Hukum  

Istri Sah Dwi Bagus Minta Suami Taubat Usai Habisi Istri Siri dan Anaknya

Istri Sah Dwi Bagus Minta Suami Taubat Usai Habisi Istri Siri dan Anaknya
Istri Sah Dwi Bagus Minta Suami Taubat Usai Habisi Istri Siri dan Anaknya

Cakrawala News – 30 Oktober 2026 | Permintaan istri sah Bagus 3 tahun dibohongi, minta suami taubat usai habisi istri siri dan anaknya menjadi sorotan publik setelah momen emosional di Kota Madiun, Jawa Timur, beredar luas di media sosial. Marta, istri sah Dwi Bagus Martono (40), meminta suaminya menerima segala konsekuensi dan bertobat setelah pria itu ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan berencana terhadap istri sirinya, Dini Hardiyanti (30), dan anak sambungnya, AGF (4).

Momen tersebut terjadi di rumah pribadi Bagus di Jalan Kunir, Kelurahan Ngegong, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Selasa (27/10/2026) malam, setelah polisi menuntaskan rangkaian prarekonstruksi kasus tersebut. Dalam pertemuan itu, Bagus menangis hingga bersimpuh di hadapan Marta dan meminta maaf kepada istrinya.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Arbaridi Jumhur mengungkapkan isi pesan Marta yang disampaikan dengan mimik wajah emosional. Menurutnya, Marta berusaha menguatkan suaminya sekaligus mengingatkan agar bertanggung jawab atas perbuatan yang telah dilakukan.

“Intinya, ‘sudah, semua sudah terjadi, terima aja, sabar, banyakin salat’. Jadi gitu aja, menguatkan lah gitu,” kata Jumhur, Kamis (29/10/2026).

Pesan itulah yang membuat Bagus langsung menangis dan bersimpuh untuk meminta maaf kepada Marta. “Bagus ya nangis waktu itu, minta maaf dia sama istrinya,” ungkap Jumhur.

Rangkaian Rekonstruksi di Tiga Lokasi

Pertemuan emosional tersebut berlangsung setelah penyidik menuntaskan rekonstruksi kasus pembunuhan Dini dan AGF. Dalam rekonstruksi itu, tersangka memperagakan total 38 adegan di tiga lokasi berbeda di Kota Madiun.

Lokasi pertama adalah Hotel Mataram Baru di Jalan dr Soetomo. Setelah itu, penyidik membawa Bagus ke rumah kosong milik almarhum orang tuanya di Jalan Doho, Gang Tentrem, Kelurahan Winongo. Lokasi ketiga adalah rumah pribadi Bagus di Jalan Kunir, Kelurahan Ngegong, tempat warga sempat meneriakkan hujatan kepada tersangka yang menyaksikan proses rekonstruksi.

Setelah seluruh rangkaian selesai, tim Polda Jatim memberikan kesempatan kepada Bagus untuk bertemu dengan Marta. Video ketika Bagus bersimpuh dan menangis di hadapan istri sahnya kemudian beredar di media sosial dan menyita perhatian warganet.

Bantahan Narasi Viral dan Isi Percakapan

Sempat beredar narasi bahwa istri sah memeluk pelaku karena syok mengetahui suaminya menikah diam-diam dan berbuat keji. Namun, seorang kerabat atau teman dari istri sah membagikan tangkapan layar utas seorang aparat yang turut mengawal jalannya prarekonstruksi melalui media sosial X pada Rabu (28/10/2026).

Berdasarkan keterangan aparat tersebut, pertemuan antara istri sah dan Dwi Bagus bukanlah skenario atau permintaan pihak kepolisian. Marta secara khusus meminta waktu kepada petugas untuk berbicara empat mata dengan pelaku usai prarekonstruksi selesai.

Dalam perbincangan singkat yang penuh emosi itu, istri sah tidak meluapkan amarah, melainkan memberikan nasihat agar suaminya bersikap ksatria dan jujur kepada penyidik. Nasihat itu sejalan dengan permintaan istri sah Bagus yang dibohongi selama tiga tahun, yang meminta suaminya bertobat dan bertanggung jawab atas perbuatannya.

Latar Belakang Pernikahan Siri

Kasus ini juga menyingkap latar belakang pernikahan siri yang berjalan sekitar tiga tahun. Kuasa hukum keluarga korban, Ikbal Sermaf, menyatakan keluarga Dini sebenarnya sudah mengetahui bahwa Bagus memiliki istri sah saat keduanya menjalani pernikahan siri.

Menurut Ikbal, Bagus bahkan sempat tinggal di rumah orang tua Dini di Bogor sebelum mengajak Dini dan anaknya berpindah tempat tinggal. “Dari keluarga korban tersendiri memang sudah tahu ya sebenarnya, karena saya juga sampaikan sekali lagi bahwa artinya mereka ini menikah secara siri itu bagi kami kan sah secara agama,” kata Ikbal di Mapolda Jatim, Senin (27/10/2026).

Ikbal menambahkan, Dini sempat berniat meresmikan hubungan mereka lewat isbat nikah. Namun, proses itu memerlukan persetujuan dari istri sah Bagus. Ia juga menyebut Bagus tidak memiliki anak dari pernikahan pertamanya, sementara AGF merupakan anak Dini dari hubungan sebelumnya dan menjadi anak sambung bagi Bagus.

Komunikasi terakhir antara Dini dan keluarganya terjadi pada 20 September 2026 sekitar pukul 09.00 WIB. Setelah itu, keluarga tidak lagi dapat menghubungi Dini. Keluarga kemudian mendatangi Madiun dan melaporkan kehilangan Dini serta anaknya ke polisi pada 7 Oktober 2026 karena mendapat informasi keduanya terakhir bersama Bagus.

Profil dan Modus Penyembunyian

Dwi Bagus Martono diketahui merupakan lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan spesialisasi di bidang pertambangan minyak lepas pantai. Ia memiliki keahlian pada proyek pengelasan bawah air untuk sektor minyak lepas pantai dan aktif sebagai konsultan industri perkapalan internasional.

Pekerjaan tingkat tinggi itu menuntut Bagus hampir selalu berada di luar Indonesia dalam jangka waktu panjang. Kesibukan serta pola kerja lepas pantai tersebut diduga dimanfaatkan pelaku untuk menyembunyikan hubungannya dengan Dini, yang telah dipacari selama tiga tahun dan dinikahi secara siri selama dua tahun, tanpa terdeteksi oleh istri sah.

Hingga kini, Polda Jatim masih menangani kasus pembunuhan berencana tersebut. Perhatian publik kini tertuju pada proses hukum yang berjalan, termasuk permintaan istri sah Bagus yang dibohongi selama tiga tahun agar suaminya benar-benar bertobat dan bersikap jujur kepada penyidik.

Momen tangis dan permintaan maaf Bagus di hadapan Marta menjadi pengingat bahwa di balik kasus pidana yang sedang diusut, ada pihak-pihak yang turut menanggung dampak emosional. Dukungan dan penguatan dari keluarga, termasuk dari istri sah yang memilih menasihati alih-alih meluapkan amarah, menjadi bagian dari dinamika kasus ini yang masih akan terus berkembang mengikuti jalannya penyidikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *