Cakrawala News – 10 September 2026 | Daftar 10 merek mobil terlaris hingga Agustus 2026, BYD mulai ancam posisi Mitsubishi, menunjukkan peta persaingan baru di pasar otomotif nasional. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan wholesales pada Agustus 2026 mencapai 81.756 unit, sedangkan akumulasi Januari hingga Agustus 2026 menembus 599.491 unit. Pabrikan mobil listrik asal Tiongkok, BYD, kini menempati posisi ketiga dengan 7.870 unit dan mulai menekan Mitsubishi Motors yang berada di peringkat kelima dengan 5.022 unit.
Pasar otomotif Indonesia mencatatkan rekor penjualan bulanan tertinggi sepanjang 2026 pada Agustus. Penjualan retail dari diler ke konsumen menembus 83.442 unit, naik 7,7 persen dibandingkan Juli 2026 yang tercatat 77.412 unit. Sementara itu, penjualan wholesales tumbuh 0,8 persen dari 81.115 unit pada Juli 2026. Dibandingkan Agustus 2025 yang hanya 61.771 unit, capaian wholesales Agustus 2026 melonjak 32,4 persen.
Toyota dan Daihatsu Masih Kokoh di Puncak
Toyota mempertahankan takhta merek terlaris dengan penjualan wholesales 20.357 unit pada Agustus 2026. Meski begitu, volume distribusi pabrikan asal Jepang itu terkoreksi 5,94 persen dibandingkan Juli 2026 yang mencapai 21.642 unit. Secara retail, Toyota membukukan 21.938 unit.
Posisi kedua ditempati Daihatsu dengan pasokan 13.214 unit sepanjang Agustus 2026. Angka ini turun 6,63 persen dari 14.153 unit pada Juli 2026. Penjualan retail Daihatsu tercatat 12.100 unit.
Kejutan terjadi di posisi ketiga. BYD mengemas wholesales 7.870 unit, melesat 19,81 persen dari 6.569 unit pada Juli 2026. Penjualan retailnya mencapai 6.861 unit. Hasil ini membuat BYD melampaui sejumlah pabrikan Jepang seperti Suzuki, Mitsubishi Motors, dan Honda.
BYD Tekan Mitsubishi, Jaecoo dan Honda Ikut Merangsek
Suzuki berada di peringkat keempat dengan wholesales 5.935 unit, naik 4,97 persen dari 5.654 unit pada Juli 2026. Penjualan retail Suzuki tercatat 6.118 unit.
Mitsubishi Motors menghuni urutan kelima dengan 5.022 unit, turun signifikan 18,25 persen dari 6.143 unit pada Juli 2026. Penjualan retailnya 5.561 unit. Penurunan ini membuat posisi Mitsubishi semakin terancam oleh BYD yang selisihnya kini sekitar 2.848 unit.
Di segmen kendaraan komersial, Mitsubishi Fuso mengisi posisi keenam dengan distribusi 4.882 unit. Angka ini relatif stabil meski terkoreksi tipis 1,75 persen dibandingkan Juli 2026 yang sebesar 4.969 unit. Penjualan retail Mitsubishi Fuso mencapai 4.637 unit.
Pabrikan asal Tiongkok lainnya, Jaecoo, terus merangsek ke papan atas dengan menempati posisi ketujuh usai mengemas 3.300 unit. Capaian ini meningkat 3,13 persen dari 3.200 unit pada Juli 2026. Penjualan retail Jaecoo juga tercatat 3.300 unit.
Honda menduduki peringkat kedelapan dengan total pasokan 3.177 unit pada Agustus 2026. Raihan pabrikan berlogo H tegak ini menunjukkan tren positif lewat lonjakan 22,81 persen dari 2.587 unit pada Juli 2026. Penjualan retail Honda mencapai 4.117 unit.
Dua posisi tersisa di daftar 10 besar diisi Hino dan Isuzu. Hino menyumbang wholesales 2.871 unit dan retail 3.258 unit. Sementara Isuzu melengkapi daftar dengan wholesales 2.914 unit dan retail 2.632 unit.
BYD Atto 1 Jadi Model Terlaris, Mobil Listrik Mendominasi
Di level model, BYD Atto 1 kembali ke posisi puncak dengan distribusi 5.538 unit sepanjang Agustus 2026. Model ini mengalahkan Daihatsu Gran Max pick up yang berada di posisi kedua dengan 4.346 unit.
Posisi ketiga ditempati Kijang Innova dengan 3.504 unit, disusul Toyota Avanza 3.442 unit, dan Suzuki Carry pick up 3.270 unit. Distribusi Innova yang biasanya ditopang model Reborn terpantau merosot, tidak lepas dari kenaikan harga BBM diesel dalam beberapa bulan terakhir.
Mobil listrik lain yang menghuni 10 besar adalah Jaecoo J5 di posisi keenam dengan 3.214 unit. Di bawahnya ada Toyota Calya 3.001 unit, Daihatsu Sigra 2.746 unit, Toyota Veloz Hybrid 2.267 unit, dan Daihatsu Gran Max blind van serta minibus 2.316 unit.
Model-model lain yang masuk 20 besar antara lain Toyota Hilux 2.054 unit, Toyota Rush 1.880 unit, Honda Brio RS dan Satya 1.670 unit, Daihatsu Terios 1.650 unit, Mitsubishi Xpander termasuk Xpander Cross 1.610 unit, Geely EX2 1.595 unit, Toyota Agya 1.412 unit, Mitsubishi L300 pick up 1.177 unit, BYD M6 DM 1.161 unit, dan Daihatsu Ayla 1.013 unit.
Harga BYD dan Konteks Pasar Tiongkok
Dari sisi harga, BYD memiliki rentang produk yang lebar di Indonesia. Model termurah, BYD Atto 1, dibanderol mulai Rp199 juta untuk varian Standard, Rp210 juta Dynamic, dan Rp245 juta Premium. Sementara model termahal, BYD Sealion 7 Extended, dipasarkan Rp879 juta untuk pasar Jakarta. BYD Seal Premium kini dibanderol Rp869 juta.
Model lain seperti BYD Dolphin tersedia Rp369 juta untuk Dynamic dan Rp429 juta Premium. BYD Atto 3 Advanced-Plus dijual Rp415 juta. BYD M6 hadir dalam tiga pilihan: Standard Rp395 juta, Superior Rp435 juta, dan Superior Captain Rp445 juta.
Fenomena mobil listrik juga terlihat di pasar Tiongkok. Sebanyak sembilan dari 10 mobil penumpang terlaris di China pada Agustus 2026 merupakan kendaraan listrik berbasis baterai. Geely EX2 memimpin dengan penjualan 39.651 unit, disusul Leapmotor A10 30.652 unit dan Tesla Model Y 29.260 unit. Tidak ada mobil bermesin bensin yang masuk 10 besar, dengan Toyota Corolla sebagai ICE tertinggi di peringkat ke-13 dengan 14.675 unit.
Kembali ke pasar nasional, daftar 10 merek mobil terlaris hingga Agustus 2026, BYD mulai ancam posisi Mitsubishi, menjadi sinyal bahwa dominasi merek Jepang kian tergeser. Dengan total pasar yang mencapai 599.491 unit sepanjang Januari-Agustus 2026, persaingan di sisa tahun diprediksi semakin ketat, terutama di segmen kendaraan listrik yang terus tumbuh.
