Cakrawala News – 20 Oktober 2026 | PSPS Pekanbaru terus menunjukkan performa impresif di Pegadaian Championship 2026/2027. Tim berjuluk Askar Bertuah itu memuncaki klasemen Grup A dengan 15 poin setelah menaklukkan Persiku Kudus 4-1 di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, Minggu (18/10/2026), sekaligus mencatatkan lima kemenangan beruntun hingga pekan keenam.
Kemenangan tersebut diraih dengan cara dramatis. PSPS sempat tertinggal lebih dulu pada menit ke-21 melalui titik penalti Victor Barata, sebelum bangkit dan membalikkan keadaan pada babak kedua.
Jalannya Pertandingan
Bermain di hadapan pendukung sendiri, PSPS langsung mengambil inisiatif serangan sejak kick-off. Sejumlah peluang tercipta, tetapi pertahanan Persiku yang tampil disiplin mampu menggagalkan upaya tuan rumah.
Di tengah tekanan, justru Persiku yang membuka keunggulan. Wasit menunjuk titik putih setelah kiper PSPS Dicky Agung melakukan pelanggaran di kotak terlarang. Victor Barata yang menjadi eksekutor tidak menyia-nyiakan kesempatan dan membawa tim tamu unggul 1-0.
Tertinggal satu gol, Askar Bertuah meningkatkan intensitas serangan. Usaha itu membuahkan hasil pada menit ke-44 ketika Asir Azis memanfaatkan umpan Matheus Henrique Machado untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Skor bertahan hingga turun minum, termasuk setelah tambahan waktu lima menit.
Memasuki babak kedua, PSPS tampil lebih agresif. Tuan rumah kembali mendapat hadiah penalti setelah Matheus Henrique Machado dilanggar di kotak terlarang. Kapten Antonio Gamaroni yang maju sebagai eksekutor sukses membawa timnya berbalik unggul 2-1 pada menit ke-53.
Kepercayaan diri pemain tuan rumah semakin meningkat. Natanael Siringo-Ringo menambah keunggulan pada menit ke-71, sebelum Matheus Henrique Machado melengkapi kemenangan menjadi 4-1 pada masa tambahan waktu menit ke-90+1.
Modal Lima Kemenangan Beruntun
Hasil ini menjadi puncak dari tren positif PSPS. Lima kemenangan beruntun dimulai saat menundukkan Persiku Kudus 4-1, lalu mengatasi PSMS Medan 2-1, mengamankan tiga poin atas Semen Padang lewat skor tipis 1-0, mengalahkan Sumsel United 2-1, dan kembali menang dengan skor sama atas Persiraja Banda Aceh.
Catatan tersebut terasa istimewa karena PSPS sempat mengawali musim dengan hasil kurang memuaskan. Kini, dari enam pertandingan, PSPS mengoleksi lima kemenangan dan satu kekalahan, dengan 12 gol memasukkan dan enam gol kemasukan, sehingga memiliki selisih gol +6.
Sementara itu, Persiku Kudus masih terpuruk di dasar klasemen Grup A dengan raihan minus satu poin dan belum meraih kemenangan di Liga 2 musim ini.
Peta Persaingan Grup A
Posisi PSPS di puncak belum sepenuhnya aman. Persikad Depok menempati peringkat kedua dengan 12 poin, terpaut tiga poin dari PSPS, disusul PSMS Medan di posisi ketiga dengan 11 poin.
Di bawahnya, PSIS Semarang mengoleksi 10 poin, Sumsel United 9 poin, lalu Semen Padang dan PSGC Ciamis masing-masing 7 poin. Adhyaksa FC Bekasi mengumpulkan 5 poin, sedangkan Persiraja Banda Aceh tertahan di peringkat kesembilan dengan 3 poin.
Pada pekan keenam, sejumlah laga lain berakhir imbang. PSMS Medan ditahan Semen Padang 1-1 di Stadion Patriot Chandrabaga, Bekasi. PSGC Ciamis juga bermain imbang tanpa gol dengan PSIS Semarang, begitu pula Persiraja Banda Aceh kontra Adhyaksa FC Bekasi. Sementara itu, Sumsel United menang 2-1 atas Persikad Depok.
Pesan Akhyar Ilyas
Di balik torehan impresif tersebut, pelatih PSPS Akhyar Ilyas mengingatkan para pemain agar tidak terlena. Ia meminta skuadnya tetap rendah hati dan bekerja keras karena kompetisi masih panjang.
Seruan itu relevan mengingat persaingan di Grup A masih terbuka. Sejumlah tim terus memburu posisi pemimpin klasemen, sehingga konsistensi menjadi kunci bagi PSPS untuk mempertahankan posisinya.
Dengan modal lima kemenangan beruntun, PSPS Pekanbaru berada di jalur yang tepat untuk bersaing di papan atas. Namun, kemampuan mempertahankan fokus dan sikap membumi seperti yang ditekankan Akhyar Ilyas akan menentukan apakah tren positif ini bisa berlanjut pada pekan-pekan berikutnya.
