Rangkaian pertandingan pada 26-28 Oktober 2026 memperlihatkan betapa padatnya kalender kompetisi yang harus dijalani klub-klub peserta ACL Elite. Pada wilayah timur, Johor Darul Ta’zim meraih kemenangan telak 3-0 atas Port FC di Stadion Sultan Ibrahim, Gelang Patah, Malaysia, berkat gol Jonathan Silva, Bergson, dan Juan Diego Molina Martinez atau Stoichkov.

Kemenangan itu membawa JDT naik ke peringkat kedua klasemen sementara wilayah timur dengan tujuh poin dari tiga pertandingan, unggul tujuh poin atas Port FC yang berada di posisi ke-15 tanpa poin. Sementara itu, pada pertandingan lain, Al Quwa Al Jawiya mengalahkan Pakhtakor 1-0, dan Shanghai Port tumbang 2-3 dari Cong An Ha Noi, sedangkan laga Al Nassr melawan Al Wasl ditunda.

Padatnya jadwal menjadi tantangan tersendiri bagi al hilal maupun Al Qadsiah. Kedua tim dituntut mampu menjaga kebugaran skuad sekaligus mempertahankan konsistensi performa di dua kompetisi berbeda, yakni Liga Roshn dan ACL Elite.

Bagi Al Qadsiah, absennya lima pemain inti menjadi ujian berat saat bertandang ke markas Al Riyadh. Pelatih dituntut mencari solusi agar lini tengah dan pertahanan tetap solid tanpa Nandez, Nacho, Diabate, Asiri, dan Al-Sayahi. Laga tersebut akan menjadi pembuktian apakah skuad cadangan mampu menjaga peluang tim dalam perburuan gelar.

Di sisi lain, al hilal memiliki kesempatan untuk segera bangkit dari kekalahan di ajang kontinental. Kemenangan atas Al Qadsiah di liga domestik menunjukkan bahwa tim tetap kompetitif di level lokal, meski konsistensi di ACL Elite masih perlu diperbaiki.

Yang perlu dicermati berikutnya adalah bagaimana al hilal mengelola beban pertandingan di dua kompetisi, sekaligus apakah Al Qadsiah mampu bertahan di jalur perburuan gelar tanpa sejumlah pemain kunci. Pertandingan pekan kedua belas Liga Roshn akan menjadi indikator awal bagi kedua tim dalam menghadapi fase sibuk musim ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *