Cakrawala News – 26 September 2026 | Pertandingan jepang vs uruguay dalam laga persahabatan internasional berakhir dengan kemenangan meyakinkan 3-1 untuk tuan rumah Jepang di Miyagi Stadium pada 24 September 2026. Kekalahan ini menjadi debut pahit bagi Diego Forlan, yang baru resmi menangani tim nasional Uruguay menggantikan Marcelo Bielsa.
Jepang langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan. Tekanan yang dibangun skuad Samurai Biru berbuah hasil pada menit ke-12 melalui gol Kuryu Matsuki, membawa tuan rumah unggul 1-0.
Uruguay tidak tinggal diam. La Celeste yang diperkuat pemain seperti Darwin Nunez dan Rodrigo Bentancur berusaha membalas. Upaya mereka membuahkan hasil menjelang babak pertama berakhir lewat gol Maximiliano Araujo, sehingga kedudukan imbang 1-1 saat turun minum.
Dua Gol di Injury Time Hancurkan Perlawanan Uruguay
Babak kedua berlangsung ketat dengan kedua tim saling adu strategi. Jepang menggunakan formasi 3-4-2-1 yang mengandalkan kreativitas lini tengah dan serang, sementara Uruguay memakai formasi 4-4-2.
Uruguay beberapa kali menciptakan peluang berbahaya, namun kiper Jepang, Hayakawa, tampil apik menjaga gawangnya. Pertahanan Uruguay yang berjuang keras akhirnya runtuh di masa injury time.
Jepang mencetak dua gol tambahan melalui Kento Shiogai pada menit 90+2 dan Ayase Ueda pada menit 90+6. Gol penutup itu memastikan kemenangan 3-1 bagi tuan rumah dan memperpanjang catatan positif Jepang saat bermain di kandang sendiri.
Ueda Ungkap Rahasia Gol Penutup
Penyerang Jepang yang baru direkrut Lille, Ayase Ueda, mengungkapkan bahwa golnya pada menit 90+6 merupakan hasil kerja sama yang telah direncanakan sebelumnya. Ia menyebut gol tersebut lahir dari assist Junya Ito.
“Itu adalah sesuatu yang telah saya dan Junya diskusikan sebelum pertandingan, jadi saya senang itu menghasilkan gol,” kata Ayase Ueda.
Ueda juga mengakui bahwa ia sudah memperkirakan laga melawan Uruguay akan berjalan sulit. Meski demikian, ia menegaskan timnas Jepang mampu menghadapinya dengan bermain agresif sejak babak pertama.
“Kami memperkirakan ini akan menjadi pertandingan yang sulit melawan tim Amerika Selatan yang kuat. Saya pikir kami mampu bermain agresif dan sepak bola yang bagus sebagai sebuah tim sejak babak pertama,” jelasnya.
Pelatih Jepang Belum Puas
Meski meraih kemenangan meyakinkan, pelatih timnas Jepang Hajime Moriyasu mengaku belum sepenuhnya puas. Ia menilai timnya masih perlu meningkatkan penguasaan bola dan tekanan untuk merebut kembali bola.
“Menurut saya, kami harus berusaha mengendalikan permainan dengan menjaga penguasaan bola sekaligus melakukan tekanan untuk merebutnya kembali,” ujar Moriyasu.
Moriyasu menambahkan bahwa persaingan di tingkat dunia sangat berat. Ia berharap timnya mampu bertahan di tengah situasi tersebut, tetap sabar dengan gaya permainan khas Jepang, serta berjuang sebagai satu kesatuan tim hingga akhir demi meraih kemenangan.
Dampak dan Agenda Berikutnya
Kemenangan ini memperpanjang catatan positif Jepang saat bermain di kandang sendiri. Jepang yang menempati peringkat 17 dunia menunjukkan dominasi atas Uruguay yang berada di peringkat 20 dunia.
Dari sembilan pertemuan, Jepang dan Uruguay sama-sama mengoleksi tiga kemenangan dan sisanya berakhir imbang. Hasil laga jepang vs uruguay ini menjadi evaluasi penting bagi Uruguay yang sedang dalam masa transisi di bawah pelatih baru.
Bagi Diego Forlan, kekalahan ini menjadi catatan pertama dalam karier kepelatihannya bersama La Celeste. Uruguay dijadwalkan menghadapi Korea Selatan pada 28 September 2026 dalam laga persahabatan berikutnya sebagai bagian dari persiapan mereka untuk kompetisi mendatang.
Sementara itu, Jepang masih memiliki tiga pertandingan lagi dalam seri persahabatan di kandang, termasuk melawan Venezuela dan Ekuador. Ueda berharap timnya bisa memenangkan seluruh laga tersebut.
“Kami memiliki tiga pertandingan lagi di Jepang dalam seri ini, jadi kami ingin memenangkan semuanya dan melakukan yang terbaik agar masing-masing dari kami dapat melanjutkan ke tahap berikutnya,” pungkas Ayase Ueda.
Laga jepang vs uruguay menjadi gambaran bagaimana kedua tim memanfaatkan uji coba sebagai ajang persiapan taktis. Bagi Jepang, kemenangan ini menambah kepercayaan diri menghadapi lawan-lawan kuat berikutnya. Bagi Uruguay, hasil ini menjadi bahan evaluasi penting bagi Forlan untuk membangun fondasi tim di era barunya.
