Como Vs Venezia 1-0: Penalti Lucas Da Cunha Bawa Como ke Tren Empat Kemenangan Beruntun

Como Vs Venezia 1-0: Penalti Lucas Da Cunha Bawa Como ke Tren Empat Kemenangan Beruntun
Como Vs Venezia 1-0: Penalti Lucas Da Cunha Bawa Como ke Tren Empat Kemenangan Beruntun

Cakrawala News – 02 November 2026 | Duel Como vs Venezia pada pekan ke-10 Liga Italia 2026/27 berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 untuk tuan rumah di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Minggu malam WIB. Gol tunggal penentu kemenangan skuad asuhan Cesc Fabregas dicetak Lucas Da Cunha melalui eksekusi penalti pada menit ke-43. Hasil ini menjadi kemenangan keempat secara beruntun bagi Como di kompetisi kasta tertinggi Italia.

Kemenangan tersebut menegaskan tren positif Como musim ini. Tim berjuluk Lariani itu langsung mengambil kendali permainan sejak menit awal dan mencatatkan penguasaan bola hingga 76 persen pada 18 menit pertama. Venezia, yang datang sebagai juru kunci, nyaris tidak mendapat ruang untuk mengembangkan permainan di hadapan pendukung tuan rumah.

Jalannya Pertandingan

Peluang terbaik pertama Como datang melalui kapten Lucas Da Cunha. Tembakan kaki kirinya setelah menerima umpan di tiang jauh masih mampu ditepis kiper Venezia, Filip Stankovic. Penjaga gawang asal Serbia itu berkali-kali menggagalkan peluang emas tuan rumah, termasuk upaya dari Marc-Oliver Kempf dan Martin Baturina.

Venezia sempat berada dalam tekanan berat ketika wasit Maria Ferrieri Caputi memberikan penalti akibat bola mengenai tangan gelandang Luis Milla di dalam kotak penalti. Namun, setelah meninjau tayangan Video Assistant Referee (VAR), wasit membatalkan keputusannya. Justru Como yang kemudian mendapatkan hadiah penalti menjelang akhir babak pertama.

Bek Venezia, Juan Jesus, melakukan pelanggaran terhadap Anastasios Douvikas di dalam kotak penalti ketika penyerang Como tersebut bersiap melepaskan tembakan. Wasit menunjuk titik putih dan memberikan kartu kuning kepada Juan Jesus. Lucas Da Cunha yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya. Tembakan kaki kirinya mengecoh Stankovic dan membawa Como unggul 1-0.

Memasuki babak kedua, pelatih Venezia Davide Nicola melakukan sejumlah penyegaran dengan memasukkan Kike Perez, John Yeboah, Toma Basic, dan Richie Sagrado untuk mengejar ketertinggalan. Meski demikian, lini belakang Como mampu menjaga keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.

Como Vs Venezia dan Catatan Klasemen

Dalam laga kandang tersebut, Fabregas tidak diperkuat sejumlah pilar utama akibat cedera, termasuk Moise Kean yang diperkirakan absen lima minggu, serta Assane Diao, Jesus Rodriguez, Trevoh Chalobah, dan Addai. Kondisi ini membuat kemenangan atas Venezia kian berarti bagi kedalaman skuad Como.

Terkait jumlah poin dan posisi klasemen, terdapat perbedaan data dari sejumlah laporan. Satu laporan menyebutkan Como mengoleksi 23 poin dari 10 pertandingan dan menempati peringkat keempat, hanya terpaut tiga poin dari Lazio di puncak klasemen. Sementara laporan lain menyebut Como berada di peringkat kelima dengan raihan 20 poin. Perbedaan angka ini perlu dikonfirmasi lebih lanjut merujuk pada klasemen resmi Liga Italia.

Yang jelas, hasil Como vs Venezia memperpanjang tren positif tuan rumah. Sebelumnya, Como meraih kemenangan 3-1 atas Torino pada pertengahan pekan dan menang 2-0 atas Sassuolo. Rangkaian hasil tersebut menempatkan Como di jajaran atas klasemen pada fase awal musim ini.

Sebaliknya, kekalahan ini semakin memperburuk posisi Venezia. Mereka masih terpuruk di dasar klasemen dengan hanya mengoleksi tiga poin dari 10 pertandingan. Catatan tersebut menjadi sinyal bahaya bagi tim asuhan Davide Nicola yang terus kesulitan meraih hasil positif.

Yang Perlu Diperhatikan Selanjutnya

Bagi Como, konsistensi menjadi kunci untuk mempertahankan posisi di papan atas. Jadwal padat dan badai cedera yang menerpa sejumlah pemain inti akan menjadi ujian tersendiri bagi Fabregas dalam meracik komposisi tim. Kemenangan atas Venezia setidaknya menunjukkan bahwa kedalaman skuad Como masih mampu menutup celah yang ditinggalkan para pemain absen.

Sementara itu, Venezia dituntut segera bangkit jika ingin keluar dari zona degradasi. Dengan hanya tiga poin dari 10 laga, Davide Nicola perlu menemukan formula baru agar timnya mampu bersaing di level Liga Italia. Pertandingan berikutnya akan menjadi momen krusial bagi kedua tim untuk membuktikan arah perjalanan mereka musim ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *