Lakers Kalah Pertama Musim Ini dari Trail Blazers, Cetak Sejarah Aneh soal Teknis

Lakers Kalah Pertama Musim Ini dari Trail Blazers, Cetak Sejarah Aneh soal Teknis
Lakers Kalah Pertama Musim Ini dari Trail Blazers, Cetak Sejarah Aneh soal Teknis

Cakrawala News – 29 Oktober 2026 | Los Angeles Lakers menelan kekalahan pertama mereka di musim 2026-27 setelah tumbang 129-136 dari Portland Trail Blazers dalam laga lakers vs trail blazers di Crypto.com Arena, Los Angeles, Selasa (27/10/2026) malam waktu setempat. Duel ini bukan sekadar pertarungan skor tinggi, tetapi juga mencatat rekor teknis yang tidak biasa di liga.

Lakers dan Blazers tercatat menghasilkan tujuh pelanggaran teknis yang bukan bersifat unsportsmanlike dalam satu pertandingan: empat untuk defensive 3-seconds dan tiga untuk flopping. Kombinasi tersebut menjadikan laga ini salah satu pertandingan paling unik musim ini dari sisi disiplin permainan.

Dari sisi permainan, kekalahan ini memperlihatkan masalah pertahanan yang sudah menjadi pertanyaan besar bagi Lakers sejak awal musim. Mereka kebobolan 136 poin, sementara Blazers tampil lebih efisien dengan tembakan 59 persen dari lapangan dan 18 tembakan tiga angka.

Doncic Moncer, Pertahanan Lakers Jadi Sorotan

Luka Doncic tampil dominan dengan 41 poin dan sembilan assist, termasuk enam tembakan tiga angka. Ini menjadi performa besarnya setelah mencetak 52 poin di Utah akhir pekan lalu, sekaligus penampilan ke-10 baginya yang melewati 50 poin dalam kurang dari dua tahun bersama Lakers. Austin Reaves menambahkan 26 poin, sedangkan Sandro Mamukelashvili menyumbang 17 poin dari bangku cadangan.

Meski menembak 56 persen dari lapangan dan mencetak 17 tripoin, produktivitas ofensif Lakers tidak cukup menutupi buruknya pertahanan. Blazers mencetak sedikitnya 32 poin di setiap kuarter dan enam pemain mereka mencetak dua digit angka.

Di kubu Blazers, Ja Morant dan Deni Avdija masing-masing mencetak 23 poin, sementara Damian Lillard menambahkan 21 poin plus tembakan tiga angka krusial dengan sisa 43 detik. Jrue Holiday menyumbang 22 poin. Portland menutup laga dengan laju 15-8 dan tetap sempurna 3-0 di bawah pelatih baru Micah Nori, menjadikannya start terbaik kedua franchise dalam 15 tahun terakhir.

Reaves Soroti Disiplin Rencana Permainan

Austin Reaves menilai masalah utama bukan pada penyesuaian taktik, melainkan pada eksekusi rencana permainan yang tidak berjalan baik. Menurutnya, Lakers kerap kalah dalam pertahanan satu lawan satu di titik serang, sehingga Morant dan Avdija leluasa masuk ke area terlarang dan membuka ruang tembakan tiga angka.

“Game plan discipline wasn’t great. We gotta talk more on the defensive end and just be sharper in our base coverages,” ujar Reaves usai laga.

Reaves menegaskan bahwa kesalahan pertahanan terjadi hampir di seluruh tim, bukan hanya pada satu pemain, termasuk dirinya sendiri. Ia juga mengingatkan agar kekuatan ofensif tidak dijadikan alasan untuk mengabaikan perawatan bola dan pertahanan transisi.

Senada dengan Reaves, center Walker Kessler mengakui tanggung jawabnya sebagai jangkar pertahanan tim. Ia menyebut Lakers sebenarnya cukup baik dalam bertahan saat transisi dan membatasi poin peluang kedua, tetapi gagal di pertahanan setengah lapangan.

“I pride myself on being the leader on the defense and I didn’t perform tonight. But we’ll figure it out,” kata Kessler.

Kessler juga menyoroti detail teknis seperti pengenalan karakteristik pemain lawan dan penanganan layar (screen), yang menurutnya masih perlu diperbaiki oleh seluruh tim.

Ujian Berikutnya Datang Cepat

Kekalahan dalam lakers vs trail blazers ini menjadi peringatan dini bagi Lakers yang mengandalkan serangan berkualitas dengan rating ofensif 126,7, tertinggi kedua di liga di bawah Blazers. Namun, kekuatan ofensif itu tidak akan berarti banyak jika pertahanan terus bocor.

Lakers tidak punya banyak waktu untuk merenung. Mereka akan langsung menghadapi Los Angeles Clippers pada Rabu, kurang dari 24 jam setelah kekalahan ini. Reaves menyatakan fokusnya kini adalah kembali ke jalur kemenangan.

Bagi Blazers, kemenangan dalam lakers vs trail blazers ini memperkuat start impresif mereka dan menunjukkan keseimbangan serangan yang berbahaya. Sementara bagi Lakers, pertanyaan seputar pertahanan yang sempat mereda di awal musim kembali mencuat, dan jawabannya harus segera diberikan sebelum jadwal padat menekan tim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *