Sosok Irjen Roberto GM Pasaribu, Kadiv TIK Polri Baru Pilihan Kapolri Suyudi

Sosok Irjen Roberto GM Pasaribu, Kadiv TIK Polri Baru Pilihan Kapolri Suyudi
Sosok Irjen Roberto GM Pasaribu, Kadiv TIK Polri Baru Pilihan Kapolri Suyudi

Cakrawala News – 06 Oktober 2026 | Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menunjuk Irjen Roberto GM Pasaribu sebagai Kepala Divisi Teknologi Informasi dan Komunikasi (Kadiv TIK) Polri. Penunjukan ini menjadi bagian dari mutasi besar yang tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Sosok Irjen Roberto GM Pasaribu yang ditunjuk jadi Kadiv TIK Polri baru [titlebase] menggantikan Irjen Slamet Uliandi yang akan ditugaskan di luar struktur Polri.

Mutasi tersebut diumumkan di Jakarta dan mencakup 88 personel perwira tinggi (Pati) serta perwira menengah (Pamen) Polri. Dari jumlah itu, sebanyak 70 personel mendapatkan promosi atau menduduki jabatan baru. Pergantian di posisi Kadiv TIK Polri menjadi salah satu rotasi jabatan strategis di lingkungan Mabes Polri pada awal masa kepemimpinan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto.

Jejak Karier Roberto di Bidang Reserse

Roberto GM Pasaribu lahir pada Mei 1979 dan lulus dari Akademi Kepolisian pada tahun 2000. Sepanjang kariernya sebagai anggota Bhayangkara, ia banyak menghabiskan penugasan di bidang reserse. Pengalaman itu membuat namanya akrab dengan penanganan kasus, termasuk kejahatan siber.

Pada 2019, Roberto menjabat sebagai Kasubdit IV Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. Setahun kemudian, ia ditunjuk menjadi Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. Kariernya terus menanjak ketika pada 2021 ia dipercaya menjadi Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Yogyakarta.

Dua tahun berselang, Roberto kembali dimutasi untuk mengisi jabatan sebagai Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta. Pada 2024, ia ditunjuk menjadi Direktur Reserse Kriminal Siber Polda Metro Jaya. Penugasan di ranah siber ini dinilai relevan dengan posisi barunya sebagai pemimpin Divisi TIK Polri.

Pada 2026, Roberto mendapatkan kenaikan pangkat menjadi Brigadir Jenderal sebagai Pati Bareskrim Polri. Pada tahun yang sama, ia mendapat penugasan di Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) sebelum akhirnya dipercaya menjadi Kadiv TIK Polri.

Bagian dari Mutasi Besar Polri

Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir mengatakan mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Menurutnya, kebijakan itu dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Selain pergantian Kadiv TIK Polri, sejumlah jabatan utama Mabes Polri juga mengalami pergantian. Di antaranya Kabaintelkam Polri, Kabareskrim Polri, Kabaharkam Polri, Kalemdiklat Polri, Astamarena Kapolri, Aslog Kapolri, As SDM Kapolri, Kadivpropam Polri, Kadensus 88 AT Polri, Kadivkum Polri, Kakortastipidkor Polri, serta Koorspripim Polri.

Polri juga melaksanakan pelantikan dan serah terima jabatan sejumlah Pati dan Pamen di Rupattama Mabes Polri, Jakarta. Rangkaian kegiatan itu diikuti Korps Raport kenaikan pangkat ke dan dalam golongan Pati Polri yang dipimpin langsung Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto.

Sebanyak 23 Pati Polri mengikuti Korps Raport kenaikan pangkat. Mereka terdiri atas tujuh Pati berpangkat Komisaris Jenderal Polisi, 14 Pati berpangkat Inspektur Jenderal Polisi, dan dua Pati berpangkat Brigadir Jenderal Polisi.

Tujuh Pati yang naik pangkat menjadi Komjen Pol yakni Sandi Nugroho, Dadang Hartanto, Dedy Kusuma Bakti, Asep Safrudin, Hery Herjawan, Andik Setiyono, dan Rudi Darmoko. Sementara itu, 14 Pati yang naik pangkat menjadi Irjen Pol antara lain Agus Dwi Hermawan, Putu Putera Sadana, Hendra Kurniawan, Tubagus Ami Prindani, Pasma Royce, Yosi Muamartha, Deni Dharmapala, Sonny Irawan, Rony Samtana, Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, Adrianto Jossy Kusumo, Roy Hardi Siahaan, dan Adex Yudiswan. Adapun dua Pati yang naik pangkat menjadi Brigjen Pol yakni Anwar Haidar dan M. Darwis Debby Hermawan.

Tantangan Divisi TIK Polri

Divisi TIK Polri memegang peran penting dalam mendukung sistem informasi, komunikasi, dan pelayanan kepolisian berbasis teknologi. Latar belakang Roberto di bidang reserse kriminal khusus dan kriminal siber menjadi modal yang dinilai relevan untuk memimpin divisi ini.

Pengalaman menangani kasus siber di Polda Metro Jaya dan memimpin Direktorat Reserse Kriminal Siber memberi gambaran tentang tantangan kejahatan digital yang terus berkembang. Polri menghadapi kebutuhan penguatan infrastruktur teknologi, keamanan data, serta pemanfaatan teknologi untuk mendukung tugas operasional kepolisian.

Penunjukan Roberto juga menandai pola karier perwira yang berpengalaman di bidang reserse untuk mengisi posisi strategis di luar bidang asalnya. Hal ini sejalan dengan pernyataan Polri bahwa mutasi dilakukan sebagai bagian dari penyegaran dan pengembangan karier personel.

Dengan jabatan baru ini, publik akan menantikan langkah Roberto dalam memperkuat Divisi TIK Polri. Perkembangan berikutnya yang perlu diperhatikan adalah arah kebijakan teknologi informasi kepolisian di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto, termasuk penanganan kejahatan siber yang semakin kompleks.

Exit mobile version