Cakrawala News – 29 September 2026 | Kembali ke Si Jalak Harupat, Kevin Mendoza: rasanya seperti di rumah. Kiper Timnas Filipina itu mengaku tersentuh dan bahagia bisa kembali ke Bandung bersama skuad Filipina untuk menjalani laga Grup B FIFA ASEAN Cup 2026. Stadion Si Jalak Harupat di Soreang, Kabupaten Bandung, menjadi saksi kembalinya sejumlah mantan pemain Persib Bandung yang kini membela panji Filipina.
Kevin Mendoza bukan satu-satunya nama yang akrab bagi publik Bandung. Bersamanya hadir pula Daisuke Sato, bek yang pernah memperkuat Persib pada 2022 hingga 2024. Keduanya datang bukan untuk membela Maung Bandung, melainkan membela Filipina di ajang FIFA ASEAN Cup 2026.
Filipina tergabung di Grup B bersama Vietnam, Pakistan, dan Thailand. Seluruh pertandingan Grup B digelar di Stadion Si Jalak Harupat. Pada laga perdana, Sabtu (26/9/2026) malam, Filipina harus mengakui keunggulan Vietnam dengan skor tipis 0-1.
Kevin dan Sato memang tidak diturunkan dalam pertandingan tersebut. Namun, keduanya tetap menjadi sorotan penonton. Nama mereka beberapa kali terdengar dari tribun Si Jalak Harupat, menunjukkan bahwa hubungan keduanya dengan Bobotoh belum benar-benar putus.
Sambutan Bobotoh yang Membekas
Bagi Kevin, kembali ke Bandung sekaligus bertemu lagi dengan Bobotoh menjadi momen emosional. Kiper Chonburi FC itu mengaku sangat tersentuh melihat para penggemar yang hadir di stadion.
“Saat melihat para penggemar, Bobotoh, saya sangat tersentuh dan bahagia bisa melihat mereka semua. Saya merasa sangat terhormat mereka ada di sana untuk mendukung kami, dan ya, saya sangat senang melihat mereka,” ucap Kevin, Minggu (27/9/2026).
“Sangat luar biasa melihat mereka dan mendengar mereka menyanyikan lagu untuk saya. Jadi, saya sangat bahagia bisa melihat mereka,” sambungnya.
Kevin bahkan mengaku sudah memiliki tekad untuk kembali ke Bandung sejak mengetahui Filipina akan memainkan seluruh laga Grup B di Si Jalak Harupat. Saat mendapat kabar tersebut, ia langsung berpikir untuk datang ke kota yang pernah menjadi rumahnya.
“Saat saya mendengar kami akan bermain di Bandung, saya tahu saya harus pergi. Jadi, apa pun yang terjadi, saya ingin datang. Karena Bandung dan Bobotoh memiliki tempat yang sangat spesial di hati saya. Jadi, saya sangat bersyukur atas semua dukungan, baik di stadion maupun di sekitar kota saat mereka melihat saya,” ucapnya.
Kembali ke Si Jalak Harupat, Kevin Mendoza: rasanya seperti di rumah menjadi ungkapan yang berulang ia sampaikan. Ia mengaku senang bisa kembali dan merasakan lagi suasana kota yang lekat dalam ingatannya.
“Ya, rasanya sangat menyenangkan bisa kembali. Terasa seperti di rumah sendiri,” kata Kevin Mendoza sambil tersenyum.
Daisuke Sato dan Kenangan Rumah Kedua
Daisuke Sato merasakan hal serupa. Bek berusia 32 tahun itu menyebut Bandung sebagai rumah keduanya. Ia mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang masih mengingat kiprahnya bersama Persib.
“Rasanya luar biasa bisa kembali lagi. Orang-orang menyambut saya kembali. Saya sangat senang bisa berada di sini lagi,” kata Sato di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (26/9/2026).
“Sudah cukup lama juga, jadi saya sangat senang bisa kembali,” lanjutnya.
Sato mengaku tak sabar kembali ke Bandung usai mengetahui Filipina bermain di Grup B. Bahkan sebelum resmi dipanggil membela tim nasional, ia telah optimistis bisa bergabung dengan tim.
“Pasti hal pertama yang terlintas di pikiran saya, saya sangat bersemangat, Anda tahu. Saya sangat bersemangat. Karena, ya, saya menyebut tempat ini sudah seperti rumah kedua bagi saya. Jadi, saya sangat senang mendengarnya,” kata Sato.
Sato juga sempat berbicara dengan Kevin Mendoza mengenai kembalinya mereka ke Bandung. Keduanya sama-sama mendapat sambutan dari publik Bandung setelah kembali ke kota tersebut.
“Kami tahu apa yang kami harapkan. Banyak sambutan hangat dari masyarakat yang kami dapatkan dan itu sangat luar biasa,” ucap Sato.
Fokus pada Laga Berikutnya
Kekalahan dari Vietnam tak lantas membuat Kevin kehilangan optimisme. Filipina masih memiliki dua pertandingan untuk memperbaiki posisi di Grup B. Sebelum laga melawan Vietnam, Kevin menyatakan kepercayaan dirinya terhadap kesiapan tim.
“Kami cukup memiliki kepercayaan diri yang baik setelah kami menjalani beberapa sesi latihan yang bagus, jadi kami siap untuk menghadapi Vietnam,” kata Kevin Mendoza.
Filipina datang dengan komposisi yang dinilai solid oleh sang kiper. Ia mengakui ada beberapa nama yang absen, namun meyakini kualitas yang tersedia cukup untuk bersaing di lapangan.
“Kami memiliki skuad yang sangat bagus kali ini. Walaupun harus kehilangan beberapa pemain, tetapi kami tetap sangat kuat,” ujar Kevin.
Kepercayaan diri itu bertumpu pada kesiapan tim setelah serangkaian latihan. Mendoza menilai intensitas kerja dalam persiapan membuat mereka siap tampil kompetitif sejak menit awal.
“Jadi, saya cukup yakin kami bisa turun ke lapangan dan bersaing dengan sangat baik,” tutur Kevin.
Selain Kevin dan Sato, Filipina juga diperkuat mantan pemain Persita, Cristian Rontini. Kehadiran sejumlah nama yang pernah berkarier di Indonesia menambah warna tersendiri pada laga Grup B di Si Jalak Harupat.
Bagi publik Bandung, kembalinya Kevin Mendoza dan Daisuke Sato menjadi pengingat akan jejak mereka bersama Persib. Kembali ke Si Jalak Harupat, Kevin Mendoza: rasanya seperti di rumah, sebuah pernyataan yang menggambarkan kedekatan emosional antara pemain dan kota yang pernah membesarkan namanya.
Yang perlu diperhatikan selanjutnya adalah bagaimana Filipina memanfaatkan dua laga tersisa di Grup B untuk menjaga peluang lolos. Dukungan dari tribun Si Jalak Harupat, termasuk dari Bobotoh yang masih mengenang kedua mantan pemain Persib itu, bisa menjadi energi tambahan bagi skuad asuhan pelatih Filipina.
