Cakrawala News – 02 November 2026 | Laga monterrey vs tijuana pada Jornada 15 Torneo Apertura 2026 Liga MX berakhir tanpa pemenang dengan skor 3-3 di Estadio BBVA, Sabtu, 31 Oktober 2026. Pertandingan ini menyajikan drama gol, termasuk aksi spektakuler Lucas Ocampos yang mencetak gol chilena, sebelum dibalas Adonis Preciado untuk menyamakan kedudukan. Hasil imbang tersebut terasa kurang memuaskan bagi kedua tim yang sama-sama mengumpulkan 20 poin dan bersaing ketat untuk posisi kualifikasi akhir.
Menurut laporan DAZN, Monterrey memasuki laga ini dengan tekanan setelah kalah 1-0 dari Chivas de Guadalajara pada pertandingan sebelumnya. Kekalahan itu menghentikan ambisi mereka untuk naik ke tangga klasemen. Bermain di kandang, Rayados berharap memanfaatkan dukungan suporter untuk kembali ke jalur kemenangan.
Di sisi lain, Club Tijuana datang dengan modal kepercayaan diri tinggi setelah mengalahkan Santos Laguna dengan skor 4-1. Kemenangan tersebut menjadi motivasi tambahan bagi Xolos untuk merebut poin dari rival langsung di Estadio BBVA. Pertemuan terakhir kedua tim di Liga MX sebelumnya juga berakhir imbang 2-2 pada Januari lalu.
Jalannya Pertandingan
Monterrey membuka keunggulan melalui Hugo Cuypers yang mengeksekusi penalti pada menit ke-19. Gol tersebut sempat diwarnai permintaan sebagian aficionado agar Ocampos tidak mengambil penalti, dan permintaan itu direspons dengan eksekusi oleh Cuypers.
Pada babak kedua, Ocampos mencuri perhatian. Berawal dari saque de banda cepat Cuypers di sisi kanan, Óliver Torres menerima bola di dekat kotak penalti dan mengirim umpan ke arah Ocampos. Pemain asal Argentina itu melepaskan tendangan chilena dengan kaki kanan yang menembus sudut kanan gawang, membawa Rayados unggul 3-2 pada menit ke-57. La Liga BBVA MX pun menyebut gol tersebut sebagai salah satu yang tidak akan terlupakan.
Namun keunggulan Monterrey hanya bertahan tiga menit. Adonis Preciado menyamakan kedudukan menjadi 3-3 pada menit ke-60 lewat umpan Ignacio Rivero. Sebelumnya, penyerang asal Ekuador itu sudah membuka rekening golnya pada masa tambahan babak pertama, tepatnya menit 45+3, saat memanfaatkan aksi ofensif untuk mengirim bola ke gawang.
Dengan dobelnya tersebut, Preciado menjadi protagonis di lini depan Tijuana yang juga diperkuat rekan senegaranya, Jackson Porozo. Penampilan apik kedua pemain Ekuador itu menjadi catatan tersendiri dalam duel monterrey vs tijuana kali ini.
Konteks dan Dampak
Bagi Ocampos, gol chilena itu menambah koleksi momennya bersama Monterrey, klub yang ia bela sejak September 2024 setelah datang dari Sevilla. Pemain berusia 32 tahun tersebut kini menjalani torneo kelimanya di Liga MX. Pada musim pertamanya di Meksiko, ia hampir meraih gelar juara, tetapi Rayados kalah di final Apertura 2024 dari America.
Sementara itu, hasil imbang ini memperpanjang catatan tak terkalahkan Tijuana dalam dua pertemuan terakhir melawan Monterrey, setelah sebelumnya juga bermain imbang 2-2. Dengan tiga pertandingan tersisa setelah laga ini, posisi kedua tim di klasemen masih akan sangat menentukan langkah mereka menuju fase akhir Liga MX.
Peringkat kedua tim yang sama menambah ketegangan dalam persaingan. Monterrey berharap dapat memanfaatkan momentum dan dukungan suporter di kandang, sedangkan Tijuana ingin melanjutkan tren positifnya agar tetap bersaing di papan atas klasemen.
Dari sisi pelatih, Sebastián Abreu, yang kini menangani Xolos, menyampaikan refleksi tentang klubnya. Ia menyebut Tijuana sebagai institusi atipikal di Liga MX karena isolasi geografisnya dan menjadi satu-satunya wakil kotanya. Kondisi itu, menurutnya, menuntut para pemain untuk bersatu dan memperkuat kekuatan internal tim. Ia juga mengapresiasi kepercayaan dan ruang yang diberikan manajemen Tijuana untuk menerapkan ide permainannya.
Di luar lapangan, Abreu sempat mengungkapkan secara bercanda bahwa ia tidak lulus ujian naturalisasi Meksiko dan telah mengajukan jadwal ulang. Pernyataan tersebut disampaikannya dengan nada ringan, tanpa mengurangi fokusnya pada tugas bersama Xolos.
Laga monterrey vs tijuana berikutnya akan menjadi ujian penting bagi kedua tim. Dengan selisih poin yang tipis dan persaingan menuju kualifikasi yang semakin ketat, setiap hasil di sisa musim berpotensi mengubah peta klasemen. Kedua tim kini dituntut menjaga konsistensi untuk memastikan langkah mereka ke fase akhir Liga MX.
