Daerah  

Mahasiswa ITB Diduga Hendak Loncat dari Jembatan Gerbang Tol Baros, Berhasil Diselamatkan Warga

Mahasiswa ITB Diduga Hendak Loncat dari Jembatan Gerbang Tol Baros, Berhasil Diselamatkan Warga
Mahasiswa ITB Diduga Hendak Loncat dari Jembatan Gerbang Tol Baros, Berhasil Diselamatkan Warga

Cakrawala News – 22 September 2026 | Peristiwa geger mahasiswa ITB diduga mau loncat dari jembatan gerbang tol Baros menjadi sorotan publik Kota Cimahi, Jawa Barat. Seorang mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) berinisial DIJ diduga berupaya mengakhiri hidupnya dengan melompat dari Jembatan Gerbang Tol (GT) Baros. Beruntung, korban berhasil diselamatkan oleh sejumlah pengendara yang melintas di lokasi kejadian.

Kepala Seksi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, dugaan percobaan bunuh diri itu terjadi pada Jumat sore, sekitar pukul 18.30 WIB.

“Betul ada kejadian percobaan bunuh diri kemarin sekitar pukul 18.30 WIB,” kata Gofur saat dikonfirmasi di Kota Cimahi, Sabtu.

Gofur menuturkan, peristiwa itu bermula ketika seorang pengendara melintas di tempat kejadian perkara (TKP). Pengendara tersebut melihat korban sudah berdiri di atas jembatan, tepatnya di luar pagar jembatan, dalam posisi seperti akan melompat ke ruas jalan tol.

Kronologi Penyelamatan oleh Warga

Menurut keterangan polisi, saksi yang melihat kejadian itu langsung berteriak memanggil korban. Namun, saksi melihat korban seperti akan melompat ke jalan tol.

“Saksi melihat korban sedang berdiri di atas jembatan, tepatnya di luar pagar jembatan. Melihat kejadian tersebut saksi berteriak memanggil korban, akan tetapi saksi melihat korban seperti akan melompat ke jalan tol,” ungkap Gofur.

Saksi kemudian mendekati korban dan meminta bantuan pengendara lain yang melintas di Jembatan GT Baros. Bersama-sama, mereka memegangi tangan korban melalui celah pagar agar tidak melompat ke jalan tol.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Korban akhirnya berhasil dibujuk dan dievakuasi dari lokasi.

“Setelah banyak warga yang membantu kemudian korban berhasil diselamatkan dan di evakuasi ke kantor Jasa Marga Baros dan dilakukan perawatan oleh PMI Kota Cimahi,” kata Gofur.

Polisi yang menerima laporan terkait kejadian tersebut langsung menuju TKP untuk melakukan penyelamatan. Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai motif atau penyebab yang mendorong korban diduga hendak mengakhiri hidupnya.

Peran Warga dalam Penyelamatan

Peristiwa geger mahasiswa ITB diduga mau loncat dari jembatan gerbang tol Baros ini menunjukkan pentingnya peran serta warga sekitar dalam situasi darurat. Aksi sigap para pengendara yang melintas dinilai menjadi faktor utama yang membuat korban selamat dari potensi bahaya di ruas jalan tol.

Jembatan GT Baros merupakan salah satu titik yang cukup ramai dilintasi kendaraan, terutama pada jam-jam sibuk sore hari. Kondisi tersebut membuat keberadaan warga di sekitar lokasi menjadi krusial ketika terjadi peristiwa seperti ini.

Korban kemudian dievakuasi ke kantor Jasa Marga Baros untuk mendapatkan perawatan awal dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Cimahi. Langkah ini dilakukan sebelum korban ditangani lebih lanjut oleh pihak yang berwenang.

Perhatian pada Kesehatan Mental

Kasus dugaan percobaan bunuh diri ini kembali mengingatkan publik akan pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental, khususnya di kalangan mahasiswa. Tekanan akademik, masalah pribadi, hingga beban sosial kerap menjadi pemicu yang tidak selalu tampak dari luar.

Namun, dalam kasus ini, penyebab pasti di balik dugaan upaya tersebut belum diungkap secara resmi oleh pihak kepolisian. Polisi juga belum menyampaikan apakah korban akan mendapatkan pendampingan psikologis lanjutan.

Peristiwa geger mahasiswa ITB diduga mau loncat dari jembatan gerbang tol Baros menjadi pengingat bahwa dukungan sosial dan kepekaan terhadap orang di sekitar dapat memainkan peran besar dalam mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Keberhasilan penyelamatan korban tak lepas dari respons cepat warga yang berada di lokasi.

Exit mobile version