Gakpo Selamatkan Belanda dari Kekalahan, Posisi Klasemen Nations League Berubah

Gakpo Selamatkan Belanda dari Kekalahan, Posisi Klasemen Nations League Berubah
Gakpo Selamatkan Belanda dari Kekalahan, Posisi Klasemen Nations League Berubah

Cakrawala News – 26 September 2026 | Hasil imbang 1-1 antara Belanda dan Jerman dalam laga pembuka Grup A2 UEFA Nations League di Johan Cruijff Arena, Amsterdam, membuat persaingan netherlands national football team vs germany national football team standings di klasemen Grup A2 menjadi sorotan. Gol Cody Gakpo pada menit injury time menyelamatkan tim tuan rumah dari kekalahan setelah Felix Nmecha membawa Jerman unggul lebih dulu. Hasil ini menempatkan Jerman di posisi kedua klasemen sementara, sementara Belanda berada tepat satu strip di bawahnya.

Laga yang digelar Jumat pagi waktu Jakarta itu menjadi debut bagi dua pelatih anyar di level tim nasional. Xavi Hernandez memulai kiprahnya bersama Belanda, sedangkan Juergen Klopp menangani Jerman untuk pertama kalinya. Menurut laman resmi UEFA, Yunani memuncaki klasemen Grup A2 setelah meraih kemenangan 2-1 atas Serbia pada laga lain di matchday yang sama.

Jalannya Pertandingan

Jerman harus kehilangan Kai Havertz akibat cedera pada menit ke-30. Younes Ebnoutalib masuk menggantikan striker tersebut dan langsung mencatatkan debut seniornya untuk Die Mannschaft. Dua menit setelah masuk, Ebnoutalib mengancam lewat tembakan dari sudut sempit, namun kiper Belanda Bart Verbruggen masih mampu menyelamatkan gawangnya.

Jerman akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-32. Lini belakang Belanda gagal mengantisipasi umpan yang ditujukan kepada Karim Adeyemi, dan bola lepas jatuh ke kaki Nmecha. Gelandang Jerman itu langsung melepaskan tembakan kaki kanan yang tidak mampu dihentikan Verbruggen, membawa Jerman unggul 1-0.

Belanda berusaha merespons sebelum turun minum. Crysencio Summerville dan Gakpo bergantian mengancam gawang Jerman pada menit ke-41 dan ke-42. Kewaspadaan kiper Jerman, Marc-Andre ter Stegen, membuat keunggulan tim tamu bertahan hingga jeda.

Memasuki babak kedua, Belanda meningkatkan intensitas serangan. Denzel Dumfries hampir menyamakan kedudukan pada menit ke-60 setelah menerima umpan tumit dari Mexx Meerdink, tetapi tembakannya diblok Ter Stegen. Dua menit berselang, Meerdink mendapat peluang lain dalam situasi kemelut di depan gawang, namun lini belakang Jerman berhasil menggagalkannya.

Dampak pada Klasemen Grup A2

Hasil imbang ini membuat persaingan di puncak klasemen Grup A2 semakin ketat. Yunani sementara memimpin setelah kemenangan atas Serbia, disusul Jerman di posisi kedua dan Belanda di peringkat ketiga. Posisi netherlands national football team vs germany national football team standings masih sangat mungkin berubah mengingat kompetisi baru berjalan satu matchday.

Kedua tim belum sepenuhnya menemukan performa terbaiknya di bawah pelatih baru. Xavi Hernandez yang dikenal sebagai mantan gelandang kelas dunia kini dituntut membangun kembali fondasi permainan Belanda, sementara Klopp membawa pengalaman panjang bersama klub-klub top Eropa ke tim nasional Jerman.

Laga ini juga menjadi bagian dari kalender internasional FIFA yang baru, di mana jeda pertandingan dua laga pada September dan Oktober digabung menjadi satu blok berisi empat pertandingan. Perubahan ini disetujui FIFA pada 2023 untuk mengurangi gangguan terhadap kompetisi klub sekaligus memangkas perjalanan jauh para pemain yang membela negara masing-masing.

Sejumlah pelatih lain turut menyita perhatian pada jeda internasional kali ini. Zinedine Zidane memulai era barunya bersama Prancis, sementara Thomas Tuchel menangani Inggris yang menjamu Spanyol. Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, yang baru saja mendapat perpanjangan kontrak hingga 2032, kini dianggap sebagai salah satu pelatih tim nasional paling sukses setelah memenangi gelar Eropa dan dunia pada percobaan pertamanya.

Bagi Belanda dan Jerman, hasil imbang ini menjadi pijakan awal yang perlu dievaluasi. Keduanya masih memiliki sejumlah laga tersisa untuk memperbaiki posisi di klasemen. Persaingan menuju babak berikutnya diprediksi berlangsung ketat, terutama karena Yunani tampil solid di laga perdana.

Kedua tim berikutnya akan menghadapi jadwal lanjutan yang menentukan arah mereka di Grup A2. Jika ingin menjaga peluang lolos, Belanda dan Jerman perlu memaksimalkan laga-laga kandang sekaligus memperbaiki efektivitas lini serang yang pada laga pembuka belum mampu menghasilkan lebih dari satu gol.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *