Gamba Osaka Jadi Pembuka Kekalahan CAHN di AFC Champions League Elite

Gamba Osaka Jadi Pembuka Kekalahan CAHN di AFC Champions League Elite
Gamba Osaka Jadi Pembuka Kekalahan CAHN di AFC Champions League Elite

Cakrawala News – 27 Oktober 2026 | Kekalahan dari Gamba Osaka menjadi awal buruk perjalanan CLB Công an Hà Nội (CAHN) di AFC Champions League Elite. Tim asal Vietnam itu takluk pada laga pembuka menghadapi wakil Jepang tersebut, lalu kembali menelan kekalahan dari Kashima Antlers pada pertandingan berikutnya. Hasil dua laga itu membuat CAHN belum mengoleksi poin dan kini berada di bawah tekanan menjelang lawatan ke markas Shanghai Port FC, klub yang disebut sebagai juara Liga China.

Dua kekalahan beruntun melawan wakil Jepang itu diakui menjadi pukulan tersendiri bagi skuad asuhan Mano Polking. Meski begitu, pelatih berkebangsaan Brasil tersebut menegaskan timnya tidak kehilangan semangat dan tetap menikmati persaingan di kompetisi baru yang mereka jalani.

Persiapan CAHN Jelang Hadapi Shanghai Port

Menjelang laga ketiga, Polking menyatakan timnya telah tiba di Shanghai dua hari lebih awal untuk mempersiapkan segala kebutuhan para pemain. Menurutnya, seluruh tim menjalani sesi latihan berkualitas pada hari sebelumnya dan merasa sepenuhnya siap menghadapi pertandingan.

“Kami sudah berada di sini sejak dua hari lalu untuk mempersiapkan kondisi terbaik bagi para pemain. Seluruh tim menjalani latihan yang sangat berkualitas kemarin dan merasa sepenuhnya siap. AFC Champions League Elite adalah ajang yang benar-benar baru, tetapi kami sungguh menikmati perjalanan ini,” ujar Polking dalam sesi konferensi pers.

Ia menambahkan bahwa CAHN datang ke Shanghai dengan tujuan yang jelas: tampil sebaik mungkin, mewakili sepak bola Vietnam secara layak, dan berupaya meraih poin pertama di turnamen ini. Ambisi serupa juga disampaikan gelandang Damia Sabater Tous, yang menegaskan kebanggaan seluruh pemain karena bisa mewakili sepak bola Vietnam di pentas Asia.

Tantangan Berat dan Absennya Đình Bắc

Di sisi lain, Shanghai Port FC memiliki modal lebih baik. Klub yang disebut sebagai juara China itu telah mengumpulkan empat poin dari dua laga pertama. Bermain di kandang sendiri di Pudong Stadium, mereka diprediksi bakal menyulitkan CAHN.

Meski demikian, sejumlah pihak menilai Shanghai Port FC masih menjadi lawan yang lebih seimbang dibanding dua wakil Jepang yang sebelumnya menghadapi CAHN. Hal ini membuat peluang tim tamu untuk meraih hasil positif tetap terbuka, kendati mereka tampil di luar kandang.

Namun, CAHN dipastikan tidak diperkuat penyerang Nguyễn Đình Bắc yang absen karena masalah kesehatan. Kehilangan pemain tersebut dinilai sebagai kerugian signifikan bagi lini serang tim, tetapi skuad tetap menunjukkan kepercayaan diri sebelum pertandingan dimulai.

Rekor dan Konteks Kompetisi

Bagi Gamba Osaka, kemenangan atas CAHN menjadi bagian dari performa mereka di kompetisi Asia. Dalam data klasemen yang tersedia, Gamba Osaka mencatat posisi kedua dari 16 tim dengan koleksi enam poin dari dua pertandingan di wilayah East Region. Sementara di kompetisi domestik J1 League 2026, klub tersebut menempati peringkat kelima dari sepuluh tim dengan 28 poin dari 18 laga, dengan rincian sepuluh kemenangan tanpa hasil imbang dan delapan kekalahan.

Catatan itu menunjukkan bahwa Gamba Osaka memang bukan lawan yang mudah. Kekalahan CAHN atas mereka menjadi gambaran nyata betapa kerasnya persaingan di AFC Champions League Elite, terutama bagi tim yang baru pertama kali tampil di kompetisi ini.

Bagi CAHN, laga melawan Shanghai Port FC menjadi kesempatan untuk memperbaiki catatan. Sebelumnya, tim asal Hanoi tersebut juga tengah menghadapi tren kurang baik di kompetisi domestik dengan tiga pertandingan beruntun tanpa kemenangan, baik imbang maupun kalah. Tekanan untuk segera bangkit pun semakin besar.

Pertandingan antara Shanghai Port FC dan CAHN dijadwalkan berlangsung pada 27 Oktober pukul 17.00 waktu setempat di Pudong Stadium, China. Hasil laga ini akan menentukan arah langkah CAHN di kompetisi, sekaligus menguji sejauh mana mereka mampu bangkit setelah kekalahan dari Gamba Osaka dan Kashima Antlers.

Bagi publik sepak bola Vietnam, pertandingan ini menjadi tolok ukur kemampuan klub mereka bersaing di level Asia. Sementara bagi CAHN, meraih poin pertama bukan hanya soal angka, tetapi juga soal menjaga kepercayaan diri dan membuktikan bahwa kekalahan dari wakil Jepang, termasuk Gamba Osaka, bukan akhir dari segalanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *