Cakrawala News – 11 September 2026 | Masyarakat yang ingin memastikan status kepesertaan bantuan sosial dapat melakukan cek desil lewat HP melalui laman resmi Cek Bansos Kementerian Sosial. Layanan ini memudahkan warga mengetahui apakah dirinya masih terdaftar sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau Sembako, sekaligus melihat posisi desil kesejahteraan keluarga berdasarkan data terbaru.
Penyaluran bansos PKH dan BPNT masih berlangsung pada September 2026. Karena itu, pengecekan mandiri menjadi langkah penting bagi warga yang ingin memastikan bantuannya sudah cair atau belum, tanpa harus mendatangi kantor kelurahan maupun dinas sosial setempat.
Desil dan Kaitannya dengan Penerima Bansos
Desil adalah pengelompokan keluarga berdasarkan tingkat kesejahteraan sosial ekonomi. Dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), keluarga dikelompokkan ke dalam 10 desil, masing-masing mewakili 10 persen rumah tangga di Indonesia.
Desil 1 menandai kelompok 10 persen rumah tangga dengan tingkat kesejahteraan paling rendah secara nasional. Kelompok ini menjadi salah satu sasaran utama berbagai program perlindungan sosial. Sementara itu, Desil 10 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi.
Urutan desil menunjukkan posisi tingkat kesejahteraan keluarga. Semakin kecil angka desil, semakin rendah tingkat kesejahteraan relatifnya. Adapun Desil 2 berada pada kelompok 11-20 persen terbawah, dan Desil 3 berada pada kelompok 21-30 persen terbawah. Keduanya masih tergolong rentan terhadap perubahan kondisi ekonomi.
Pemerintah menetapkan bahwa desil 1 sampai 4 dapat diusulkan sebagai penerima bansos PKH dan Sembako. Karena itu, warga yang berada di kelompok tersebut berpeluang besar masuk sebagai penerima manfaat program perlindungan sosial.
Perlu dipahami, desil tidak menunjukkan besaran penghasilan tertentu. Posisi desil menggambarkan tingkat kesejahteraan keluarga dibandingkan keluarga lain berdasarkan sejumlah karakteristik sosial dan ekonomi, seperti kondisi pekerjaan, pendidikan, kualitas tempat tinggal, daya listrik, kepemilikan aset, serta data sosial ekonomi lainnya. Perhitungan desil dilakukan ulang oleh Badan Pusat Statistik (BPS) secara periodik.
Langkah Cek Desil Lewat HP
Pengecekan desil dapat dilakukan secara online melalui laman resmi Cek Bansos Kemensos di cekbansos.kemensos.go.id. Masyarakat hanya perlu menyiapkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tercantum pada KTP. NIK harus sesuai dengan yang tertera di KTP agar data dapat ditemukan.
Berikut langkah-langkah cek desil lewat HP:
- Akses situs resmi Cek Bansos Kemensos melalui peramban di ponsel.
- Masukkan NIK sesuai KTP.
- Masukkan kode captcha yang tersedia. Jika kode kurang jelas, tekan tombol refresh untuk mendapatkan kode baru.
- Klik tombol Cari Data.
- Sistem akan menampilkan informasi terkait data penerima bantuan, termasuk informasi desil apabila tersedia.
Setelah hasil muncul, laman akan menampilkan nama penerima, peringkat desil, serta status kepesertaan bansos seperti BPNT, PKH, dan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK). Masyarakat dapat memperhatikan angka desil dan memastikan kolom status bantuan tertulis “YA”.
Data pada layanan Cek Bansos mencakup informasi terkait bansos, termasuk PKH dan bantuan sembako atau BPNT. Dengan mengetahui peringkat desil, masyarakat kurang mampu dapat memastikan kelayakan diri untuk menerima program bansos reguler.
Usul Sanggah jika Data Tidak Sesuai
Bagi warga yang merasa kondisi ekonominya belum sesuai dengan peringkat desil yang terdata, pembaruan data dapat diajukan melalui fitur Usul Sanggah pada aplikasi resmi Kemensos. Warga dapat menyampaikan kondisi keluarga terkini agar data yang tercatat di DTSEN diperbarui.
Langkah ini penting karena penyaluran bansos yang tepat sasaran bergantung pada akurasi data. Pemerintah menggunakan data desil untuk mengelompokkan tingkat kesejahteraan masyarakat, sehingga klasifikasi tersebut menjadi salah satu acuan dalam menentukan sasaran program bantuan sosial.
Agar proses pengecekan berjalan lancar, masyarakat disarankan mengakses layanan pada waktu yang tidak terlalu sibuk dan memastikan koneksi internet stabil. Pastikan pula NIK yang dimasukkan benar dan sesuai dengan dokumen kependudukan resmi.
Perlinsos Digital dan Perkembangan Berikutnya
Ke depan, pemerintah berencana meluncurkan Perlinsos Digital pada Oktober 2026, dengan pencairan bansos dimulai awal 2027. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya penyaluran bantuan yang lebih tepat sasaran dan terintegrasi.
Sementara itu, penyaluran PKH dan BPNT pada September 2026 masih berjalan. Masyarakat yang ingin memastikan statusnya dapat memanfaatkan layanan cek desil lewat HP secara berkala, terutama jika ada perubahan data keluarga maupun kondisi sosial ekonomi.
Dengan memahami posisi desil dan status kepesertaan, warga dapat lebih mudah mengetahui haknya sebagai penerima manfaat sekaligus mengambil langkah yang diperlukan apabila terdapat ketidaksesuaian data. Informasi resmi dari Kemensos tetap menjadi rujukan utama agar masyarakat tidak terjebak informasi keliru terkait bansos.
