Cakrawala News – 28 September 2026 | Prediksi skor timnas Turki vs Prancis: Era baru Zinedine Zidane dimulai setelah Les Bleus menang tipis 1-0 atas tuan rumah pada matchday pertama UEFA Nations League 2026/2027. Laga yang digelar di Kocaeli Stadium, Izmit, Turki, menjadi penanda resmi dimulainya perjalanan Zidane sebagai pelatih Timnas Prancis menggantikan Didier Deschamps yang mengakhiri tugasnya usai Piala Dunia 2026.
Gol tunggal kemenangan Prancis lahir dari kaki kapten Kylian Mbappe pada menit ke-54. Namun, kemenangan tersebut tidak datang tanpa harga mahal. Mbappe harus ditarik keluar setelah mengalami cedera lutut kiri dalam proses terjadinya gol.
Keputusan Taktis yang Mencuri Perhatian
Sejumlah keputusan awal Zidane langsung menjadi sorotan. Salah satu yang paling mencolok adalah posisi Mbappe. Di Piala Dunia 2026, Mbappe lebih sering dimainkan sebagai penyerang tengah oleh Deschamps. Zidane memilih pendekatan berbeda dengan menempatkan Mbappe di sisi kiri dalam formasi 4-3-3.
Ousmane Dembele mengisi posisi penyerang tengah, sementara Michael Olise beroperasi dari sisi kanan. Pola tersebut memberi ruang kepada Mbappe untuk bergerak dari kiri dan mencari celah menuju area berbahaya. Gol kemenangan Prancis pun lahir dari kombinasi tersebut.
Tekanan Dembele memaksa Turki kehilangan bola. Olise kemudian menemukan Mbappe yang berada dalam posisi bebas di sisi kiri kotak penalti. Kapten Prancis itu melepaskan tembakan keras yang mengarah ke pojok kanan gawang Ugurcan Cakir. Gol tersebut tercatat sebagai gol ke-67 Mbappe untuk Timnas Prancis.
Keputusan menarik lainnya adalah kehadiran Rayan Cherki dalam susunan pemain utama. Gelandang serang Manchester City itu sebelumnya lebih banyak berada di bangku cadangan sepanjang Piala Dunia 2026. Zidane menurunkan Cherki, Olise, Mbappe, dan Dembele sebagai kuartet lini depan.
Cherki bermain sebagai pemain nomor 10, sedangkan Olise berada di sisi kanannya. Kombinasi keduanya menjadi salah satu sumber kreativitas utama Prancis ketika berusaha membongkar pertahanan Turki yang rapat. Salah satu peluang emas tercipta pada menit ke-45 ketika Adrien Rabiot berdiri bebas di depan gawang setelah menerima umpan Cherki, meski penyelesaiannya melambung di atas mistar.
Jalannya Pertandingan dan Ketangguhan Turki
Prancis memang tampil dominan, tetapi tidak sepenuhnya menguasai jalannya pertandingan. Justru Turki yang hampir membuka keunggulan saat laga baru berjalan empat menit. Burak Yilmaz melepaskan tembakan dari sisi dekat gawang, yang mampu ditepis Mike Maignan. Maxence Lacroix kemudian menghalau bola rebound yang nyaris melewati garis gawang.
Pada babak pertama, Prancis kesulitan membongkar pertahanan Turki. Sejumlah upaya dari Mbappe, Dembele, dan Olise masih mampu digagalkan lini belakang tuan rumah. Babak pertama pun berakhir tanpa gol.
Selepas jeda, Prancis meningkatkan intensitas serangan. Namun, Turki kembali mendapatkan peluang terlebih dahulu pada menit ke-51. Ismail Yuksek menyambut umpan rekannya dengan sundulan dari posisi bebas di kotak penalti, dan Maignan kembali tampil sigap dengan menepis bola. Tiga menit berselang, Prancis akhirnya memecah kebuntuan lewat aksi Mbappe.
Turki melangkah ke kompetisi ini dengan motivasi tinggi untuk menebus hasil kurang memuaskan sepanjang fase grup Piala Dunia 2026. Meski diterpa kabar buruk atas absennya dua pilar penting, Hakan Calhanoglu dan Kenan Yildiz akibat cedera, kekuatan anak asuh Vincenzo Montella tidak bisa dipandang sebelah mata. Kehadiran talenta muda Real Madrid, Arda Guler, diprediksi menjadi motor serangan utama untuk mengacak-acak barisan pertahanan tim tamu.
Dampak Kemenangan dan Agenda Berikutnya
Hasil ini membawa Prancis mengoleksi tiga poin dan menempati posisi kedua Grup A. Mereka berada di bawah Belgia yang juga mengoleksi tiga poin setelah menang 2-0 atas Italia, tetapi unggul dalam selisih gol.
Meski meraih kemenangan, Prancis belum tampil sepenuhnya meyakinkan dan harus bekerja keras menghadapi perlawanan Turki. Kondisi ini menjadi catatan penting bagi Zidane, terutama menyangkut kebugaran Mbappe. Federasi Sepak Bola Prancis mengonfirmasi bahwa Mbappe meninggalkan pemusatan latihan dan tidak akan digantikan dalam skuad untuk pertandingan berikutnya.
Dalam konteks prediksi skor timnas Turki vs Prancis: era baru Zinedine Zidane dimulai, hasil 1-0 ini memberi gambaran bahwa Les Bleus masih membutuhkan waktu untuk menemukan bentuk permainan terbaiknya. Zidane setidaknya telah menunjukkan keberanian dalam mengambil keputusan taktis, mulai dari memindahkan Mbappe ke sisi kiri hingga memberi kepercayaan kepada Cherki.
Bagi Turki, kekalahan tipis di kandang sendiri menjadi pukulan, tetapi penampilan mereka menunjukkan bahwa tim asuhan Montella tetap kompetitif meski kehilangan sejumlah pemain kunci. Peluang Turki untuk bangkit di laga-laga berikutnya masih terbuka lebar.
Yang perlu diperhatikan selanjutnya adalah bagaimana Zidane menyusun lini serang tanpa Mbappe, serta apakah Cherki akan terus dipercaya sebagai kreator utama. Adaptasi skuad terhadap ide permainan pelatih anyar ini akan menjadi kunci perjalanan Prancis di UEFA Nations League musim ini.
