Leverkusen Vs Nürnberg 2:5, Klose Sebut Hasil Terlalu Tinggi

Leverkusen Vs Nürnberg 2:5, Klose Sebut Hasil Terlalu Tinggi
Leverkusen Vs Nürnberg 2:5, Klose Sebut Hasil Terlalu Tinggi

Cakrawala News – 30 Oktober 2026 | Duel leverkusen vs nürnberg di putaran kedua DFB-Pokal berakhir dengan skor 5:2 untuk Bayer Leverkusen, tetapi jalannya pertandingan di BayArena pada Rabu (28/10/2026) malam tidak sesederhana angka akhirnya. Tim tamu 1. FC Nürnberg sempat unggul 2:0 sebelum akhirnya takluk setelah Leverkusen bangkit di babak kedua.

Pelatih Nürnberg, Miroslav Klose, bahkan menyebut pertandingan ini sebagai ujian kelas Bundesliga bagi timnya yang berambisi promosi dari 2. Bundesliga. Menurutnya, kekalahan 2:5 terlalu besar untuk menggambarkan kualitas permainan anak asuhnya, khususnya di 45 menit pertama.

“5:2 itu sedikit terlalu tinggi, karena kami tidak pantas mendapatkannya, dilihat dari cara kami bermain di babak pertama,” kata Klose usai laga.

Nürnberg Kejutkan Tuan Rumah di Babak Pertama

Nürnberg tampil mengejutkan sejak menit awal. Rafael Lubach membuka keunggulan pada menit ke-13, lalu Sigurd Haugen menggandakan skor pada menit ke-30. Dua gol itu membuat 29.681 penonton di stadion terdiam dan sempat membuka peluang kejutan besar.

Klose mengaku sangat puas dengan performa timnya di paruh pertama. Ia menilai para pemainnya berani menguasai bola dan memanfaatkan momen transisi dengan baik.

“Babak pertama luar biasa dari tim saya, sangat berani dalam penguasaan bola dan punya momen transisi yang bagus,” ujarnya.

Namun, gol balasan Edmond Tapsoba pada menit ke-41 menjelang turun minum menjadi titik balik. Klose mengakui gol tersebut membuat timnya kehilangan momentum.

“Gol itu sepertinya sedikit mematahkan kami. Setelah itu mereka menemukan kelincahan dan rotasi permainan mereka, dan itu menjadi sulit,” jelas pelatih asal Jerman itu.

Standar Bola Mati Jadi Biang Kerok

Di babak kedua, Leverkusen benar-benar menguasai pertandingan. Tapsoba menyamakan kedudukan pada menit ke-49, lalu Patrik Schick mencetak gol dari titik penalti pada menit ke-70. Jonas Hofmann menambah keunggulan pada menit ke-78, dan Lucas Vázquez menutup pesta gol pada menit ke-89.

Kiper sekaligus kapten Nürnberg, Jan Reichert, menyoroti kelemahan timnya dalam mengantisipasi bola mati. Tiga dari lima gol Leverkusen lahir dari situasi standar, termasuk dua gol langsung setelah sepak pojok dan satu dari penalti.

“Tiga gol terjadi dari situasi bola mati, itu harus kami pertahankan lebih baik,” kata Reichert.

Menariknya, Leverkusen sebelumnya belum pernah mencetak gol dari bola mati di Bundesliga musim ini. Seluruh 16 gol mereka tercipta dari permainan terbuka. Namun melawan Nürnberg, kelemahan itu justru menjadi celah yang dieksploitasi tuan rumah.

Meski begitu, Reichert menilai secara keseluruhan timnya tampil cukup baik melawan lawan berkualitas tinggi. Ia menegaskan bahwa di luar situasi bola mati, Nürnberg mampu bersaing selama sebagian besar pertandingan.

Pujian dari Kubu Leverkusen

Pelatih Leverkusen, Carles Martínez, mengakui timnya sempat dibuat kewalahan. Ia menyebut Nürnberg bermain sangat baik, terutama di sektor penyerangan, dan menegaskan bahwa timnya sudah diperingatkan sejak awal.

“Mereka bermain sangat, sangat baik, terutama secara ofensif. Jika Anda tidak siap, Anda bisa melihat dengan jelas apa yang bisa terjadi,” ujar Martínez.

Senada dengan pelatihnya, gelandang Leverkusen Jonas Hofmann melontarkan pujian tinggi kepada calon lawannya itu.

“Itu bisa menjadi tim yang sangat, sangat bagus yang akan kita lihat di Bundesliga tahun depan,” kata Hofmann.

Pujian tersebut menjadi sinyal positif bagi Nürnberg yang saat ini berada di posisi kedua klasemen 2. Bundesliga dan masuk daftar kandidat promosi. Laga leverkusen vs nürnberg pun menjadi tolok ukur sejauh mana tim asuhan Klose siap bersaing di level tertinggi.

Fokus Berikutnya bagi Nürnberg

Klose tidak menyembunyikan kekecewaannya karena gagal melaju lebih jauh di DFB-Pokal. Namun ia menegaskan timnya harus segera beralih fokus ke pertandingan liga berikutnya.

“Kami berada di jalur yang benar dan hari Minggu sudah menunggu tugas berat berikutnya. Kami mengambil banyak pelajaran dari pertandingan ini dan fokus ke hari Minggu,” ujarnya.

Nürnberg dijadwalkan bertandang ke markas FC St. Pauli pada laga liga berikutnya. Sementara itu, Reichert menyebut timnya bertekad kembali menyerang di kompetisi tahun depan, termasuk di ajang Piala Jerman.

Bagi Leverkusen, kemenangan ini memastikan langkah mereka ke babak 16 besar. Kebangkitan dari ketertinggalan dua gol menunjukkan kualitas skuad asuhan Martínez, meski penampilan babak pertama menjadi catatan tersendiri yang perlu diperbaiki.

Duel leverkusen vs nürnberg meninggalkan kesan bahwa jarak antara tim papan atas Bundesliga dan kandidat promosi 2. Bundesliga tidak selalu sebesar yang terlihat dari skor. Jika Nürnberg konsisten tampil seperti di 45 menit pertama, bukan tidak mungkin pertemuan kedua tim di liga pada musim depan benar-benar terwujud.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *