Comeback Dramatis Torino vs Como: I Lariani Menang 3-1 dalam 11 Menit Terakhir

Comeback Dramatis Torino vs Como: I Lariani Menang 3-1 dalam 11 Menit Terakhir
Comeback Dramatis Torino vs Como: I Lariani Menang 3-1 dalam 11 Menit Terakhir

Cakrawala News – 30 Oktober 2026 | Laga torino vs como pada pekan kesembilan Serie A 2026/2027 berakhir dengan comeback dramatis. Como bangkit dari ketertinggalan dan mengalahkan Torino 3-1 di Stadion Olimpico Grande Torino, Turin, Selasa (27/10) waktu setempat atau Rabu (28/10) dini hari WIB. Kemenangan ini membawa Como naik ke peringkat keempat klasemen sementara dengan 20 poin dari sembilan pertandingan, terpaut lima poin dari Lazio di puncak.

Torino sebenarnya memimpin lebih dulu. Che Adams membuka keunggulan pada menit ke-24 setelah memanfaatkan umpan Kian Fitz-Jim dan kesalahan lini belakang Como. Sebelumnya, Como sempat membobol gawang tuan rumah melalui Anastasios Douvikas, tetapi gol itu dianulir wasit karena offside. Skor 1-0 untuk Torino bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Como meningkatkan tekanan. Namun gol baru datang pada fase akhir pertandingan. Jacobo Ramon, yang sebelumnya terlibat dalam kesalahan yang berujung gol Torino, menebusnya dengan sundulan pada menit ke-81 memanfaatkan umpan Nico Paz. Skor berubah 1-1.

Tak lama berselang, Nico Paz mencetak gol melalui umpan silang Yan Couto dan membawa Como berbalik unggul 2-1. Martin Baturina kemudian memastikan kemenangan pada masa injury time setelah merebut bola dari Nikola Vlasic dan mengecoh kiper Lucas Perri. Tiga gol dalam kurun waktu sekitar 11 menit menutup laga dengan skor 3-1.

Fabregas Puji Mentalitas dan Kedewasaan Tim

Pelatih Como, Cesc Fabregas, menilai kemenangan ini sebagai bukti ketahanan mental skuadnya. Ia menyebut timnya sempat kesulitan memaksimalkan peluang dan justru tertinggal lebih dulu, tetapi tidak mengendurkan tekanan.

“Kami menunjukkan kesabaran, kedewasaan, dan ketahanan yang luar biasa. Kami menolak menyerah hingga akhir,” ujar Fabregas kepada Sky Sport Italia.

Fabregas juga menyoroti konteks pertandingan. Menurutnya, laga melawan Torino merupakan pertandingan keempat Como dalam kurun waktu 10 hari. Ia menilai kemenangan ini menjadi ujian penting bagi kedewasaan tim, terlebih dengan jumlah pemain yang terbatas dan sejumlah pemain cedera.

Dalam pernyataannya kepada Sky Sport, Fabregas menegaskan ia tidak ingin timnya cepat berpuas diri. Ia menyebut Como masih harus membuktikan diri sebagai tim besar dan fokus pada peningkatan level permainan, bukan pada posisi klasemen.

“Dobbiamo dimostrare di essere una grande squadra, per noi è un anno totalmente nuovo, la cosa che mi interessa è alzare il livello e fare sempre meglio,” kata Fabregas.

Ia juga mengaku tidak memperhatikan jumlah poin maupun posisi di klasemen karena kompetisi baru berjalan hingga Oktober. Menurutnya, yang terpenting adalah melihat bagaimana tim berkembang dan menaikkan standar permainan.

Dampak pada Klasemen

Kemenangan pada torino vs como ini memperbaiki posisi Como di papan klasemen. Dengan 20 poin dari sembilan laga, I Lariani menempel ketat persaingan di papan atas, terpaut lima poin dari Lazio yang memimpin.

Sementara itu, Torino tertahan di peringkat kedelapan dengan 13 poin dari sembilan pertandingan. Il Toro berjarak tujuh poin dari posisi empat besar, sebuah jarak yang perlu segera dipangkas jika ingin bersaing di zona Liga Champions.

Bagi Torino, kekalahan ini menjadi pelajaran pahit bahwa keunggulan bukan jaminan. Mereka tampil dengan blok menengah-bawah dan sempat merepotkan Como, tetapi gagal mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir.

Sebaliknya, Como membuktikan satu hal sederhana: sebelum peluit akhir berbunyi, pertandingan belum selesai. Dengan jadwal padat dan skuad yang belum stabil, konsistensi menjadi pekerjaan rumah berikutnya bagi Fabregas dan anak asuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *