Thomas Tuchel Pusing, 5 Pemain Mundur dari Skuad Inggris Jelang UEFA Nations League

Thomas Tuchel Pusing, 5 Pemain Mundur dari Skuad Inggris Jelang UEFA Nations League
Thomas Tuchel Pusing, 5 Pemain Mundur dari Skuad Inggris Jelang UEFA Nations League

Cakrawala News – 24 September 2026 | Thomas Tuchel pusing menatap UEFA Nations League, 3 pemainnya mundur dari skuad Inggris [titlebase] menjadi sorotan jelang bergulirnya kompetisi pada September 2026. Pelatih asal Jerman itu harus menyusun ulang skuad The Three Lions setelah sejumlah pemain pilar memilih mundur karena cedera minor. Kondisi ini membuat persiapan Inggris menghadapi empat pertandingan Grup C, termasuk laga besar melawan Spanyol di Wembley, berjalan tidak mulus.

Sejumlah laporan menyebutkan jumlah pemain yang mundur berbeda-beda. JawaPos.com melaporkan lima pemain meninggalkan pemusatan latihan, sementara judul utama menyoroti tiga pemain yang mundur dari skuad. Perbedaan angka tersebut muncul karena laporan disusun pada waktu yang berbeda, namun intinya sama: Tuchel kehilangan beberapa nama penting di lini tengah dan serang.

Daftar Pemain yang Mundur

Berdasarkan laporan JawaPos.com, lima pemain yang mundur dari pemanggilan adalah Declan Rice, Cole Palmer, Marcus Rashford, Kobbie Mainoo, dan Tino Livramento. Kelimanya disebut mengalami cedera minor dan memilih tidak mengambil risiko lebih besar.

Keputusan itu cukup mengejutkan karena Palmer dan Livramento baru kembali mendapat panggilan setelah sebelumnya tidak dibawa ke Piala Dunia 2026. Keduanya sempat berpeluang memperkuat Inggris, tetapi kondisi kebugaran membuat mereka akhirnya absen pada rangkaian pertandingan kali ini.

Dilansir dari BBC, keputusan mundur diambil setelah mempertimbangkan kondisi masing-masing pemain bersama klub dan tim nasional. Cedera yang dialami memang disebut minor, tetapi para pemain memilih menghindari risiko cedera yang lebih serius.

Kehilangan Rice menjadi pukulan tersendiri bagi Tuchel. Gelandang tersebut merupakan bagian dari kelompok pemain yang dipanggil pelatih berusia 52 tahun itu dan biasanya menjadi pengatur ritme permainan Inggris.

Alexander-Arnold Kembali, tapi Harus Buktikan Diri

Di tengah badai cedera, Tuchel justru kembali memanggil Trent Alexander-Arnold. Bek Real Madrid itu sebelumnya dicoret dari skuad Inggris untuk Piala Dunia 2026, dan terakhir kali memperkuat negaranya 15 bulan lalu dalam laga kualifikasi Piala Dunia.

Keputusan tersebut menjadi sorotan karena Alexander-Arnold kini mendapat kesempatan memperjuangkan tempatnya di tim nasional. Inggris akan memainkan empat pertandingan Nations League pada September 2026, menghadapi Spanyol di Wembley, lalu bertandang ke Ceko dan Kroasia.

Tuchel menegaskan bahwa pemanggilan kembali Alexander-Arnold tidak otomatis mengembalikan posisinya di tim utama. Menurutnya, sang pemain tetap harus menunjukkan performa terbaik untuk merebut tempatnya.

“[Dia harus] membuktikan diri lewat performa, itu kenyataannya. Ini adalah sebuah kompetisi, dan saya mengerti pertanyaannya karena dia tidak bersama kami di Piala Dunia. Kami lebih memercayai pemain lain,” ucap Thomas Tuchel dikutip dari BBC Sport.

Tuchel menyebut persaingan untuk mendapatkan tempat di skuad Inggris tetap terbuka. Ia menilai Alexander-Arnold harus memanfaatkan kesempatan selama pemusatan latihan untuk menunjukkan kualitasnya.

Delapan Nama Besar Dicoret

Selain pemain yang mundur, Tuchel juga mencoret sejumlah nama besar dari skuad. Bola.com melaporkan total ada delapan pemain yang tidak masuk daftar terbaru Inggris.

Empat di antaranya, yakni Noni Madueke, Ollie Watkins, Reece James, dan Djed Spence, sebelumnya turut dibawa Tuchel ke Piala Dunia 2026. Phil Foden juga menjadi salah satu nama besar yang absen, begitu pula Morgan Gibbs-White, Harry Maguire, dan Adam Wharton.

Khusus Reece James, absennya kali ini menjadi perubahan karena bek tersebut sebelumnya masuk dalam rombongan Inggris di Piala Dunia. Sementara itu, Ollie Watkins juga tidak dipanggil setelah sebelumnya menjadi bagian dari skuad turnamen akbar tersebut.

Laga Besar Menanti

UEFA Nations League 2026/2027 sendiri menghadirkan sederet pertandingan menarik yang mempertemukan tim-tim elite Eropa. Sejumlah perseteruan legendaris kembali tersaji, termasuk duel Inggris melawan Spanyol yang mengulang pertemuan final Euro 2024.

Pada final Euro 2024 di Berlin, Spanyol mengalahkan Inggris dengan skor 2-1. Kini Spanyol berusaha kembali meraih kejayaan di UEFA Nations League setelah menjadi runner-up pada edisi sebelumnya. Inggris yang ditangani Tuchel juga memiliki motivasi besar setelah promosi dari Liga B pada musim 2024/2025.

Dari 10 pertemuan sejak 2000, Inggris mencatat tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan enam kekalahan melawan Spanyol. Catatan tersebut menjadi gambaran beratnya tantangan yang menanti The Three Lions pada 26 September 2026.

Edisi kali ini juga mencuri perhatian karena sejumlah pelatih baru memulai kiprahnya. Jürgen Klopp bersiap menjalani debut bersama Timnas Jerman, sedangkan Xavi Hernández memulai petualangan barunya bersama Belanda. Timnas Prancis juga menjadi sorotan dengan kehadiran Zinédine Zidane yang kembali ke dunia kepelatihan setelah lima tahun meninggalkan kursi pelatih Real Madrid.

Belanda akan menjamu Jerman pada 24 September 2026 dalam pertandingan Grup A2. Jerman datang dengan catatan tidak terkalahkan dalam empat pertemuan terakhir melawan Belanda, yakni dua kemenangan dan dua hasil imbang. Kedua tim selanjutnya akan menghadapi Serbia dan Yunani di grup yang sama.

Apa yang Perlu Diperhatikan

Bagi Tuchel, tantangan terbesarnya adalah meracik komposisi lini tengah dan serangan tanpa Rice, Palmer, Rashford, Mainoo, dan Livramento. Kembalinya Alexander-Arnold dan Palmer ke skuad setidaknya memberi opsi tambahan, meski Palmer kemudian dilaporkan turut mundur karena cedera minor.

Pertandingan melawan Spanyol di Wembley akan menjadi ujian awal yang menentukan arah Inggris di Grup A3. Hasil pada laga itu akan memberi gambaran seberapa siap The Three Lions bersaing di level tertinggi Eropa, terutama setelah promosi ke Liga A.

Yang jelas, kondisi skuad yang pincang membuat persiapan Inggris tidak ideal. Tuchel dituntut cepat menemukan solusi agar ambisi Inggris di UEFA Nations League 2026/2027 tidak pupus sebelum kompetisi benar-benar bergulir.

Exit mobile version