Rumput JIS Masih Jadi Sorotan Jelang Persija Jakarta vs Persebaya Surabaya

Rumput JIS Masih Jadi Sorotan Jelang Persija Jakarta vs Persebaya Surabaya
Rumput JIS Masih Jadi Sorotan Jelang Persija Jakarta vs Persebaya Surabaya

Cakrawala News – 05 November 2026 | Menjelang Persija Jakarta vs Persebaya Surabaya, kondisi rumput JIS masih jadi sorotan setelah dikritik keras oleh pelatih Shin Tae-yong dan bek Rizky Ridho usai laga melawan Persik Kediri. Keluhan itu pun mendapat respons dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Gubernur Pramono Anung, yang memastikan perbaikan segera dilakukan oleh pengelola stadion.

Persoalan ini mencuat setelah Persija Jakarta mengalahkan Persik Kediri dengan skor 2-1 dalam laga lanjutan Super League 2026/2027 di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Senin (26/10/2026). Macan Kemayoran sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Imanol Garcia pada menit ke-10, sebelum bangkit melalui gol Denis Kolinger pada menit ke-64 dan Rizky Ridho dua menit kemudian.

Kemenangan tersebut membuat Persija meraih tiga poin sekaligus mempertahankan posisi di puncak klasemen sementara. Namun, di balik hasil itu, kualitas lapangan justru menjadi perhatian utama.

Kritik Shin Tae-yong dan Rizky Ridho

Shin Tae-yong menilai kondisi rumput JIS tidak layak untuk menggelar pertandingan sepak bola. Pelatih asal Korea Selatan itu bahkan menyebut pertandingan seharusnya tidak dimainkan jika lapangan masih dalam kondisi seperti yang terlihat saat Persija menjamu Persik.

“Kondisi lapangan sangat-sangat tidak baik. Sebenarnya tidak boleh bermain bola dengan kondisi lapangan seperti itu,” ujar Shin dalam sesi jumpa pers pasca laga, Senin (26/10/2026).

Ia berharap pihak terkait segera melakukan evaluasi agar kualitas rumput stadion bisa terjaga dengan lebih baik. Menurutnya, lapangan yang memadai penting agar para pemain dapat menampilkan permainan terbaik dan memberikan kebahagiaan bagi penggemar yang datang langsung ke stadion.

Kritik serupa disampaikan Rizky Ridho. Bek Persija tersebut mengaku tidak enak hati karena harus menjamu Persik dalam kondisi lapangan yang dinilainya kurang baik. Ridho menilai kondisi rumput JIS membuat Persik kesulitan menampilkan permainan terbaik, padahal tim berjuluk Macan Putih itu memiliki kualitas dalam membangun serangan melalui kombinasi umpan pendek satu dua sentuhan.

Ridho juga menyebut masalah rumput JIS berulang setiap tahun. Kondisi itu dinilainya menghambat permainan Persija maupun Persik, serta menyulitkan target tim meraih gelar juara.

Respons Pemprov DKI dan Arahan Gubernur

Keluhan kedua pihak akhirnya mendapat perhatian Pemprov DKI Jakarta melalui Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Sosial, Chico Hakim. Ia memastikan masukan dari Persija maupun tim lawan akan diteruskan kepada pengelola JIS untuk menjadi bahan evaluasi.

“Masukan dari kedua tim ini akan kami sampaikan dan diskusikan dengan pihak pengelola agar dapat dievaluasi lebih lanjut,” kata Chico di Jakarta, Rabu (28/10/2026).

Menurut Chico, pemerintah daerah berkomitmen melakukan pembenahan berkelanjutan demi menunjang kualitas pertandingan dan kenyamanan semua pihak, baik pemain maupun penonton. Ia juga menyatakan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung telah memberi arahan kepada PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku pengelola agar kondisi rumput JIS terus dioptimalkan.

Harapannya, stadion dapat digunakan lebih maksimal tanpa jeda pemulihan yang terlalu lama setelah penyelenggaraan acara besar seperti konser maupun pertandingan lainnya.

“Persoalan perawatan dan pemulihan rumput JIS, khususnya setelah digunakan untuk berbagai kegiatan, termasuk pertandingan dan acara lain, sudah menjadi perhatian Pemerintah Provinsi DKI Jakarta,” ujar Chico.

Sebelumnya, Pramono Anung juga sempat menyinggung soal perbaikan rumput pasca konser. Menurutnya, penyelesaian rumput setelah konser kini hanya membutuhkan waktu sekitar sepekan, jauh lebih singkat dibanding masa lalu yang bisa mencapai dua hingga tiga bulan.

“Bahwa kemudian dalam pertandingan itu masih ada rumput yang belum sempurna sebenarnya ini sudah sesuatu yang luar biasa. Kenapa luar biasa? Kalau dulu penyelesaian rumput habis konser dan sebagainya itu kan hanya butuh waktu 2-3 bulan. Sekarang sudah satu minggu bisa dilakukan pertandingan,” kata Pramono di Tanah Harapan, Jakarta Utara, Selasa (27/10/2026).

Pramono menyampaikan pihak JakPro akan menyempurnakan rumput JIS dan berharap perbaikan segera dilakukan. “Bahwa ada kekurangan, kemarin Pak Dirut Jakpro menyampaikan kepada saya segera akan dilakukan penyempurnaan terhadap itu. Dan mudah-mudahan segera bisa kita perbaiki,” imbuhnya.

Dampak bagi Laga Berikutnya

Isu ini menjadi penting karena JIS kerap digunakan untuk berbagai kegiatan di luar sepak bola, termasuk konser musik. Pengelolaan rumput yang belum optimal berpotensi memengaruhi kualitas pertandingan dan kenyamanan pemain pada laga-laga berikutnya.

Menjelang Persija Jakarta vs Persebaya Surabaya, kondisi rumput JIS masih jadi sorotan karena kualitas lapangan akan kembali diuji. Dukungan suporter dan ambisi tim meraih hasil maksimal bergantung pula pada kualitas permukaan lapangan yang memadai.

Hingga kini, perbaikan rumput disebut akan segera dilakukan, namun belum ada keterangan resmi mengenai tenggat penyelesaiannya. Shin Tae-yong dan Rizky Ridho berharap evaluasi menyeluruh dapat mencegah persoalan serupa terulang, sementara Pemprov DKI menegaskan komitmennya mendorong perbaikan berkelanjutan di JIS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *