Cakrawala News – 09 September 2026 | Persipura Jayapura memperkuat skuadnya jelang laga perdana Liga 2 Championship dengan merekrut penyerang asal Brasil, Alexandro dos Santos Ferreira. Pemain berusia 29 tahun itu sebelumnya membela Barito Putera pada musim lalu dan akan langsung dihadapi Persipura Jayapura pada pertandingan pembuka, Sabtu (12/9/2026) di Stadion 17 Mei Banjarmasin.
Alexandro bukan nama asing di sepak bola Indonesia. Pada musim 2023/2024, ia menjadi pencetak gol terbanyak Liga 2 saat memperkuat PSBS Biak dengan koleksi 20 gol sekaligus meraih predikat pemain terbaik. Kontribusinya membawa PSBS Biak promosi ke Liga 1 setelah mencetak dua gol kemenangan 4-0 atas Persiraja Banda Aceh di laga penentu.
Manajer baru Persipura Jayapura, Eveline Injaya, menilai pengalaman Alexandro di kompetisi nasional menjadi aset berharga bagi Mutiara Hitam. “Kehadiran Alexandro Ferreira diharapkan mampu memberikan tambahan kualitas, pengalaman, serta daya saing bagi Mutiara Hitam dalam menghadapi kompetisi musim 2026/27,” ujarnya.
Alexandro sebelumnya sempat dikaitkan dengan Persipura Jayapura sebelum memilih bergabung dengan Barito Putera pada Agustus 2025. Setelah dilepas PSBS Biak pada 28 Juli 2025, ia langsung menandatangani kontrak dengan Barito Putera. Kini, ia justru menjadi bagian dari tim yang akan dihadapi Barito Putera di laga pembuka.
Selama membela PSBS Biak pada periode 2023-2025, Alexandro tampil dalam 53 pertandingan dengan catatan 32 gol, 6 assist, 2 kartu kuning, dan 2 kartu merah. Ia juga mencatatkan total 4.281 menit bermain.
Selain mendatangkan Alexandro, manajemen Persipura Jayapura juga melakukan perombakan di sektor lain. Lini pertahanan diperkuat dengan tambahan bek tengah asing berpostur tinggi, serta mendatangkan gelandang pengatur serangan asal Amerika Selatan. Langkah ini diambil untuk meningkatkan daya saing tim di kompetisi musim ini.
Persipura Jayapura akan mengawali perjalanan mereka di Liga 2 Championship 2026/2027 dengan menghadapi tuan rumah Barito Putera. Pertandingan yang digelar di Stadion 17 Mei Banjarmasin pada pukul 21.00 WIT itu menjadi ujian awal bagi skuad asuhan pelatih anyar mereka. Musim lalu, Persipura Jayapura nyaris promosi ke Liga 1 Super League, tetapi gagal setelah dikalahkan Adhyaksa FC di playoff.
Di sisi lain, PSS Sleman baru saja merekrut gelandang muda Persipura Jayapura, Markus Otto Alberti Madjar. Pemain kelahiran Abepura, 14 April 2005, itu diharapkan menjadi bagian dari proyek jangka panjang Super Elang Jawa di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Pelatih kepala PSS Sleman, Pieter Huistra, menilai Markus memiliki visi bertanding yang matang dan gaya bermain efektif di lini tengah.
“Bagi saya, ia adalah pemain yang sangat menarik. Cara bermainnya sangat sederhana, tetapi sangat bagus. Jadi, ia dihadirkan khusus untuk lini tengah kami,” ujar Huistra. Namun, Huistra menegaskan tidak ingin terburu-buru memberikan beban ekspektasi besar kepada Markus. Proses adaptasi dan pemahaman taktik menjadi fokus utama sebelum pemain berusia 21 tahun itu diproyeksikan tampil reguler.
Markus sendiri mengaku memilih PSS Sleman karena lingkungan yang nyaman dan terbuka terhadap keberagaman. “Saya memilih PSS karena Sleman tempat yang nyaman dan terbuka terhadap keberagaman,” ujarnya. Menurutnya, keberadaan masyarakat dari berbagai daerah, termasuk warga Indonesia Timur, membuat Sleman terasa tidak asing.
Dengan persiapan yang dilakukan, Persipura Jayapura berharap dapat meraih hasil positif di laga perdana dan bersaing di papan atas klasemen Grup Timur Liga 2 Championship. Sementara itu, PSS Sleman yang kini diperkuat Markus Madjar akan berusaha memaksimalkan potensi pemain mudanya untuk bersaing di Super League 2026/27.












