Cakrawala News – 08 September 2026 | Debut Diego Moreira bersama AC Milan dalam laga melawan Juventus yang berakhir imbang 1-1 di Allianz Stadium, Turin, pada Senin (7/9/2026) dini hari WIB, menuai sorotan tajam. Winger asal Portugal yang baru direkrut dari Strasbourg itu tampil sebagai starter, namun performanya dinilai belum mampu memberikan dampak signifikan bagi timnya. Laga ini juga mengungkap masalah bersama yang dihadapi kedua raksasa Italia tersebut dalam persaingan menuju puncak klasemen Serie A.
Jalannya Pertandingan dan Peran Diego Moreira
Pada pekan ketiga Serie A 2026/2027, Juventus dan AC Milan saling berhadapan dalam laga yang sempat berjalan ketat dan minim peluang. Pada babak pertama, kedua tim belum mampu mencetak gol. Pelatih Milan, Ruben Amorim, kemudian melakukan dua pergantian pada menit ke-61 dengan memasukkan Alphadjo Cisse dan Samuel Chukwueze, menggantikan Diego Moreira dan Adrien Rabiot. Keputusan ini terbukti efektif karena tujuh menit kemudian, umpan Chukwueze berhasil diselesaikan Cisse untuk membawa Milan unggul 1-0.
Namun, Juventus tidak menyerah. Pelatih Luciano Spalletti memasukkan Federico Gatti pada menit ke-89, dan bek tersebut berhasil menyamakan kedudukan melalui sundulan pada menit ke-90+2. Skor 1-1 bertahan hingga akhir laga, membuat kedua tim harus berbagi poin. Hasil ini menjadi kegagalan pertama Milan meraih kemenangan di awal musim, setelah sebelumnya sukses memenangkan dua laga pembuka.
Penilaian Performa Diego Moreira dari Media Italia
Penampilan Diego Moreira yang baru pertama kali bermain untuk Milan dalam laga sebesar ini memang dinilai belum meyakinkan. Media Italia memberikan nilai yang rendah untuk pemain berusia 22 tahun tersebut. La Gazzetta dello Sport memberinya nilai 5,5, sementara Corriere dello Sport juga memberinya 5,5, dan Tuttosport bahkan memberinya 5. Nilai-nilai tersebut menunjukkan bahwa debutnya di bawah tekanan berjalan sulit, dan ia belum mampu menunjukkan kualitas terbaiknya.
Sebaliknya, Alphadjo Cisse yang menjadi pemain pengganti justru tampil impresif dan mendapat nilai tinggi, seperti 7 dari La Gazzetta dello Sport dan 7,5 dari Tuttosport. Sementara itu, pemain lain seperti Mike Maignan, Luka Modric, dan Samuel Chukwueze juga mendapat apresiasi dengan nilai 6,5 dari beberapa media.
Masalah Bersama Juventus dan Milan
Laga ini tidak hanya menyoroti performa individu, tetapi juga mengungkap masalah kolektif yang dihadapi Juventus dan Milan. Kedua tim sama-sama menunjukkan kualitas di beberapa momen, tetapi gagal tampil dominan sepanjang pertandingan. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan dengan tim-tim papan atas seperti Inter dan Roma yang saat ini memuncaki klasemen. Baik Juventus maupun Milan masih memiliki pekerjaan rumah untuk memperbaiki organisasi pertahanan dan kreativitas di lini depan.
Kolo Muani, penyerang Juventus, juga tampil mengecewakan dalam laga ini, sehingga memicu spekulasi tentang perannya di klub. Sementara itu, pelatih Milan, Ruben Amorim, dihadapkan pada teka-teki bagaimana mengintegrasikan Diego Moreira ke dalam skema tim, mengingat performa Samuel Chukwueze yang sedang apik. Beberapa pengamat menilai Moreira lebih cocok dimainkan di sisi kiri, di mana Pervis Estupinan belum tampil meyakinkan, sehingga Chukwueze bisa menjadi starter di kanan.
Langkah Selanjutnya
Menjelang laga-laga berikutnya, pelatih Milan, Ruben Amorim, kemungkinan akan menyesuaikan taktik untuk memberikan peran yang lebih jelas kepada Diego Moreira dan memperbaiki hubungan antarlini. Sementara itu, Juventus perlu memperkuat lini belakang mereka agar tidak kebobolan gol di menit-menit akhir seperti yang terjadi dalam laga ini. Kedua tim masih memiliki banyak waktu untuk membenahi diri dan bersaing memperebutkan scudetto, namun hasil imbang ini menjadi peringatan bahwa jalan menuju puncak masih panjang.












