Cakrawala News – 01 November 2026 | Duel real sociedad b vs girona di Zubieta berakhir dengan kemenangan 1-0 untuk tuan rumah, sekaligus memutus rantai enam kekalahan beruntun yang dialami Real Sociedad B di LaLiga Hypermotion. Gol tunggal Lander Astiazarán pada menit ke-86 menjadi penentu, sementara Girona harus bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-15 akibat kartu merah David López. Hasil ini tidak hanya mengubah dinamika kedua tim, tetapi juga berdampak langsung pada Cádiz CF yang kembali terlempar ke zona degradasi.
Kartu Merah David López Mengubah Segalanya
Pertandingan baru berjalan seperempat jam ketika David López menginjak Lebarbier di dalam kotak penalti. Setelah peninjauan VAR, wasit tidak hanya menunjuk titik putih, tetapi juga mengusir bek tengah Girona itu dengan kartu merah langsung.
Keputusan tersebut memaksa pelatih Quique Álvarez merombak rencananya lebih awal. Abdul Mumin dimasukkan menggantikan Unai Hernández untuk merapikan lini belakang yang kehilangan satu pemain. Namun, Girona nyaris membayar kesalahan itu dengan kebobolan ketika Dani Díaz mengeksekusi penalti ke arah tiang bawah kanan.
Kiper Argentina Paulo Gazzaniga membaca arah bola dan menepis tembakan pertama, lalu sigap menghalau bola muntahan. Aksi ganda itu menjadi salah satu momen paling menentukan dalam laga real sociedad b vs girona kali ini dan menjaga Girona tetap hidup di pertandingan.
Girona Bertahan, Sanse Dominan
Bermain dengan sepuluh orang, Girona terpaksa melepaskan sebagian besar gaya permainan biasanya. Tim tamu memilih bertahan rapat dan mengandalkan serangan balik, sementara Real Sociedad B menguasai bola dan mencari celah di antara blok pertahanan yang semakin dalam.
Dominasi tuan rumah belum sepenuhnya berbuah peluang bersih. Mendekati menit ke-30, Marchal mencoba peruntungan dari luar kotak penalti, tetapi tembakannya melebar. Menjelang akhir babak pertama, sundulan hasil umpan silang Jon Balda membentur mistar gawang Girona sebelum keluar lapangan.
Di babak kedua, pola permainan tak banyak berubah. Real Sociedad B terus memegang inisiatif, sedangkan Girona menunggu momentum untuk menusuk lewat transisi. Peluang emas justru datang untuk tim tamu ketika Carles Pérez merebut bola dari kesalahan lini belakang tuan rumah, tetapi penyelesaiannya masih bisa dihalau Lander Olasagasti.
Sebelumnya, pada menit ke-75, umpan panjang ke arah penyerang Ukraina Pyshchur disambung Portu, namun tendangan volinya diamankan Olasagasti. Tujuh menit berselang, kombinasi serupa kembali berujung pada tembakan Carles Pérez yang lagi-lagi digagalkan kiper Real Sociedad B tersebut.
Gol Menit 86 dan Dampaknya bagi Klasemen
Ketika laga tampak menuju hasil imbang tanpa gol, Real Sociedad B akhirnya memecah kebuntuan. Pada menit ke-86, umpan Dani Díaz yang sebenarnya ditujukan ke tiang kedua malah mengarah ke area semicircle. Lander Astiazarán menyambutnya dengan tembakan instan yang sedikit membentur Gazzaniga sebelum bersarang di gawang.
Gol tersebut menjadi pukulan telak bagi Girona yang telah bertahan lebih dari 70 menit dengan satu pemain kurang. Kekalahan ini menghentikan momentum dua kemenangan beruntun mereka di liga. Meski masih mengoleksi 21 poin dan untuk sementara menempati posisi keempat, tim asuhan Quique Álvarez meninggalkan País Vasco dengan rasa kecewa karena gagal menambah angka.
Bagi Real Sociedad B, tiga poin ini menjadi oksigen penting di tengah tekanan. Kemenangan perdana sebagai tuan rumah di LaLiga Hypermotion tersebut mengangkat moral skuad, memberi ruang kerja bagi staf pelatih, dan menjadi referensi positif menjelang laga-laga berikutnya.
Dampaknya terasa hingga ke papan bawah. Dalam laporan media Spanyol, hasil real sociedad b vs girona membuat Cádiz CF kembali masuk zona degradasi secara sementara. Filial Donostiarra kini mengoleksi 11 poin, unggul satu angka atas Cádiz yang baru mengumpulkan 10 poin dan masih menunggu pertandingan mereka sendiri.
Kemenangan Sanse juga menegaskan betapa ketatnya persaingan di LaLiga Hypermotion. Setiap hasil, sekecil apa pun, bisa menggeser posisi beberapa tim sekaligus dan menjadi faktor penentu ketika musim berakhir. Konsistensi menjadi kata kunci bagi Real Sociedad B agar performa ini tidak sekadar menjadi pengecualian.
Girona perlu segera bangkit karena posisi empat besar mereka belum sepenuhnya aman. Sementara itu, Cádiz CF dituntut memanfaatkan laga tunda mereka untuk keluar dari tekanan. Perkembangan dalam beberapa pekan ke depan akan menunjukkan apakah kemenangan di Zubieta benar-benar menjadi titik balik bagi Sanse atau hanya jeda singkat di tengah musim yang panjang.












