Cakrawala News – 03 Oktober 2026 | Vitinha cetak gol spesial saat bawa Portugal kalahkan Denmark dalam lanjutan UEFA Nations League Grup A4. Gelandang Paris Saint-Germain itu mencetak gol pertamanya untuk timnas Portugal sekaligus gol sundulan pertama sepanjang kariernya, membantu Selecao menang 4-2 atas Denmark di Parken Stadium pada Jumat (1/10) waktu setempat atau Jumat dini hari WIB.
Gol Vitinha tercipta pada menit ke-67, momen yang mengembalikan keunggulan Portugal setelah Denmark sempat menyamakan kedudukan. Ia menyambut umpan silang Bruno Fernandes dengan sundulan yang mengarah ke tiang dekat dan tidak mampu dihentikan kiper Denmark, Mads Hermansen.
Bagi gelandang berusia 26 tahun itu, laga tersebut menjadi debut ganda yang berkesan. "Ini adalah debut ganda: gol sundulan pertama dalam karier saya dan gol pertama saya untuk tim nasional. Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali," kata Vitinha kepada RTP, seperti dikutip laman resmi UEFA.
Portugal Produktif Tanpa Cristiano Ronaldo
Kemenangan ini diraih Portugal dalam pertandingan pertama mereka sejak Cristiano Ronaldo secara mengejutkan meninggalkan pemusatan latihan pada Kamis. Kapten timnas Portugal itu sebelumnya menyatakan akan mengungkap "kebenaran" mengenai persoalannya dengan pelatih Jorge Jesus pada waktu yang dianggapnya tepat.
Absennya Ronaldo tidak membuat Portugal kehilangan ketajaman. Selain Vitinha, gol-gol Portugal dicetak oleh Joao Cancelo, Goncalo Ramos, dan Joao Felix. Hasil ini menjaga rekor sempurna Portugal dengan tiga kemenangan dari tiga pertandingan di Grup A4.
Denmark sebenarnya mengawali pertandingan dengan beberapa ancaman. Rasmus Hojlund hampir membuka keunggulan setelah menerima umpan Adam Daghim, tetapi gagal menyentuh bola di depan gawang Portugal.
Pada menit ke-13, Portugal akhirnya membuka keunggulan. Cancelo memotong upaya Daghim memulai serangan balik Denmark, kemudian melakukan kombinasi umpan dengan Ramos sebelum melepaskan tembakan lob yang melewati kiper Mads Hermansen.
Rafael Leao, yang mengenakan nomor punggung tujuh peninggalan Ronaldo, sempat memaksa Hermansen melakukan penyelamatan. Namun, Denmark mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-23 melalui gol indah Mikkel Damsgaard, yang melepaskan tembakan melengkung dari sisi kiri kotak penalti ke arah pojok jauh gawang Portugal.
Portugal kembali unggul dua menit kemudian. Ramos menyelesaikan serangan apik dengan umpan tumit kepada Bruno Fernandes sebelum berlari ke belakang pertahanan Denmark, lalu menerima umpan balik dan mencetak gol.
Hermansen kembali menggagalkan peluang Ramos dan Fernandes sebelum serta sesudah turun minum. Namun, Denmark akhirnya menyamakan skor delapan menit setelah babak kedua dimulai. Hojlund memanfaatkan umpan terobosan Damsgaard sebelum mencungkil bola melewati kiper Diogo Costa, lalu melakukan selebrasi "siuuu" yang identik dengan Ronaldo.
Bruno Fernandes Jadi Motor Permainan
Portugal tidak menyerah dan kembali menekan. Setelah upaya akrobatik Ramos melebar, Vitinha membawa Portugal kembali unggul pada menit ke-67. Gol itulah yang menjadi penentu momentum kemenangan Portugal atas Denmark.
Portugal kemudian memastikan kemenangan pada menit ke-87. Joao Felix, yang masuk sebagai pemain pengganti, menyelesaikan umpan tarik dari pemain pengganti lainnya, Diogo Dalot, untuk mengubah skor menjadi 4-2. Tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga pertandingan berakhir.
Di balik empat gol Portugal, sorotan utama justru tertuju kepada kapten Manchester United, Bruno Fernandes. Gelandang itu memberikan dua assist dan memainkan peran penting dalam keberhasilan Portugal membongkar pertahanan Denmark.
Penampilan tersebut mendapat banyak pujian dari media Portugal. Sofascore Portugal menggunakan tajuk "Bruno Fernandes leads the show" untuk menggambarkan kontribusi sang kapten, sementara Zerozero memberikan nilai 8,7 dari 10 kepadanya, sekaligus menjadikannya pemain dengan rating tertinggi dalam pertandingan itu. A Bola juga menyoroti pengaruh kreatif Fernandes dalam permainan Portugal ketika menghadapi Denmark.
Vitinha sendiri menilai permainan timnya berjalan sangat baik meski sempat kebobolan dua gol. "Secara teknis, semuanya berjalan dengan baik; itu adalah penampilan yang sangat kompeten dari tim kami. Itu adalah kemenangan besar. Meskipun kami kebobolan dua kali, kami terus berjuang untuk lebih baik," ujar gelandang yang kini memperkuat PSG tersebut.
Kemenangan atas Denmark menegaskan bahwa Portugal tetap mampu tampil produktif meski tanpa Ronaldo. Tiga kemenangan beruntun membuat kepercayaan diri pasukan Selecao semakin meningkat menjelang laga berikutnya melawan Norwegia pada 5 Oktober.
Bagi Vitinha, laga melawan Denmark akan menjadi catatan tersendiri dalam kariernya. Gol sundulan pertamanya di level profesional sekaligus gol perdana bersama timnas Portugal menjadi bukti kontribusinya di lini tengah Selecao. Portugal kini tinggal menjaga konsistensi agar rekor sempurna mereka di Grup A4 tetap terjaga pada pertandingan-pertandingan berikutnya.




