Greece vs Germany Berakhir 0-0, Jerman Era Klopp Baru Menang Sekali dari Empat Laga

Greece vs Germany Berakhir 0-0, Jerman Era Klopp Baru Menang Sekali dari Empat Laga
Greece vs Germany Berakhir 0-0, Jerman Era Klopp Baru Menang Sekali dari Empat Laga

Cakrawala News – 06 Oktober 2026 | Duel greece vs germany di UEFA Nations League berakhir tanpa gol di Thessaloniki, Yunani, pada Minggu malam waktu setempat. Hasil imbang 0-0 itu membuat tim asuhan Jürgen Klopp baru mengoleksi satu kemenangan dari empat pertandingan sejak menangani Die Mannschaft. Yunani kembali merepotkan Jerman setelah pekan sebelumnya mencatat kemenangan pertama mereka atas negara itu.

Jerman mendominasi pertandingan dengan penguasaan bola lebih besar, jumlah umpan lebih banyak, dan peluang lebih banyak. Namun, tidak ada satu pun yang berbuah gol. Bahkan, gol Jonathan Burkardt pada babak pertama dianulir setelah video asisten wasit (VAR) mendeteksi sentuhan tangan Tom Bischof di awal serangan.

Klopp mencoba menyegarkan lini serangnya dengan memasukkan Nick Woltemade dan pemain Cologne, Said El Mala, menggantikan Jonathan Burkardt dan Lennart Karl pada setengah jam terakhir. Meski begitu, peluang terbaik di akhir laga justru datang dari tuan rumah melalui Georgios Masouras.

Rekor Klopp dan Posisi Jerman di Grup

Sepanjang jeda internasional, Jerman memainkan empat laga Nations League. Mereka bermain imbang 1-1 melawan Belanda, kalah dari Yunani, meraih satu-satunya kemenangan atas Serbia 2-0, lalu ditahan imbang Yunani tanpa gol. Dari empat pertandingan tersebut, Klopp mencatatkan satu kemenangan, satu kekalahan, dan dua hasil imbang.

Dengan lima poin dari empat pertandingan, Jerman berada di posisi ketiga grup. Belanda dan Yunani masing-masing mengumpulkan delapan poin, sementara Serbia belum meraih poin. Posisi tersebut membuat Jerman harus berjuang keras untuk lolos ke perempat final.

Kekalahan dari Yunani sebelumnya menjadi noda tersendiri. Itu adalah kekalahan pertama Jerman dari Yunani dan merusak debut kandang Klopp. Meski demikian, hasil imbang terbaru menunjukkan ada perbaikan dalam hal pertahanan, meskipun penyelesaian akhir masih menjadi persoalan.

Portugal Melaju Tanpa Ronaldo

Di grup lain, Portugal menjadi tim pertama yang memastikan tempat di perempat final Nations League setelah mengalahkan Norwegia 2-1. Kemenangan itu membuat Portugal sempurna dengan empat kemenangan di Grup A4. Goncalo Ramos menjadi penentu kemenangan pada menit ke-86 setelah Joao Cancelo menyamakan kedudukan atas gol indah Kristoffer Ajer dari luar kotak penalti.

Portugal tampil tanpa Cristiano Ronaldo, yang meninggalkan pemusatan latihan setelah dilatih Jorge Jesus dicadangkan. Jesus menyatakan dirinya siap menerima kembali Ronaldo ke tim nasional, tetapi keputusan sepenuhnya ada di tangan pemain berusia 41 tahun itu.

Dalam laga lain di Grup A4, Denmark mengalahkan Wales 1-0 lewat penalti Rasmus Højlund pada menit akhir. Denmark berada di posisi kedua dengan dua kemenangan, sedangkan Wales dan Norwegia masing-masing meraih satu kemenangan. Erling Haaland gagal mencetak gol untuk kedua kalinya berturut-turut dan ditarik keluar pada menit ke-67.

Hasil Lain dan Papan Klasemen

Belanda mengalahkan Serbia 2-1 di Eindhoven berkat gol penentu Joshua Zirkzee. Pemain Manchester United itu masuk sebagai pemain pengganti pada babak kedua dan menyelesaikan umpan silang Tijjani Reijnders dengan sontekan sederhana. Kemenangan tersebut membawa Belanda ke puncak grup.

Yunani dan Belanda sama-sama mengoleksi delapan poin, diikuti Jerman dengan lima poin dan Serbia tanpa poin. Sementara itu, di Grup B3, Kosovo dan Austria bermain imbang 1-1. Azerbaijan mengalahkan Lithuania 1-0, dan Malta menang 1-0 atas Andorra.

Bagi Jerman, jeda internasional perdana di era Klopp menjadi pelajaran berharga. Mantan pelatih Liverpool itu mendapat waktu untuk bereksperimen dan menarik kesimpulan, tetapi hasilnya menunjukkan tidak ada solusi instan bagi tim nasional Jerman setelah satu dekade penuh kekecewaan.

Pertandingan greece vs germany kali ini menegaskan bahwa Yunani bukan lawan yang bisa diremehkan, terlebih setelah kemenangan bersejarah mereka pekan lalu. Sementara Jerman, dengan hanya satu kemenangan dari empat laga, masih mencari bentuk terbaiknya di bawah Klopp.

Ke depan, Jerman perlu segera memperbaiki efektivitas lini serang jika ingin menjaga peluang lolos ke perempat final. Yunani, di sisi lain, membuktikan konsistensi mereka dengan delapan poin dan berpeluang besar melanjutkan kejutan di Nations League musim ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *