Cakrawala News – 18 September 2026 | Laga al ahly vs abu qir fertilizers di putaran kelima Liga Primer Mesir berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk Al Ahly di Stadion Internasional Kairo, Selasa malam. Meski meraih tiga poin penuh, pelatih Al Ahly, Hussein Ammouta, disebut masih belum puas dan tengah mengupayakan tambahan pemain anyar, khususnya di posisi bek kiri, menjelang jendela transfer musim dingin.
Kemenangan atas Abu Qir Fertilizers menjadi momen kebangkitan Al Ahly setelah sebelumnya tertahan 1-1 oleh Arab Contractors. Hasil ini membawa klub berjuluk Red Devils itu mengoleksi 13 poin dan untuk sementara memuncaki klasemen Liga Primer Mesir. Sementara Abu Qir Fertilizers tetap tertahan di posisi ke-17 dengan tiga poin.
Jalannya Pertandingan
Ahmed Mostafa Zizo yang dinobatkan sebagai man of the match membuka keunggulan Al Ahly pada menit ke-16. Gelandang asal Maroko, Sofiane Bendebka, mengirim umpan terobos ke dalam kotak penalti, Zizo melewati kiper Mahmoud Abdel Rahim “Gennesh” dan dengan tenang menuntaskan peluang menjadi gol.
Al Ahly tampil mendominasi sejak awal laga dan menguasai bola hingga Zizo mencetak gol. Setelah unggul, tuan rumah cenderung menurunkan tempo dan lebih banyak menyerahkan penguasaan bola kepada Abu Qir Fertilizers, meski lawan tidak pernah benar-benar mengancam.
Peluang terbaik Abu Qir Fertilizers hadir lewat sundulan yang membentur tiang gawang. Gennesh juga tampil gemilang dengan menahan upaya double backheel dari Zizo serta menggagalkan peluang satu lawan satu dari penyerang Aljazair, Moncef Bakrar, di menit-menit akhir.
Gol kedua Al Ahly baru lahir pada menit 90+4 melalui pemain pengganti Hussein El Shahat. Ia melepaskan tembakan keras jarak jauh memanfaatkan bola hasil sepak pojok, memastikan kemenangan 2-0 bagi timnya.
Al Ahly Bidik Bek Kiri Baru
Di balik hasil positif tersebut, Ammouta dikabarkan tengah mencari bek kiri baru pada bursa transfer musim dingin. Rekrutan anyar Tawfik Mohammed masih kesulitan beradaptasi dan belum sekalipun tampil di Liga Primer Mesir sejak kedatangannya.
Tawfik Mohammed sempat masuk dalam skuad untuk laga al ahly vs abu qir fertilizers, tetapi ia hanya duduk di bangku cadangan dan tidak digunakan. Kondisi ini membuat manajemen klub membuka peluang mendatangkan bek kiri lain guna memperkuat posisi tersebut.
Menurut laporan, Ammouta telah menggelar pertemuan dengan petinggi Al Ahly sebelum laga melawan Al Mokawloon Al Arab untuk membahas kebutuhan skuad. Pelatih asal Maroko itu mengidentifikasi beberapa posisi yang perlu diperkuat, termasuk bek tengah dan lini tengah.
Keputusan akhir soal masa depan Tawfik Mohammed kabarnya masih menunggu evaluasi lebih lanjut. Ammouta diperkirakan terus memantau perkembangan pemain tersebut sebelum menentukan langkah, sementara klub tetap dapat bergerak mencari bek kiri anyar.
Kembalinya Achraf Dari dan Skuad Al Ahly
Sebelum pertandingan, Ammouta mengumumkan skuad untuk menghadapi Abu Qir Fertilizers dengan satu kejutan. Bek asal Maroko, Achraf Dari, masuk daftar untuk pertama kalinya musim ini dan membuka peluang keterlibatannya bersama tim utama pada periode mendatang.
Selain Dari, bek kiri Tawfik Mohammed juga masuk dalam daftar, sementara Taher Mohamed Taher dan Omar El-Saai kembali masuk rencana tim. Ammouta mencoret Aktay Abdullah dan Ali Mahmoud karena alasan teknis.
Al Ahly tidak diperkuat bek Amr El Gazar dan Yasser Ibrahim yang mengalami cedera saat laga imbang 1-1 melawan Arab Contractors pekan sebelumnya. Meski demikian, lini belakang tuan rumah mampu menjaga clean sheet pada laga melawan Abu Qir Fertilizers.
Konteks dan Format Liga
Laga al ahly vs abu qir fertilizers menjadi pertemuan pertama kedua tim sepanjang sejarah kompetisi kasta tertinggi Mesir. Bagi Abu Qir Fertilizers, musim ini merupakan debut mereka di Liga Primer Mesir, menjadikan klub tersebut tim ke-10 asal Alexandria yang berlaga di kompetisi ini setelah Al Ittihad Alexandria, El Olympi, El Tram, Al Greek, Al Baharia, Haras El Hodoud, El Krom, Smouha, dan Pharco FC.
Musim ini mempertahankan format musim lalu dengan sejumlah modifikasi. Sebanyak 20 tim peserta bersaing pada fase pertama satu putaran, dengan setiap tim memainkan 19 pertandingan. Enam tim teratas kemudian melaju ke Championship Group, sementara 14 tim lainnya berlaga di Relegation Group, dengan empat tim dipastikan terdegradasi.
Pada pertandingan lain di hari yang sama, Petroleum Assiut kalah 0-2 dari Modern Sport, Wadi Degla takluk 0-2 dari Al Mokawloon Al Arab, dan Al Masry menyerah 0-2 dari Al Ittihad Alexandria. Di kompetisi lain, Liverpool menang 3-1 atas Tottenham Hotspur, sedangkan Al Ain menghancurkan Al Nassr 4-0 dan Real Madrid mengalahkan Elche dalam laga lima gol.
Kemenangan atas Abu Qir Fertilizers setidaknya memberi Al Ahly modal kepercayaan diri menjelang jeda internasional. Namun perhatian publik kini tertuju pada langkah transfer klub, terutama apakah manajemen akan benar-benar mendatangkan bek kiri baru pada Januari nanti.
Bagi Abu Qir Fertilizers, hasil ini menambah tekanan di zona bawah klasemen. Dengan tiga poin dari lima laga, mereka perlu segera memperbaiki performa agar tidak semakin tenggelam di papan bawah pada musim debutnya di Liga Primer Mesir.












