Sosial  

Krisjiana Jalani Vasektomi, Ingin Hormati Siti Badriah yang Sudah Berkorban

Krisjiana Jalani Vasektomi, Ingin Hormati Siti Badriah yang Sudah Berkorban
Krisjiana Jalani Vasektomi, Ingin Hormati Siti Badriah yang Sudah Berkorban

Cakrawala News – 20 September 2026 | Krisjiana, suami Siti Badriah, jalani vasektomi, ingin hormati istri [titlebase] sebagai bentuk penghormatan atas beban fisik yang sudah ditanggung sang istri selama hamil dan melahirkan. Keputusan tersebut disampaikan Siti Badriah melalui unggahan Instagram pada Rabu (16/9/2026), saat ia mendampingi Krisjiana di atas bed pasien sebelum prosedur dilakukan. Dua anak mereka juga terlihat berada di sisi sang ayah.

“Bismillah lancar operasinya.. terimakasih banyak sayangku,” tulis Siti Badriah dalam keterangan unggahannya. Vasektomi sendiri merupakan operasi untuk menghentikan kesuburan pria secara permanen sebagai alat kontrasepsi, dengan cara memotong dan memblokir saluran yang membawa sperma (vas deferens).

Alasan di Balik Keputusan

Krisjiana mengungkapkan bahwa keputusan ini muncul setelah Siti Badriah mengalami keterlambatan menstruasi selama dua minggu. Kekhawatiran akan kehamilan baru membuat pasangan yang menikah pada 25 Juli 2019 itu memeriksakan diri ke dokter. Hasil pemeriksaan menyatakan Siti Badriah tidak hamil, dan dokter kemudian menyarankan program keluarga berencana.

Menurut Krisjiana, dokter menjelaskan berbagai pilihan KB untuk perempuan, lalu menyebut vasektomi sebagai metode yang dinilai paling aman meski jarang dipilih. Ia mengaku awalnya mengira vasektomi sama dengan pengebirian seperti pada hewan. Setelah mendapat penjelasan, ia memahami bahwa prosedur ini bersifat semi-permanen dan masih memungkinkan memiliki anak lagi melalui penyambungan saluran atau metode bayi tabung.

“Jadi itu tuh semi-permanen. Kita kalau misalnya mau punya anak lagi, itu bisa disatuin lagi. Bisa disatuin lagi atau dengan opsi kedua dengan cara bayi tabung,” kata pria berusia 32 tahun itu saat ditemui di Mandaya Royal Hospital Puri, Tangerang.

Ia menegaskan tidak ingin Siti Badriah kembali menanggung beban kontrasepsi dan perubahan hormon. Pengalaman saat mengandung anak pertama menjadi pertimbangan utama, ketika Siti mengalami kondisi pengentalan darah yang memerlukan suntikan setiap hari, serta kenaikan berat badan hingga 35 kilogram.

“Terus aku mikir, waduh kalau misalnya Siti harus KB dan lain-lain, kayaknya terlalu banyak beban yang udah dia lakukan, dari hamil, melahirkan, itu kan sesuatu yang enggak mudah ya,” ujarnya. “Jadi apa salahnya untuk saat ini aku yang ambil beban itu.”

Kekhawatiran Siti Badriah

Di sisi lain, Siti Badriah mengaku sempat diliputi kekhawatiran dan meminta sang suami mempertimbangkan ulang keputusannya. Ia bahkan menawarkan diri untuk kembali menggunakan kontrasepsi. “Aku tuh kepikiran kayak, ‘Udah deh, kamu batalin aja deh. Kamu yakin enggak?’ Enggak apa-apa deh aku aja deh yang KB,” ujar Siti Badriah di lokasi yang sama.

Kekhawatiran itu muncul karena ia memikirkan kemungkinan Krisjiana ingin memiliki anak lagi di masa depan, termasuk bila ia lebih dulu berpulang. “Menyesal kemudian hari gitu, takutnya menyesal. Terus aku juga mikir ya takutnya aku duluan yang enggak ada, terus tiba-tiba dia pengin punya anak lagi enggak bisa gitu kan,” tuturnya.

Meski sempat ragu, Siti akhirnya menerima keputusan suaminya yang disebut sudah dipikirkan matang. Ia mengaku bangga dan terharu karena keputusan besar itu diambil tanpa memaksanya kembali hamil.

Sementara itu, Krisjiana menyadari vasektomi masih dianggap tabu oleh sebagian masyarakat, terutama bagi pria di usia produktif. Ia mengaku berani melangkah karena memiliki referensi dari pengalaman sang kakak yang lebih dulu menjalani prosedur serupa. “Aku berani melakukan ini karena memang kakak aku duluan yang melakukan,” ujarnya.

Pandangan Medis dan Konteks

Pakar seksologi dr Boyke Dian Nugraha, SpOG, MARS, menjelaskan bahwa vasektomi merupakan metode pengendalian kelahiran yang dirancang untuk pria dengan memutus suplai sperma. Karena sifatnya permanen, prosedur penyambungan kembali tidak selalu berhasil memulihkan kesuburan. Konsultasi dengan dokter spesialis urologi dan diskusi bersama pasangan menjadi bagian penting sebelum tindakan dilakukan.

Keputusan Krisjiana menjalani vasektomi memancing beragam komentar dari netizen. Menanggapi hal tersebut, ia membuka sesi tanya jawab melalui Instagram Story. Salah satu netizen mempertanyakan keputusannya, bahkan menyinggung kemungkinan jika suatu hari ia dan Siti Badriah bercerai.

Kasus ini menambah gambaran bahwa pembagian tanggung jawab kontrasepsi dalam keluarga masih menjadi perbincangan, terutama ketika pria mengambil peran yang selama ini lebih sering dibebankan kepada perempuan. Prosedur yang dijalani Krisjiana juga menunjukkan bahwa vasektomi tetap memerlukan pertimbangan matang, konsultasi medis, dan kesepakatan pasangan sebelum diputuskan.

Exit mobile version