Antonio Conte Masih Menganggur, Hadiri Laga AC Milan dan Dikaitkan Man United hingga Juventus

Antonio Conte Masih Menganggur, Hadiri Laga AC Milan dan Dikaitkan Man United hingga Juventus
Antonio Conte Masih Menganggur, Hadiri Laga AC Milan dan Dikaitkan Man United hingga Juventus

Cakrawala News – 19 September 2026 | Antonio Conte kembali menjadi sorotan setelah kedapatan hadir langsung di Stadion San Siro untuk menonton laga AC Milan melawan Benfica pada Liga Europa, Kamis (17/9/2026) dini hari. Statusnya yang masih menganggur usai meninggalkan Napoli pada musim panas 2026 membuat nama pelatih asal Italia itu kembali dihubungkan dengan sejumlah klub besar, mulai dari AC Milan, Juventus, hingga Manchester United.

Kehadiran Conte di tribun San Siro bertepatan dengan kekalahan memalukan AC Milan. Rossoneri tumbang 0-2 di kandang sendiri saat menjamu Benfica. Hasil itu memperpanjang tren buruk Milan yang gagal meraih kemenangan dalam tiga laga terakhir, sehingga posisi pelatih Ruben Amorim mulai menjadi sorotan.

Conte Dikaitkan dengan Kursi Pelatih AC Milan

Rumor soal Conte memang bukan hal baru. Melansir Football Italia, pelatih berusia 57 tahun itu telah dikaitkan dengan kemungkinan kepindahan ke AC Milan selama beberapa bulan terakhir, meski ia memiliki sejarah panjang bersama rival mereka, Inter Milan dan Juventus.

Namun, dukungan terhadap Amorim tetap mengalir dari dalam tim. Gelandang AC Milan, Ardon Jashari, menilai timnya tampil di bawah performa terbaik sehingga gagal mencetak gol dan justru kebobolan dua kali.

“Menurut saya, ada sesuatu yang kurang dari kami, baik saat menguasai bola maupun tidak. Ada yang hilang. Dan ketika performa tidak 100 persen, kami tidak mencetak gol, malah kebobolan,” tutur Jashari, dilansir dari Sempre Milan.

“Kami tidak berhasil menciptakan peluang sesuai dengan pola latihan kami. Kami harus tampil lebih baik dan saya yakin kami bisa melakukannya pada pertandingan-pertandingan berikutnya,” tambahnya.

Manchester United dan Juventus Ikut Memantau

Selain AC Milan, Manchester United disebut mempertimbangkan untuk merekrut Conte. Laporan Corriere della Sera menyebut nama pelatih berpengalaman asal Italia itu masuk dalam radar Setan Merah, yang saat ini tengah berada dalam tekanan bersama pelatih Michael Carrick.

Manchester United menelan kekalahan saat derby melawan Manchester City. Teranyar, mereka juga kalah dari Brighton & Hove Albion hingga harus tersingkir dari Piala Liga Inggris 2026-2027.

Meski begitu, laporan jurnalis The Athletic, Laurie Whitwell, menyebut posisi Carrick saat ini masih aman. Manajemen United dikabarkan tidak sedang menyusun rencana darurat untuk posisi pelatih kepala. Direktur sepak bola Jason Wilcox digambarkan sebagai sosok yang mengutamakan stabilitas.

Kendati demikian, Whitwell mengungkap ada kekhawatiran yang lebih mendalam soal performa para pemain United, khususnya terkait minimnya intensitas berlari dan ketidakmampuan menyulitkan penyerang lawan.

Di Italia, nama Conte juga disebut-sebut sebagai pengganti Luciano Spalletti di kursi pelatih Juventus. Posisi Spalletti tengah dalam tekanan setelah gagal menang dalam dua laga terakhir. Pascaditahan seri 1-1 oleh AC Milan, Juve keok 2-3 dari US Sassuolo pada akhir pekan lalu.

General Manager Juventus, Giovanni Carnevali, membantah kabar pergantian pelatih. Ia menegaskan posisi Spalletti tidak akan tergantikan.

“Seiring waktu, Juve akan jadi tim yang lebih kompetitif,” sebut Carnevali ketika diwawancarai di Radio Anch’io Sport.

“Semangatku tidak mengarah pada pergantian pelatih. Aku pun sama sekali tidak memikirkannya. Aku lebih suka menyusun rencana ke depan,” sambungnya.

Conte Menunggu Proyek yang Tepat

Di tengah derasnya rumor, Conte dikabarkan belum terburu-buru menentukan klub berikutnya. Menurut laporan Fabrizio Romano, pelatih yang membawa Napoli meraih satu gelar Serie A dan satu Supercoppa Italiana itu kini menunggu proyek yang sesuai sebelum melanjutkan kariernya.

Conte sebelumnya mendapat pendekatan dari Al-Ahli. Klub Arab Saudi itu disebut menawarkan gaji besar, tetapi ia tidak tertarik pindah ke Saudi Pro League. Ia juga sempat dikaitkan dengan Fenerbahce, namun kembali menolak pendekatan tersebut karena menilai proyek yang ditawarkan belum sesuai keinginannya.

Sikap itu menunjukkan Conte tidak terburu-buru memilih klub baru. Ia ingin memastikan proyek yang dijalankan klub tersebut sejalan dengan rencananya. Sejumlah pihak bahkan menyebut timnas Italia sempat meminati jasanya, tetapi hingga musim 2026-2027 ia masih tanpa klub.

Bagi Juventus, kegagalan di laga pembuka Liga Europa kontra NEC Nijmegen dan pertandingan melawan Atalanta dalam giornata kelima Serie A disebut menjadi penentu kontrak Spalletti, meski kontraknya baru berakhir pada musim panas 2028. Analis sepak bola Italia dan fans Juve menilai Conte lebih memahami karakter Juve ketimbang Spalletti.

Yang perlu dicermati, masa depan Conte masih abu-abu. Kehadirannya di San Siro menambah spekulasi, tetapi belum ada kepastian soal klub mana yang akan ia tangani berikutnya. Satu hal yang jelas, selama sejumlah klub besar bergolak, nama Antonio Conte akan terus muncul dalam bursa pelatih.

Exit mobile version