Cakrawala News – 28 September 2026 | Perkembangan terbaru seputar rencana pembangunan kampung pensiun bernilai 220 juta dolar AS atau sekitar Rp3,4 triliun di Sydney menjadi sorotan dalam pantauan live sydney, menjelang sidang pengadilan yang dijadwalkan berlangsung pada 15 Desember mendatang. Retirement by Moran selaku pengembang telah merancang ulang proposal Indigo by Moran, proyek kampung pensiun yang direncanakan berdiri di bekas kampus panti jompo Wesley Taylor, Jalan Ocean 156, Narrabeen, sekitar 23 kilometer timur laut pusat kota Sydney.
Perubahan paling mencolok adalah pengurangan 10 unit apartemen pensiun, sehingga jumlah hunian berkurang dari 149 menjadi 139 unit. Meski demikian, rencana pembangunan 10 suite perawatan yang akan dioperasikan oleh Videri tetap dipertahankan.
Langkah revisi ini diambil sebelum tiga hari persidangan pada Desember yang disebut akan menentukan masa depan proyek yang sempat menuai kontroversi tersebut. Sejak pertama kali diajukan, proposal yang menuju meja hijau itu memang telah mengalami banyak perubahan signifikan.
Rincian Perubahan Desain
Berdasarkan dokumen perencanaan terbaru, luas lantai bruto proyek dipangkas 629 meter persegi, dari sebelumnya 22.131 meter persegi menjadi 21.502 meter persegi. Bangunan lima lantai, paviliun di atap, serta tiga tingkat basement tetap dipertahankan dalam rencana anyar ini.
Meski jumlah lantai basement tidak berubah, cakupan Basement 1 dikurangi 12,7 persen, sementara Basement 2 dan Basement 3 masing-masing mengecil 21,2 persen. Pengembang juga mengajukan jarak mundur basement yang lebih besar di sepanjang Jalan Ocean, Lagoon, dan Octavia, sedangkan jalur masuk kendaraan di sisi selatan digeser lebih jauh dari batas lahan.
Pada tingkat permukaan, seluruh delapan pohon pinus Norfolk di sepanjang Jalan Ocean kini akan dipertahankan, termasuk pohon terbesar. Dua pohon tambahan yang menghadap Jalan Lagoon juga akan diselamatkan. Langkah ini tampaknya merespons kekhawatiran warga soal dampak lingkungan dari pembangunan kawasan hunian lanjut usia tersebut.
Selain itu, sejumlah balkon dan jendela yang menghadap rumah-rumah di Jalan Loftus akan dihilangkan, termasuk semua balkon menghadap selatan di Lantai 4. Balkon lain akan dilengkapi pagar padat atau tembus cahaya serta layar privasi. Di Jalan Lagoon 83, seluruh balkon Lantai 4 yang menghadap barat dihapus. Ruang hunian dan balkon di lantai bawah diorientasikan ulang, sementara halaman di lantai dasar akan diubah menjadi penyangga lanskap tanpa akses penghuni.
Konteks Hukum dan Jadwal Sidang
Revisi desain ini menjadi bagian penting dari proses hukum yang tengah berjalan. Sidang selama tiga hari pada 15 Desember disebut akan menjadi momen krusial bagi kelanjutan proyek Indigo by Moran. Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak pengembang mengenai alasan spesifik di balik pengurangan unit dan penyesuaian desain tersebut.
Proyek ini berlokasi strategis di Narrabeen, kawasan pesisir utara Sydney yang dikenal tenang dan dekat dengan berbagai fasilitas. Nilainya yang mencapai 220 juta dolar AS menjadikannya salah satu investasi terbesar di sektor hunian lanjut usia di wilayah tersebut.
Dalam konteks industri yang lebih luas, dinamika pembangunan kampung pensiun di Sydney memang kerap bersinggungan dengan isu tata ruang, lingkungan, dan kepentingan warga sekitar. Perubahan desain yang dilakukan Moran menunjukkan upaya menyeimbangkan kebutuhan pengembangan dengan keberatan komunitas, meski hasil akhirnya tetap bergantung pada putusan pengadilan.
Bagi publik yang mengikuti perkembangan perkara ini secara live sydney, sidang Desember akan menjadi penentu apakah proposal yang telah direvisi dapat melanjutkan proses perizinan atau justru menghadapi hambatan baru. Sejumlah pengamat menilai revisi ini sebagai sinyal bahwa pengembang berupaya memenuhi tuntutan regulasi dan warga sebelum majelis hakim memutuskan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada jadwal resmi mengenai tahapan lanjutan setelah sidang. Yang jelas, tiga hari di bulan Desember akan menentukan arah proyek senilai ratusan juta dolar tersebut, sekaligus menjadi cerminan bagaimana pembangunan hunian lanjut usia di Sydney menyesuaikan diri dengan tekanan hukum dan sosial yang terus berkembang.










