Cakrawala News – 25 September 2026 | Penampilan Jos Buttler menjadi sorotan utama dalam laga kriket One Day International (ODI) kedua antara Inggris dan Sri Lanka di Headingley, Leeds, pada 24 September 2026. Meski menorehkan rekor sebagai pemain Inggris pertama yang melewati 10.000 run di format white-ball, Buttler harus meninggalkan lapangan karena cedera hamstring. Kekalahan Inggris dari Sri Lanka dengan selisih 16 run ini turut mengingatkan pada pesan José Mourinho kirim pesan untuk para pemain Real Madrid usai kalah dari Atletico Madrid, di mana seorang pelatih menekankan pentingnya bangkit setelah kekalahan menyakitkan.
Buttler mencapai tonggak sejarah tersebut setelah mengumpulkan total 10.062 run dari 367 pertandingan dan 326 innings di gabungan ODI dan T20I. Rata-rata runnya berada di angka 37,12 dengan 13 abad dan 60 half-century. Ia menjadi pemain Inggris pertama yang menembus angka 10.000 run di format white-ball, sebuah pencapaian yang belum pernah diraih batter Inggris mana pun sebelumnya.
Dalam laga tersebut, Buttler tampil gemilang dengan mencetak 69 run dari 49 bola, termasuk lima four dan lima six, dengan strike rate 140,82. Namun, ia harus retire hurt pada over ke-38 setelah mengalami cedera hamstring saat berlari di antara wicket. Ia sempat kembali ke lapangan pada over ke-48, tetapi hanya mampu menambah dua run sebelum akhirnya tersingkir.
Kekalahan Inggris di Tengah Sorotan Rekor
Sri Lanka yang memilih batting terlebih dahulu setelah memenangkan undian berhasil membukukan 321 run untuk 6 wicket dalam 50 over. Kapten Sri Lanka, Kusal Mendis, menjadi bintang dengan 121 run dari 100 bola, termasuk 14 four dan tiga six. Mendis juga mencapai 5.000 run ODI dalam 158 pertandingan pada inning tersebut, menjadikan laga ini sebagai pertandingan dengan dua tonggak sejarah dari kedua tim.
Inggris sempat tampil impresif di awal chase. Pasangan pembuka Ben Duckett dan Tom Banton membangun kemitraan 143 run dengan cepat. Duckett mencetak 67 run, sementara Banton menorehkan 73 run. Inggris melampaui 50 run dalam enam over dan mencapai 82-0 setelah 10 over, yang merupakan skor Powerplay ODI tertinggi mereka melawan Sri Lanka.
Namun, Dunith Wellalage menjadi pembeda dengan bowling 3-49. Ia menyingkirkan Duckett dan Banton sebelum menjebak kapten Inggris, Harry Brook, lbw. Inggris tiba-tiba berada di posisi 157-3 dan masih membutuhkan 165 run. Sachindu Colombage kemudian menyingkirkan Joe Root untuk 17 run.
Buttler sempat memberikan harapan dengan mencetak half-century ODI ke-46 dari hanya 36 bola. Akan tetapi, cederanya mengubah jalannya pertandingan. Will Jacks yang mencoba menstabilkan inning mencapai 52 run, tetapi Sri Lanka terus menekan laju skor. Rehan Ahmed, Gus Atkinson, dan Jamie Overton berguguran saat bowling kematian Sri Lanka mengambil kendali.
Inggris akhirnya menutup inning dengan 305 run untuk 9 wicket dalam 50 over. Jofra Archer dan Josh Tongue yang membutuhkan 19 run dari over terakhir hanya mampu menambah tiga run. Kemenangan 16 run ini menyamakan kedudukan seri menjadi 1-1.
Reaksi dan Dampak Cedera Buttler
Kapten Inggris, Harry Brook, mengakui kekalahan ini sebagai pertandingan yang luar biasa. Ia menegaskan timnya akan kembali ke meja gambar untuk mempersiapkan laga penentuan di The Oval. Brook juga menyoroti cedera Buttler yang dinilainya datang di momen yang tidak ideal, namun ia menegaskan tidak ingin terlalu larut dalam kekecewaan.
Kusal Mendis yang dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan menyatakan kebahagiaannya atas kemenangan dan ratusan run yang ia cetak. Menurutnya, performa keseluruhan tim sangat baik dan ia menekankan pentingnya fokus pada pertandingan berikutnya dengan melakukan hal-hal dasar dengan benar.
Dari sisi statistik, Buttler kini mencatatkan 5.678 run ODI dalam 204 pertandingan dengan rata-rata 39,15 dan strike rate 115,54. Ia telah mencetak 11 abad dan 30 half-century di ODI, menjadikannya pencetak run tertinggi ketiga Inggris di format tersebut. Sementara di T20I, ia mengumpulkan 4.384 run dalam 163 pertandingan dengan rata-rata 34,79 dan strike rate 150,13, termasuk dua abad dan 30 half-century.
Cedera hamstring yang dialami Buttler membuatnya dipastikan absen pada laga penentuan di The Oval, Minggu, 27 September 2026. Hal ini menjadi pukulan bagi Inggris yang berambisi memenangkan seri. Seperti pesan José Mourinho kirim pesan untuk para pemain Real Madrid usai kalah dari Atletico Madrid, para pemain dituntut untuk segera melupakan kekalahan dan fokus pada pertandingan berikutnya.
Laga ketiga dan terakhir akan menjadi penentu bagi kedua tim. Inggris harus mencari solusi tanpa Buttler, sementara Sri Lanka datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menghentikan rentetan empat kekalahan dalam tur. Pertandingan di The Oval akan menjadi ujian mental bagi kedua tim, terutama bagi Inggris yang kehilangan salah satu pemain kunci mereka di momen krusial.
Dengan rekor 10.000 run yang sudah terukir, fokus Buttler kini beralih ke pemulihan cederanya. Sementara itu, pesan José Mourinho kirim pesan untuk para pemain Real Madrid usai kalah dari Atletico Madrid dapat menjadi cerminan bagaimana sebuah tim harus merespons kekalahan dengan sikap profesional dan semangat bangkit.
