Ivan Mamut Masih Nol Starter di Persija, Shin Tae-yong Buka Suara soal Alasannya

Ivan Mamut Masih Nol Starter di Persija, Shin Tae-yong Buka Suara soal Alasannya
Ivan Mamut Masih Nol Starter di Persija, Shin Tae-yong Buka Suara soal Alasannya

Cakrawala News – 28 Oktober 2026 | Nama Ivan Mamut kembali menjadi perbincangan di kalangan pendukung Persija Jakarta. Striker asal Kroasia itu hingga pekan ketujuh BRI Super League 2026/2027 belum pernah sekali pun dipercaya tampil sebagai starter, meski sempat menjadi pahlawan kemenangan Macan Kemayoran pada laga debutnya. Pelatih Persija, Shin Tae-yong, akhirnya angkat bicara mengenai situasi tersebut dan memberikan penjelasan terkait keputusannya selama ini.

Ivan Mamut diresmikan sebagai pemain Persija Jakarta pada 10 September 2026, hanya dua hari sebelum pertandingan pekan kedua musim ini melawan Persib Bandung. Meski baru bergabung, ia langsung menunjukkan tajinya. Masuk sebagai pemain pengganti, Ivan Mamut mencetak gol penentu kemenangan Persija atas Persib pada menit 90+5′. Gol tersebut sontak membuat namanya cepat dikenal publik sepak bola nasional.

Sejak momen itu, Shin Tae-yong terus memberikan kesempatan bermain kepada Ivan Mamut. Namun, kesempatan tersebut selalu datang dari bangku cadangan. Hingga pekan keenam saat Persija menghadapi Arema FC pada Rabu (22/10), striker berusia 29 tahun itu belum sekalipun masuk dalam susunan sebelas pertama.

Menit Bermain Terus Bertambah

Meski tak pernah menjadi starter, catatan menit bermain Ivan Mamut menunjukkan tren positif. Menurut keterangan yang disampaikan Shin Tae-yong, waktu bermain penyerang anyar tersebut selalu bertambah di setiap pertandingan, dengan pengecualian pada laga melawan Arema FC. Hal ini mengindikasikan bahwa pelatih asal Korea Selatan itu memang sengaja mengelola beban bermain Ivan Mamut secara bertahap.

Kondisi tersebut juga tidak lepas dari kebutuhan taktik tim. Persija memiliki stok penyerang yang cukup melimpah, salah satunya Alexander Jeremejeff. Dalam laga melawan Persik Kediri pada pekan kedelapan di Jakarta International Stadium, Senin (26/10/2026), nama Jeremejeff kembali menjadi andalan di lini depan. Berdasarkan statistik pada lembar susunan pemain, Jeremejeff tercatat telah mencetak enam gol dalam enam penampilan.

Pada pertandingan yang berakhir dengan kemenangan 2-1 untuk Persija itu, Ivan Mamut kembali masuk dalam daftar pemain cadangan. Ia bergabung di bangku cadangan bersama sejumlah nama lain seperti Muchamad Aqil Savik, Muhamad Hafizh Rizkianur, Ilham Rio Fahmi, Rizky Ridho, Victor Dethan, Kwon Changhoon, Pratama Arhan, Jordi Amat, Kyohei Yoshino, Figo Dennis Saputrananto, dan Eksel Timothy Joseph Runtukahu. Sementara di lini depan, Shin Tae-yong memilih Witan Sulaiman, Alexander Jeremejeff, dan Arlyansyah Abdulmanan sejak menit awal.

Persaingan di Lini Depan Persija

Keputusan Shin Tae-yong untuk belum memainkan Ivan Mamut sebagai starter tak bisa dilepaskan dari ketatnya persaingan di lini serang Macan Kemayoran. Dengan performa Jeremejeff yang konsisten mencetak gol, pelatih berusia 55 tahun itu memiliki alasan kuat untuk mempertahankan komposisi yang ada. Di sisi lain, Ivan Mamut tetap menjadi opsi yang diandalkan ketika tim membutuhkan tenaga segar di babak kedua.

Peran sebagai super sub sebenarnya bukan hal baru bagi Ivan Mamut. Golnya ke gawang Persib Bandung menjadi bukti bahwa ia mampu memberikan dampak instan meski hanya bermain dalam waktu singkat. Kontribusi semacam ini kerap menjadi pembeda dalam pertandingan-pertandingan ketat, terutama ketika lawan mulai kelelahan di menit-menit akhir.

Kendati demikian, status sebagai pemain pelapis tentu memunculkan pertanyaan di kalangan Jakmania. Pasalnya, Ivan Mamut didatangkan dengan ekspektasi besar setelah penampilan impresifnya di laga debut. Sebagian pendukung berharap ia segera mendapatkan kesempatan tampil sejak menit pertama, terutama jika lini depan Persija menemui kebuntuan.

Fokus pada Kolektivitas Tim

Terlepas dari polemik menit bermain, Persija Jakarta secara keseluruhan tampil cukup solid dalam beberapa pekan terakhir. Kemenangan comeback atas Persik Kediri menjadi bukti ketangguhan skuad asuhan Shin Tae-yong. Sempat tertinggal lebih dulu lewat gol tandukan Imanol Garcia pada menit ke-10, Persija bangkit pada babak kedua dan menyamakan kedudukan melalui tandukan Denis Kolinger pada menit ke-64, sebelum akhirnya memastikan kemenangan 2-1.

Hasil tersebut menunjukkan bahwa rotasi dan pengelolaan skuad yang dilakukan Shin Tae-yong berjalan sesuai rencana. Pelatih berkebangsaan Korea Selatan itu tampaknya lebih memilih pendekatan hati-hati dalam mengintegrasikan Ivan Mamut ke dalam sistem permainannya, alih-alih memaksakan sang pemain tampil sejak awal.

Bagi Ivan Mamut sendiri, situasi ini menjadi tantangan tersendiri. Ia dituntut untuk terus menjaga ketajaman dan kesiapan setiap kali dipanggil masuk, karena peluang menjadi starter bisa datang kapan saja seiring padatnya jadwal kompetisi. Konsistensi dalam latihan dan performa saat diberi kesempatan akan menjadi kunci bagi penyerang kelahiran Kroasia tersebut untuk merebut tempat di starting eleven.

Ke depan, publik sepak bola Indonesia tentu akan menantikan apakah Ivan Mamut akhirnya mendapatkan kesempatan tampil sejak menit awal. Penjelasan yang telah disampaikan Shin Tae-yong setidaknya memberikan gambaran bahwa keputusan tersebut bukan tanpa alasan, melainkan bagian dari strategi besar tim. Yang jelas, selama Ivan Mamut mampu mempertahankan kontribusinya, perdebatan soal status starter kemungkinan akan terus mengiringi perjalanan Persija musim ini.

Exit mobile version