Daerah  

LRT Jakarta Fase Velodrome-Manggarai Segera Diuji Coba, Tarifnya Rp 8

LRT Jakarta Fase Velodrome-Manggarai Segera Diuji Coba, Tarifnya Rp 8
LRT Jakarta Fase Velodrome-Manggarai Segera Diuji Coba, Tarifnya Rp 8

Cakrawala News – 09 September 2026 | Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan LRT Jakarta fase Velodrome-Manggarai segera diuji coba dengan tarif khusus Rp 8 per penumpang. Kebijakan ini berlaku hingga moda transportasi tersebut diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan, tarif Rp 8 tersebut merupakan bagian dari masa uji coba yang sekaligus menjadi sosialisasi kepada masyarakat sebelum LRT Jakarta fase Velodrome-Manggarai beroperasi penuh. Keputusan ini juga diambil sebagai perpanjangan semangat peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Sampai dengan diresmikan oleh Bapak Presiden, terus terang kami, saya sudah memutuskan untuk sekaligus uji coba maka tarifnya itu Rp 8 setiap orang yang menggunakan transportasi LRT ini,” kata Pramono di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Selasa (8/9/2026).

Menurut Pramono, angka Rp 8 dipilih karena bertepatan dengan momen kemerdekaan yang baru saja diperingati. “Kenapa Rp 8? Ini perpanjangan semangat 17 Agustus yang kemarin yang akhirnya kita putuskan Rp 8,” ujarnya.

Pemprov DKI Jakarta sebelumnya telah merencanakan peresmian LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai pada 26 Agustus 2026, namun dijadwalkan ulang. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta, Marulina Dewi, mengatakan penjadwalan ulang dilakukan setelah evaluasi akhir terhadap keseluruhan pelaksanaan kegiatan, dengan mempertimbangkan penyempurnaan layanan dalam rangka menghadirkan inklusivitas.

“Setelah melakukan evaluasi akhir terhadap keseluruhan pelaksanaan kegiatan, Pemprov DKI memutuskan untuk menjadwalkan ulang peresmian LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai. Kami ingin peresmian dilaksanakan setelah penyempurnaan sejumlah detail pada fasilitas,” kata Marulina dalam keterangan resminya, Rabu (26/8/2026).

Pramono mengungkapkan, salah satu alasan peresmian belum dilakukan karena masih ada pekerjaan yang belum selesai, terutama di area bawah atau sekitar stasiun. “Sekaligus ini dalam rangka sosialisasi dan juga dalam rangka untuk persiapan penyelesaian hal-hal yang belum selesai, terutama bukan di lintasan LRT-nya, tetapi di bawah. Dan sekarang kita akan menyelesaikan itu,” jelasnya di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (3/9/2026).

Setelah peresmian nanti, tarif LRT Jakarta fase Velodrome-Manggarai akan dipatok sebesar Rp 5.000 secara flat selama satu hingga dua bulan. Setelah periode tersebut, Pemprov DKI Jakarta akan melakukan evaluasi untuk menentukan tarif selanjutnya. Pramono menekankan pentingnya evaluasi agar tarif tetap terjangkau masyarakat, tetapi tidak membebani subsidi yang harus dikeluarkan pemerintah daerah.

“Begitu nanti sudah diresmikan, maka akan diterapkan tarif Rp 5.000 flat selama 1-2 bulan. Setelah itu, kami akan melakukan evaluasi, bagaimana dan angka berapa yang tepat yang kemudian bisa diterima oleh publik dengan baik, dan juga tentunya bagi LRT agar subsidinya tidak terlalu berlebihan bagi pemerintah DKI Jakarta,” tuturnya.

Pramono mengatakan, pihaknya telah berkomunikasi dengan pemerintah pusat mengenai jadwal peresmian LRT Jakarta. Namun, ia belum bersedia mengumumkan tanggal pastinya kepada publik. “Mengenai waktunya kapan, sebenarnya sudah ada komunikasi, tetapi saya tidak mau mengumumkan dulu sampai dengan hari H yang betul-betul akan diresmikan oleh Bapak Presiden,” kata dia.

Uji coba LRT Jakarta fase Velodrome-Manggarai ini diharapkan dapat memberikan pengalaman langsung kepada masyarakat sebelum beroperasi secara komersial. Dengan tarif yang sangat terjangkau, diharapkan antusiasme warga untuk mencoba layanan baru ini meningkat, sekaligus menjadi ajang sosialisasi efektif.

Kehadiran LRT Jakarta fase Velodrome-Manggarai diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah di Jakarta, mengurangi kemacetan, dan menyediakan alternatif transportasi massal yang aman dan nyaman. Masyarakat pun menantikan kepastian jadwal uji coba dan peresmian dari pemerintah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *